KPK Garap Eks Dirjen Keuangan Daerah Kemendagri Ilustrasi. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Direktur Jenderal Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Ardian Noervianto.

Dia dipanggil terkait kasus dugaan suap pengajuan pinjaman dana Pemulihan Ekonomi Nasional Daerah (PEN Daerah) pada 2021.

Baca Juga:

Berbagai Risiko Baru Bayangi Pemulihan Ekonomi Indonesia

"Pemeriksaan dilakukan di Kantor KPK," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Selasa (11/1).

Ardian merupakan pihak penting dalam kasus ini. KPK bahkan sampai melayangkan surat pencegahan ke Direktorat Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) untuk Ardian.

Saat ini, Ardian sedang diperiksa oleh penyidik KPK. Selain Ardian, KPK juga memanggil empat saksi lain untuk mendalami kasus ini.

Baca Juga:

DPR Dorong BUMN Jadi Sandaran Pemulihan Ekonomi Nasional

Keempat saksi itu yakni pihak swasta Lidya Lutfi Anggraeni, staf pada Subdit pinjaman daerah Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Irham Nurhali, dan Direktur Pembiayaan dan Investasi PT Sarana Multi Infrastruktur Sylvi Juniarty Gani.

Sebelumnya, KPK mengembangkan kasus dugaan rasuah pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, pada 2021. KPK menduga ada dugaan suap terkait pinjaman dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Daerah di kasus itu.

Baca Juga

Kasus Rahmat Effendi, KPK Geledah Sejumlah Lokasi di Bekasi

Kasus ini merupakan pengembangan dari OTT Bupati nonaktif Kolaka Timur Andi Merya Nur dan Kepala BPBD Kolaka Timur Anzarullah dalam kasus dugaan rasuah pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, pada 2021. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: TNI Tembak Kapal Malaysia di Perairan Indonesia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: TNI Tembak Kapal Malaysia di Perairan Indonesia

Aksi penembakan yang dilakukan TNI ke kapal Malaysia karena mereka masuk ke wilayah perairan Indonesia.

Pengacara Keluarga Brigadir J Bikin Laporan ke Bareksrim
Indonesia
Pengacara Keluarga Brigadir J Bikin Laporan ke Bareksrim

Polri terus memperkuat proses pembuktian ilmiah dalam mengusut kasus penembakan Brigadir J oleh Bharada E di rumah dinas Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo.

Temuan Terbaru di Balik Misteri Tewasnya Satu Keluarga di Kalideres
Indonesia
Temuan Terbaru di Balik Misteri Tewasnya Satu Keluarga di Kalideres

Penyebab kematian satu keluarga di Kalideres, Jakarta Barat masih menimbulkan misteri.

Dinkes DKI Laporkan Peningkatan Kasus Positif COVID-19
Indonesia
Dinkes DKI Laporkan Peningkatan Kasus Positif COVID-19

Terdapat peningkatan jumlah kasus positif virus corona pada beberapa pekan terakhir di Jakarta.

Survei LSJ: Elektabilitas Prabowo Paling Tinggi
Indonesia
Survei LSJ: Elektabilitas Prabowo Paling Tinggi

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto menjadi calon presiden yang paling tinggi tingkat popularitasnya pada Pemilu 2024 mendatang. Tingkat popularitas Menteri Pertahanan (Menhan) itu mencapai 97,6 persen.

DPRD DKI Semprot Anies Rekrut PJLP Melebihi Kapasitas
Indonesia
DPRD DKI Semprot Anies Rekrut PJLP Melebihi Kapasitas

Perekrutan Penyediaan Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) di lingkungan Pemprov DKI mendapat sorotan tajam dari Komisi A DPRD DKI Bidang Pemerintahan.

Jaksa Eksekusi Alvin Lim di Gedung Bareskrim Dibawa ke Rutan Salemba
Indonesia
Jaksa Eksekusi Alvin Lim di Gedung Bareskrim Dibawa ke Rutan Salemba

Kejaksaan pun menjemput Alvin Lim di Bareskrim Polri setelah vonis 4,5 tahun penjara terkait kasus pemalsuan surat.

[HOAKS atau FAKTA]: Kedatangan Rombongan Dokter Tiongkok Buat Suntikan Massal Vaksin
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Kedatangan Rombongan Dokter Tiongkok Buat Suntikan Massal Vaksin

Rencana kegiatan pengobatan yang dilakukan kapal Daishan Dao harus mengantongi izin dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Indonesia Bersiap Jadi Pusat Ekonomi Syariah Terkemuka di Dunia
Indonesia
Indonesia Bersiap Jadi Pusat Ekonomi Syariah Terkemuka di Dunia

Potensi ekonomi syariah di Indonesia masih terbuka lebar, mengingat Indonesia adalah salah satu negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia.

Ketum PBNU Sebut Haedar-Mu'ti Punya Komitmen Kuat Majukan Bangsa
Indonesia
Ketum PBNU Sebut Haedar-Mu'ti Punya Komitmen Kuat Majukan Bangsa

"Alhamdulillah Pak Haedar dan Mas Abdul Mu'ti kembali terpilih. Keduanya kita kenal memiliki komitmen yang kuat untuk memajukan bangsa dan negara," kata Gus Yahya dalam keterangannya, Senin (21/11).