KPK Gali Keterangan Eks Dirut Pertamina dan PLN Terkait Kasus LNG Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. (Antara/HO-Humas KPK)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Direktur Utama PT Pertamina, Dwi Soetjipto dan mantan Direktur Utama PT PLN, Nur Pamudji, Kamis (30/6) hari ini.

Kedua mantan bos perusahaan pelat merah itu bakal dimintai keterangan terkait kasus dugaan korupsi pengadaan liquefied natural gas (LNG) di PT Pertamina pada 2011 sampai 2021.

Baca Juga

KPK Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi LNG di Pertamina

"Pemeriksaan dilakukan di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (30/6).

Selain Dwi dan Nur, tim penyidik juga bakal memeriksa Dosen IPB Anny Ratnawati, dan mantan Dewan Komisaris PT Pertamina Evita Herawati Legowo dalam kasus ini.

Baca Juga

Kasus LNG Pertamina, Pakar Hukum Apresiasi Sinergitas Kejagung-KPK

KPK diketahui tengah melakukan penyidikan terkait perkara dugaan korupsi pengadaan LNG di PT Pertamina tahun 2011-2021.

Lembaga yang dikomandoi Firli Bahuri ini menemukan peristiwa pidana korupsi dalam pengadaan LNG di perusahaan plat merah tersebut.

KPK sudah menetapkan pihak-pihak sebagai tersangka dalam rasuah di PT Pertamina ini. Namun, lembaga antirasuah masih belum membeberkan kronologi maupun pihak-pihak yang ditetapkan tersangka. (Pon)

Baca Juga

Usut Dugaan Korupsi LNG Pertamina, KPK Terus Koordinasi dengan Kejagung

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Anies Belum Sarankan Warga Ubah Dokumen Kependudukan akibat Pergantian Nama Jalan
Indonesia
Anies Belum Sarankan Warga Ubah Dokumen Kependudukan akibat Pergantian Nama Jalan

Sejumlah nama jalan di Jakarta diganti dengan menggunakan tokoh-tokoh Betawi.

Spanduk Dukungan Firli Jadi Capres Merebak, Dewas KPK Diminta Turun Tangan
Indonesia
Spanduk Dukungan Firli Jadi Capres Merebak, Dewas KPK Diminta Turun Tangan

Spanduk dukungan supaya Ketua KPK Firli Bahuri maju di Pilpres 2024 terpasang di pelbagai titik wilayah keramaian di Banten.

Solo Zoo akan Dilengkapi Café Lion dan Asian Panorama
Indonesia
Solo Zoo akan Dilengkapi Café Lion dan Asian Panorama

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengatakan konsep revitalisasi Solo Zoo tidak jauh berbeda dengan konsep sebelumnya yang pernah dibocorkannya Dimana untuk kandang hewan di alam terbuka.

Rekayasa Lalu Lintas di Bundaran HI Diperpanjang hingga Pekan Depan
Indonesia
Rekayasa Lalu Lintas di Bundaran HI Diperpanjang hingga Pekan Depan

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta melanjutkan uji coba tahap kedua dalam rekayasa lalu lintas di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta

Pemerintah dan DPR Didesak Kaji Penggunaan Narkotika untuk Kesehatan
Indonesia
Pemerintah dan DPR Didesak Kaji Penggunaan Narkotika untuk Kesehatan

Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permohonan uji materil pasal pelarangan Narkotika Golongan I untuk pelayanan kesehatan.

BNPB Sebut 10.520 Rumah Warga Sanggau Masih Terendam Banjir
Indonesia
BNPB Sebut 10.520 Rumah Warga Sanggau Masih Terendam Banjir

Banjir masih menggenangi sejumlah daerah di wilayah Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat.

Libur Natal dan Tahun Baru, Pemprov Jabar Siapkan Bus Gratis ke Kawasan Wisata
Indonesia
Libur Natal dan Tahun Baru, Pemprov Jabar Siapkan Bus Gratis ke Kawasan Wisata

Setiap hari, Pemerintah Jawa Barat menyiapkan kuota bus gratis untuk sebanyak 162 orang atau 54 orang untuk setiap destinasi wisata yang dipilih. Bisa daftar perorangan atau grup dengan maksimal 10 orang per grup.

Pimpinan KPK Nurul Ghufron Beberkan Alasan Kekayaannya Meroket Rp 4,2 M Setahun
Indonesia
Pimpinan KPK Nurul Ghufron Beberkan Alasan Kekayaannya Meroket Rp 4,2 M Setahun

Berdasarkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) yang dilaporkan pada Desember 2020, kekayaan dia tercatat mencapai Rp 13,48 miliar.

Siaran Langsung Formula E Jakarta Ditonton Hingga 10 Juta Orang
Indonesia
Siaran Langsung Formula E Jakarta Ditonton Hingga 10 Juta Orang

Formula E Operation (FEO) mencatat siaran langsung Formula E di Saluran TV RCTI ditonton 10 juta orang.

Indonesia Sampaikan Tiga Fokus Utama yang Harus Jadi Perhatian ASEAN
Indonesia
Indonesia Sampaikan Tiga Fokus Utama yang Harus Jadi Perhatian ASEAN

Konsolidasikan persatuan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) menjadi bagian penting dalam upaya untuk menjaga relevansi dan kredibilitas.