KPK Endus Romi Punya Komplotan di Kementerian Pimpinan Lukman Hakim /media/82/34/e7/8234e7ff70a47c0bfdb11ab28bbf296f.png

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengendus tersangka mantan Ketua Umum PPP M Romahurmuziy memiliki komplotan di kementerian yang dipimpin Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dalam praktik suap jual beli jabatan.

"Kami sudah mengidentifikasi dan sudah punya buktinya ya pihak yang diduga bekerja bersama-sama terkait perkara ini," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, di Jakarta, Rabu (20/3).

Menurut Febri, sosok yang tersangka yang akrab disapa Romi itu tidak mungkin bekerja sendirian dalam kasus dugaan suap yang juga menjerat dua pejabat Kemenag, Jawa Timur baru-baru ini.

Bahkan, lanjut dia, KPK telah menemukan titik terang bagaimana modus Romi mempengaruhi proses seleksi atau pengisian jabatan di kementerian yang dipimpin sesama kader PPP itu. "Tentu akan ditelusuri lebih lanjut melalui penyidikan ini," tegas Febri.

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy. (Instagram/@romahurmuziy)
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy. (Instagram/@romahurmuziy)

Sebelumnya, tim penyidik telah menggeledah sejumlah lokasi pada Senin (18/3) kemarin, yakni Kantor Kemenag, DPP PPP dan rumah Romahurmuziy.

Dalam penggeledahan itu, KPK menyita uang tunai senilai ratusan juta Rupiah dalam bentuk rupiah dan dolar Amerika Serikat dari ruang kerja Menteri Agama.

Dua ruangan lainnya yang digeledah, yakni ruang kerja Sekjen Kemaenag Nur Kholis Setiawan dan ruang Kabiro Pegewaian, KPK menyita sejumlah dokumen penting terkait perkara ini.

Diketahui KPK menangkap Romi dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (15/3) pagi. Selain Romi, lembaga antirasuah juga mengamankan empat orang lainnya, termasuk pejabat Kementerian Agama. (Pon)

Kredit : ponco


Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH