KPK Diminta Jangan Tarik Pihak yang Tak Terlibat di Kasus Wahyu Setiawan Ketua KPU RI Arief Budiman (Foto: antaranews)

Merahputih.com - Ketua KPU Arief Budiman berharap kasus suap yang melibatkan Wahyu Setiawan segera diusut tuntas dan yang bertanggung jawab harus diproses.

"Tapi kalau tidak ada yang terlibat, ya jangan ditarik-tarik," ujar Arief Budiman kepada wartawan di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta, Kamis (16/1).

Baca Juga

KPK Ragukan Sprilindik Kasus Suap Komisioner KPU yang Ditunjukkan Masinton Pasaribu

Arief juga menilai kasus yang menimpa Wahyu Setiawan merupakan kasus personal yang tidak terkait dengan kebijakan dan institusi KPU. Karena itu, dia meminta KPU dan jajarannya hingga daerah untuk tetap bekerja secara profesional dan transparan.

"Kita (KPU dan jajarannya) jaga kerja kita, tetap transparan, tetap punya integritas, kita tetap kerja profesional. Saya percaya masyarakat melihat apa yang kita lakukan. Masyarakat juga tahu atas perkara ini, kebijakan yang dikeluarkan KPU itu apa," jelas Arief.

Ketua KPU benarkan Megawati dan Hasto tandatangani permohonan PAW Harun Masikun
Ketua KPU Pusat Arief Budiman (Foto: Antaranews)

Arief mengaku akan kooperatif dalam proses penyidikan kasus suap Wahyu Setiawan. KPU akan membantu KPK untuk memperlancar proses pemeriksaan dan pengusutan kasus suap Wahyu.

"Prinsipnya KPU selalu terbuka, sangat kooperatif. Apa yang dibutuhkan oleh KPK dan kami memang punya, ya kami akan berikan," jelas dia.

Baca Juga

DKPP Gelar Musyawarah Putuskan Nasib Komisioner KPU Wahyu Setiawan

Wahyu diduga menerima suap dari Harun dan Saeful dengan total sekitar Rp 900 juta. Suap itu diduga diberikan kepada Wahyu agar Harun dapat ditetapkan oleh KPU sebagai anggota DPR menggantikan caleg terpilih dari PDIP atas nama Nazarudin Kiemas yang meninggal dunia.

Tiga dari empat tersangka kasus ini telah mendekam di sel tahanan. Sementara, tersangka Harun Masiku masih dalam perburuan tim KPK. (Knu)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH