KPK Garap Eks Petinggi Waskita Karya di Kasus Proyek Kampus IPDN Ilustrasi Praja IPDN (dok: IPDN)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Direktur Operasi PT Waskita Karya (Persero) Adi Wibowo, dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan kampus IPDN di Gowa, Sulawesi Selatan.

Adi yang juga mantan Kepala Divisi I Waskita Karya ini bakal diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka mantan Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Setjen Kementerian Dalam Negeri, Dudy Jocom.

"Mereka akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka DJ (Dudy Jocom)," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Selasa (7/1).

Baca Juga:

KPK Sita Dokumen Proyek Kampus IPDN dari Staf Waskita Karya

Dalam penyidikan kasus ini, lembaga antirasuah terus mendalami peran pihak lain yang terlibat dalam kasus korupsi pembangunan IPDN, termasuk peran korporasi PT Adhi Karya dan PT Waskita Karya selaku penggarap proyek pembangunan Gedung IPDN. Bahkan penyidik telah menggeledah kantor PT Adhi Karya dan PT Waskita Karya di Jakarta beberapa waktu lalu.

Kampus IPDN Sulawesi Selatan
Kampus IPDN Sulawesi Selatan

Dari penggeledahan itu, penyidik menyita sejumlah dokumen dan bukti elektronik. Tak hanya itu, penyidik juga telah menyita sejumlah dokumen dari staf Keuangan dan Sumber Daya Manusia PT Waskita Karya, Setiadi Pratama dan staf PT Kakanta, Andi Sastrawan yang menjadi pelaksana lapangan proyek IPDN Gowa.

Diketahui, KPK kembali menetapkan mantan Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Setjen Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri), Dudy Jocom sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan dua gedung kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).

Dudy menyandang status tersangka kasus dugaan korupsi kampus IPDN di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan dan kampus IPDN di Minahasa, Sulawesi Utara tahun anggaran 2011. Selain Dudy Jocom, dalam kasus ini, KPK juga menjerat Kepala Divisi Gedung atau Kepala Divisi I PT Waskita Karya Adi Wibowo dan Kepala Divisi Konstruksi VI PT Adhi Karya Dono Purwoko sebagai tersangka.

Baca Juga:

Usut Korupsi Gedung IPDN, KPK Garap Empat Bos Perusahaan

Pada 2010, Dudy Jocom melalui kenalannya diduga menghubungi beberapa kontraktor dan menyampaikan akan ada proyek IPDN. Sebelum lelang dilakukan, telah disepakati pembagian proyek, yakni proyek IPDN di Sulawesi Selatan dikerjakan Waskita Karya sementara PT Adhi Karya menggarap proyek IPDN di Sulawesi Utara.

Diduga, terkait pembagian proyek ini, Dudy Jocom dan kawan-kawan meminta fee 7%. Dari kedua proyek tersebut negara mengalami kerugian Rp21 miliar. Nilai kerugian tersebut dihitung berdasarkan kekurangan pekerjaan pada kedua proyek tersebut. Proyek IPDN Sulawesi Selatan sekitar Rp 11,18 miliar dan proyek kampus IPDN di Sulawesi Utara Rp 9,378 miliar.

Sebelumnya, KPK juga sudah menjerat Dudy Jocom terkait dugaan korupsi dalam dua proyek pembangunan kampus IPDN lainnya, yakni di Agam Sumatera Barat dan kampus IPDN tahap II di Rokan Hilir Provinsi Riau. (Pon)

Baca Juga:

KPK Periksa Karyawan Waskita Karya Hingga Adhi Karya Terkait Korupsi Gedung IPDN

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ini Tampang dan Identitas Buronan Pengeroyok Polisi di TB Simatupang
Indonesia
Ini Tampang dan Identitas Buronan Pengeroyok Polisi di TB Simatupang

Seperti dikutip dari laman akun resmi Instagram Polres Metro Jakarta Selatan, Minggu (11/7), pelaku yang masih buron itu bernama Muh. Aldi Roya alias Penyok. Diketahui, DPO tersebut masih berusia 18 tahun.

Penganiayaan Muhammad Kece di Rutan Bareskrim Dianggap Peristiwa Ironis
Indonesia
Penganiayaan Muhammad Kece di Rutan Bareskrim Dianggap Peristiwa Ironis

Tersangka penista agama Muhammad Kosman alias Mohammad Kece diduga menjadi korban penganiayaan Irjen Napoleon Bonaparte dan sejumlah tahanan lain.

Pilpres 2024 Diprediksi Berlangsung Ketat hingga Dua Putaran
Indonesia
Pilpres 2024 Diprediksi Berlangsung Ketat hingga Dua Putaran

Ada potensi Pilpres 2024 digelar dalam dua putaran.

Antisipasi Arus Balik, Jadwal Masuk Sekolah di Jabar Diundur
Indonesia
Antisipasi Arus Balik, Jadwal Masuk Sekolah di Jabar Diundur

Para siswa dan tenaga kependidikan di Jabar dapat lebih santai dan tidak melakukan perjalanan di puncak arus balik, karena diprediksi puncak arus balik akan terjadi antara tanggal 6 - 8 Mei 2022.

Kemenag Dalami Perekrutan NII di Garut
Indonesia
Kemenag Dalami Perekrutan NII di Garut

Sejumlah masyarakat di Garut diduga telah direkrut masuk dalam organisasi Negara Islam Indonesia (NII).

Eks Pejabat Pajak Angin Prayitno Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Pencucian Uang
Indonesia
Eks Pejabat Pajak Angin Prayitno Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Pencucian Uang

Kali ini, Angin ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Pos Pengungsian Korban Erupsi Semeru di Desa Sumberwuluh Terpaksa Ditutup
Indonesia
Pos Pengungsian Korban Erupsi Semeru di Desa Sumberwuluh Terpaksa Ditutup

Sementara itu, bantuan logistik untuk warga terdampak erupsi Gunung Semeru mencukupi

Makin Naik, Kasus COVID-19 Bertambah 12.422
Indonesia
Makin Naik, Kasus COVID-19 Bertambah 12.422

Penyebaran COVID-19 varian Omicron yang begitu cepat membuat kasus baru positif COVID-19 di tanah air menunjukkan tren kenaikan.

Kakorlantas Sebut Ganjil Genap Mampu Redam Mobilitas di Puncak
Indonesia
Kakorlantas Sebut Ganjil Genap Mampu Redam Mobilitas di Puncak

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Istiono menyebut, selama ganjil genap, tak ada kepadatan di kawasan pegunungan yang ramai tiap akhir pekan itu.

Ikuti Jejak MotoGP, Pembalap Formula E Akan Konvoi di Jakarta
Indonesia
Ikuti Jejak MotoGP, Pembalap Formula E Akan Konvoi di Jakarta

Balap mobil berenergi listrik Formula E akan digelar pada 4 Juni 2022 mendatang.