KPK Garap Anak Buah Penyuap Eks Dirut Garuda Emirsyah Satar Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK. (Antaranews)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Manager Aministrasi and Finance Connaught International Pte Ltd, Sallyawati Rahardja dan Advokat Hanafiah Ponggawa&Partners Andre Rahadian.

Keduanya akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka eks Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Emirsyah Satar terkait kasus dugaan suap pengadaan mesin pesawat Airbus A330-300 PT Garuda Indonesia dari perusahaan asal Inggris Rolls-Royce.

Baca Juga: KPK Garap Bos PT MRA Terkait Kasus Suap Emirsyah Satar

"Mereka diperiksa sebagai saksi untuk kelengkapan berkas penyidikan tersangka Emirsyah Satar," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jakarta, Kamis (18/7).

emirsyah
Tersangka suap Emirsyah Satar. (Antaranews)

Sallyawati Rahardja merupakan mantan anak buah bos PT Mugi Rekso Abadi (MRA), Soetikno Soedarjo. Dalam perkara ini, Soetikno diduga kuat berperan sebagai pihak penyuap Emirsyah Satar.

Dalam kasus korupsi di PT Garuda Indonesia ini, Emirsyah diduga menerima suap dari Rolls-Royce, perusahaan mesin asal Inggris, berupa uang dan aset yang diberikan melalui pendiri PT Mugi Rekso Abadi sekaligus Beneficial Owner Connaught International Pte Ltd Soetikno Soedarjo.

Suap tersebut diberikan Rolls-Royce kepada Emirsyah terkait pengadaan pesawat dan 50 mesin pesawat Airbus A330-300 untuk PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk pada periode 2004-2015.

Roll Royce
ilustrasi mesin pesawat Roll Royce. (funkidslive.com)

Dari hasil penyidikan, suap yang diterima Emirsyah mencapai €1,2 juta dan US$ 180 ribu atau setara Rp 20 miliar. Suap berupa barang yang diterima Emirsyah yakni berjumlah US$ 2 juta yang tersebar di Indonesia dan Singapura. Meski telah ditetapkan sebagai tersangka sejak 16 Januari 2017, penyidik KPK sampai saat ini belum juga menahan Emirsyah dan Soetikno.

Emirsyah sendiri kemarin menjalani pemeriksaan penyidik KPK. Namun, dia kembali melenggang bebas tanpa dilakukan proses penahanan oleh penyidik lembaga antirasuah. (Pon)

Baca Juga: Bantah Terima Suap Rolls-Royce, Begini Penjelasan Emirsyah Satar

Kredit : ponco

Tags Artikel Ini

Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH