KPK Enggan Campuri Kasus Penyelundupan Harley Eks Dirut Garuda Ketua KPK Agus Rahardjo (MP/Ponco Sulaksono)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum dapat memastikan adanya indikasi korupsi dalam skandal penyelundupan motor Harley-Davidson dan sepeda Brompton yang diduga dilakukan oleh Direktur Utama PT Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau Ari Askhara.

Baca Juga:

Menko Luhut: Kami Dukung Upaya Menteri BUMN Menertibkan Garuda Indonesia

Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan, kasus tersebut saat ini masih diselidiki oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) pada Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai serta Ditjen Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

"Itu kan masih diselidiki oleh penyidik di lingkungan bea cukai dan pajak," kata Agus di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (6/12).

Barang bukti diperlihatkan pada konferensi pers terkait penyelundupan motor Harlery Davidson dan sepeda Brompton menggunakan pesawat baru milik Garuda Indonesia di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (5/12/2019). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/hp.
Barang bukti diperlihatkan pada konferensi pers terkait penyelundupan motor Harlery Davidson dan sepeda Brompton menggunakan pesawat baru milik Garuda Indonesia di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (5/12/2019). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/hp.

Menurut Agus jika hasil penyelidikan nantinya diputuskan melanggar Undang-Undang Pajak, maka penanganan perkara akan dilakukan oleh PPNS. Namun, jika ditemukan adanya indikasi korupsi, perkara tersebut kemungkinan besar akan ditangani oleh kepolisian.

"Kecuali mereka (PPNS) kemudian melihat ada kaitannya dengan korupsi pasti nanti akan ditangani oleh kepolisian atau siapa," ujar Agus.

Baca Juga:

Erick Thohir Copot Dirut Garuda Indonesia

Ketua KPK yang akan purna tugas pada 21 Desember ini pun memastikan, pihaknya siap melakukan pengawasan dan supervisi jika kasus tersebut ditangani oleh PPNS bersama kepolisian.

"Kalau pun nanti menurut PPNS di sana misal bekerja sama dengan polisi, kita kan selalu dilapori. Sprindik itu dilaporin pada KPK, lalu kita mengawasi dan mensupervisi," pungkasnya. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK Dalami Aliran Duit Suap dan Gratifikasi Nurhadi Lewat Adik Iparnya
Indonesia
KPK Dalami Aliran Duit Suap dan Gratifikasi Nurhadi Lewat Adik Iparnya

KPK beres memeriksa adik ipar eks Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi, Rahmat Santoso dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi penanganan perkara di MA.

 Pakar Sejarah Berharap Media Tak Latah Promosikan Munculnya Kerajaan-Kerajaan Aneh
Indonesia
Pakar Sejarah Berharap Media Tak Latah Promosikan Munculnya Kerajaan-Kerajaan Aneh

Menurutnya, kemunculan Kerajaan Ratu Agung Sejagad dan Sunda Empire yang memicu kontroversi belakangan ini harus ditanggapi dengan cepat lewat penanganan dari sisi hukum agar ada efek jera.

Soal 'Hantu PKI', Jokowi Didesak Segera Lakukan Rekonsiliasi
Indonesia
Soal 'Hantu PKI', Jokowi Didesak Segera Lakukan Rekonsiliasi

Kasus terbaru adalah digaungkannya kembali isu kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI) oleh sejumlah elit yang menimbulkan gesekan di masyarakat.

Pakai Baju Dinas, Anies Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
Indonesia
Pakai Baju Dinas, Anies Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya

Anies bakal dimintai keterangannya terkait kerumunan serta pelanggaran protokol kesehatan di pernikahan putri Rizieq Shihab di daerah Petamburan, Jakarta.

Banteng Muda Semprot Disinfektan di 5000 KK Perumahan Se-Jabodetabek
Indonesia
Banteng Muda Semprot Disinfektan di 5000 KK Perumahan Se-Jabodetabek

KBM juga berterimakasih kepada relawan di lapangan

DPRD DKI Minta SKPD Koordinasi dengan Baik Atasi Banjir di Jakarta
Indonesia
DPRD DKI Minta SKPD Koordinasi dengan Baik Atasi Banjir di Jakarta

DPRD DKI minta terus digencarkan evaluasi berkala untuk penangulangan banjir.

Warga Depok Kena Virus Corona di Jakarta, Tertular Sejak Februari?
Indonesia
Warga Depok Kena Virus Corona di Jakarta, Tertular Sejak Februari?

Perempuan Jepang yang menulari 2 WNI positif corona berkunjung ke Indonesia awal Februari

Putra Ayu Azhari Ngaku Baru Sekali Jual Senjata Api Ilegal
Indonesia
Putra Ayu Azhari Ngaku Baru Sekali Jual Senjata Api Ilegal

Ketiganya juga mengaku kalau senpi ilegal yang mereka jual ke Abdul Malik adalah koleksi pribadi

 Akibat Virus Corona, Harga Rempah-Rempah di Pasar Senen Naik
Indonesia
Akibat Virus Corona, Harga Rempah-Rempah di Pasar Senen Naik

Irwandi menerangkan, harga rempah-rempah ini naik karena terdapat permintaan yang meningkat dari masyarakar pasca masuknya virus corona di Indonesia.

Efek Domino Virus Corona Hantam Yogyakarta
Indonesia
Efek Domino Virus Corona Hantam Yogyakarta

Pengaruh virus corona pada industri pariwisata di DIY belum signifikan