KPK Garap Eks Mentan Amran Sulaiman Terkait Korupsi Tambang Nikel Mantan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman. Foto: MP/Kanugrahan

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus dugaan korupsi terkait pemberian izin kuasa pertambangan nikel di wilayah Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara.

Dalam mengusut kasus tersebut, tim penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur PT Tiran Indonesia yang juga mantan Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman, Rabu (17/11).

Baca Juga

Mentan Amran Sulaiman Lolos dari Reshuffle Kabinet?

Plt Juru Bicara KPK Ipi Maryati mengatakan Amran akan diperiksa untuk melengkapi berkas penyidikan Aswad Sulaiman, mantan Bupati Konawe Utara.

"Pemeriksaan dilakukan di Polda Sulawesi Tenggara," kata Ipi dalam keterangannya, Rabu.

Selain Amran, tim penyidik juga bakal memeriksa Direktur PT Tambang Wisnu Mandiri Bisman dan pihak swasta Andi Ady Aksar Armansyah. Kedua saksi ini juga akan diperiksa untuk melengkapi berkas perkara Aswad.

Untuk diketahui, KPK menetapkan Aswad Sulaiman sebagai tersangka korupsi pemberian izin pertambangan nikel. Eks Bupati Konawe Utara itu diduga merugikan negara hingga Rp 2,7 triliun.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)
Mantan Menteri Pertanian Amran Sulaiman. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Aswad disinyalir melakukan praktik rasuah saat menjabat sebagai Bupati Konawe Utara untuk dua periode 2007-2009 dan 2011-2016. Dalam kasus ini, ia diduga memberikan izin pertambangan dengan melakukan perbuatan melawan hukum.

Politisi Partai Demokrat itu disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31/ 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Selain diduga merugikan negara hingga Rp2,7 triliun, Aswad juga diduga menerima suap sebesar Rp13 miliar dari sejumlah perusahaan terkait pertambangan nikel. Uang itu diterima Aswad saat menjadi pejabat bupati Konawe Utara 2007-2009.

Atas kasus dugaan suap ini, Aswad disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31/1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (Pon)

Baca Juga

Kejagung Bakal Periksa Mentan Amran Terkait Kasus Alsintan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kebijakan Tarik Biaya Akses NIK Bakal Diawasi DPR
Indonesia
Kebijakan Tarik Biaya Akses NIK Bakal Diawasi DPR

Kebijakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam menarik biaya untuk mengakses Nomor Induk Kependudukan atau NIK sebesar Rp 1.000 mendapatkan sorotan dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)

Isu Dugaan Tiga Kapolda Terseret Kasus Ferdy Sambo, Mabes Polri Tak Mau Berasumsi
Indonesia
Isu Dugaan Tiga Kapolda Terseret Kasus Ferdy Sambo, Mabes Polri Tak Mau Berasumsi

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo menyatakan, pihaknya belum mendalami keterlibatan tiga kapolda yang disebut-sebut terkait dengan Irjen Ferdy Sambo.

Angka Kesembuhan Harian Lampaui Penambahan Pasien Baru COVID-19
Indonesia
Angka Kesembuhan Harian Lampaui Penambahan Pasien Baru COVID-19

Penambahan kasus harian COVID-19 terus terjadi. Konfirmasi positif COVID-19 di Indonesia bertambah 7.110 kasus pada Kamis (24/11).

Badan Pangan Harus Bersiap Hadapi Krisis
Indonesia
Badan Pangan Harus Bersiap Hadapi Krisis

Subtitusi pangan dilakukan untuk mengatasi ketergantungan bahan kebutuhan pangan impor.

Sandiaga Ajak ASN Belanjakan THR untuk Beli Produk UMKM
Indonesia
Sandiaga Ajak ASN Belanjakan THR untuk Beli Produk UMKM

"Jadi jangan hanya membeli produk ekonomi kreatif dari kota besar untuk dibawa ke daerah sebagai oleh-oleh tetapi juga sebaliknya. Cara itu sebagai langkah pemerataan ekonomi UMKM," papar dia.

KPK Periksa Eks Sesmenpora Terkait Penyelidikan Formula E
Indonesia
KPK Periksa Eks Sesmenpora Terkait Penyelidikan Formula E

KPK memeriksa mantan Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora), Gatot S Dewa Broto. Dia diperiksa sebagai saksi di Gedung Merah Putih KPK pada hari ini, Kamis (16/6).

Kuasai Reaktor Nuklir Chernobyl, Pesan Rusia ke NATO: Jangan Ikut Campur
Indonesia
Kuasai Reaktor Nuklir Chernobyl, Pesan Rusia ke NATO: Jangan Ikut Campur

Bencana Chernobyl terjadi di Ukraina saat masih menjadi bagian dari Uni Soviet pada 1986. Awan material nuklir menyelimuti banyak wilayah di Eropa setelah kegagalan uji keamanan pada reaktor keempat pembangkit itu.

Kolaborasi AtriaDC-APJII Hadirkan Layanan Indonesia Internet Exchange
Indonesia
Kolaborasi AtriaDC-APJII Hadirkan Layanan Indonesia Internet Exchange

PT PCDC Propco One (AtriaDC) bekerja sama dengan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) untuk menghadirkan Indonesia Internet Exchange (IIX).

20 Pasien Omicron Pakai Oksigen, Menkes Sebut Masih Rendah Dibanding Kasus Delta
Indonesia
20 Pasien Omicron Pakai Oksigen, Menkes Sebut Masih Rendah Dibanding Kasus Delta

Tetapi baiknya adalah turunnya juga cepat dan hospitalisasi rendah

Angka Kematian COVID-19 di Tanah Air dalam 24 Jam di bawah 10 Orang
Indonesia
Angka Kematian COVID-19 di Tanah Air dalam 24 Jam di bawah 10 Orang

Sejak pandemi melanda Indonesia, sebanyak 156.464 orang meninggal dunia akibat COVID-19.