KPK Didesak Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Ternak di Kementan Gedung KPK. (Antara/Benardy Ferdiansyah)

MerahPutih.com - Gerakan Penyelamat Harta Negara Republik Indonesia (GPHN RI) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut tuntas dugaan korupsi terkait pengadaan sapi, kambing dan pakan ternak di Kementerian Pertanian (Kementan).

GPHN RI juga berharap lembaga antikorupsi menjerat pihak-pihak yang diduga merugikan keuangan negara terkait dugaan kongkalikong pengadaan tersebut.

Baca Juga

KPK Selidiki Dugaan Korupsi Pembangunan Stadion Mandala Krida Yogyakarta

"Harapannya semoga KPK dapat mengusut tuntas kasus ini sampai ke akarnya dan menyeret oknum yang terlibat ke pengadilan untuk mempertangung jawabkan hasil perbuatannya," kata Ketua Umum GPHN RI, Madun Haryadi dalam keterangan persnya di Jakarta, Senin (23/11)

Madun Haryadi
Ketua Umum GPHN RI, Madun Haryadi didampingi salah satu rekannya saat membuat laporan dugaan korupsi Kementan di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Senin (23/11). Foto: Istimewa

Selain ke KPK, GPHN RI juga telah melaporkan dugaan korupsi tersebut ke Kejaksaan Agung (Kejagung). Laporan tersebut merujuk sejumlah temuan GPHN RI terkait pengadaan hewan ternak dalam APBN tahun 2020. GPHN menduga, pengadaan itu tanpa memperhatikan prinsip ketelitian dalam melihat kapabilitas perusahaan yang terkait.

"Dari hasil investigasi kami kuat dugaan ada peranan dari putra Menteri Pertanian sebagai pihak yang diuntungkan dari korupsi pengadaan di lingkungan Kementan dikarnakan banyaknya dugaan kejangalan dari pemenang tender tersebut," ungkap dia.

Baca Juga

KPK-BPK Diminta Audit Investigasi Pengelolaan Pulau Wisata Gili Trawangan

.

Di antaranya PT Sumekar Nurani Madura. Perusahaan yang di Jalan Raya Lobuk Desa Lobuk, Kecamatan Bluto Kabupaten Sumenep, kata Madun, diduga perusahaan fiktif yang memenangkan tender puluhan paket proyek pengadaan Sapi, Kambing dan pakan Ternak.

"Ini (PT Sumekar Nurani Madura) adalah perusahaan fiktif yang kami duga dijadikan alat untuk merampok uang negara ratusan miliar," katanya.

Dari investigasi GPHN RI, kata Madun, perusahaan tersebut sebelumnya bergerak di bidang penggilingan batu koral. Dari hasil analisia, perusahaan tersebut tidak mungkin mampu mengerjakan proyek di Kementerian Pertanian yang nilainya ratusan miliar.

Sementara, pemenang tender PT Karya Master Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak jasa traveling.

"Yang memenangkan tender pengadaan sapi menurut kami juga tidak masuk akal. Akhirnya kami pun menelusuri 'output' kegiatanya di Probolinggo dan Pasuruan yang menggunakan anggaran puluhan miliar, dan ternyata juga fiktif," ungkapnya.

Madun menduga kongkalikong pengadaan itu melibatkan Kemal Redindo Syahrul Putra, putra Mentan Syahrul Yasin Limpo. GPHN RI menduga negara dirugikan sangat signifikan dari pemufakatan jahat tersebut.

"Kami akan terus mendorong dan berkoordinasi dengan lembaga penegak hukum agar kasus itu diusut dan dibongkar hingga tuntas," tegasnya.

Ditekankan Madun, pihaknya memiliki sejumlah data dan bukti-bukti dugaan tersebut. Diantaranya, barang bukti berupa output pekerjaan yang fiktif dan dokumen perusahaan yang fiktif.

"Kami berharap KPK, Kejaksaan Agung, dan Polri tidak tutup mata dan telinga, karena korupsi itu saat ini makin menggurita dan berpotensi merugikan keuangan negara," katanya.

Dikonfirmasi terpisah, Plt Jubir KPK, Ali Fikri mengaku belum mengetahui soal dugaan tersebut. Ali Fikri mengatakan akan mencari informasi terlebih dahulu mengenai hal itu.

"Sebentar saya cek," kata Ali Fikri. (*)

Baca Juga

KPK Eksekusi Mantan Dirut PT INTI ke Lapas Sukamiskin

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Positivity Rate Capai 10 Persen, Kasus Corona di DKI Tembus 34.931 Jiwa
Indonesia
Positivity Rate Capai 10 Persen, Kasus Corona di DKI Tembus 34.931 Jiwa

Jumlah kasus konfirmasi secara total sampai hari ini sebanyak 34.931 kasus.

Golkar Siapkan Sekolah Kebijakan Publik
Indonesia
Golkar Siapkan Sekolah Kebijakan Publik

Airlangga mengingatkan pada Pilkada 2020, pasangan calon yang diusung Partai Golkar untuk mengkampanyekan pentingnya perubahan perilaku

Jakarta Didominasi Penduduk Berusia Produktif
Indonesia
Jakarta Didominasi Penduduk Berusia Produktif

1,32 persen termasuk generasi pre boomer lahir sebelum tahun 1945

KPK Periksa Guru Besar Universitas Trisakti
Indonesia
KPK Periksa Guru Besar Universitas Trisakti

KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap Samuel Hendra Tirtamihardja terkait kasus dugaan korupsi di PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo).

Nekat Gelar Pesta Malam Tahun Baru, Sejumlah Kafe di Jakarta Ditutup
Indonesia
Nekat Gelar Pesta Malam Tahun Baru, Sejumlah Kafe di Jakarta Ditutup

Penutupan itu dilakukan lantaran bar tersebut kedapatan melanggar sejumlah protokol kesehatan saat malam Tahun Baru 2021.

Sidang Pendahuluan Perselisihan Pilkada Dimulai 26 Januari
Indonesia
Sidang Pendahuluan Perselisihan Pilkada Dimulai 26 Januari

Sidang pengucapan putusan akan dilakukan pada tanggal 15—16 Februari 2021 dan 19—24 Februari 2021 disertai penyerahan salinan putusan kepada pemohon, KPU, pihak terkait, dan Bawaslu.

Jokowi Malah Blunder Jika tidak Anugerahi Duo Fadli-Fahri Bintang Jasa
Indonesia
Jokowi Malah Blunder Jika tidak Anugerahi Duo Fadli-Fahri Bintang Jasa

Bintang tanda jasa Mahaputera Nararya memang salah satunya diperuntukkan bagi mereka yang pernah menjabat sebagai pimpinan DPR RI.

Urai Penumpukan Penumpang KRL, BPTJ Bakal Buka Rute Poin To Poin
Indonesia
Urai Penumpukan Penumpang KRL, BPTJ Bakal Buka Rute Poin To Poin

Kapasitas penumpang KRL selama masa pandemi ini dibatasi maksimal 35—45 persen untuk memenuhi ketentuan jaga jarak.

Ajang Formula E Dapat Catatan BPK, Wagub: Tidak Ada Masalah
Indonesia
Ajang Formula E Dapat Catatan BPK, Wagub: Tidak Ada Masalah

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyakini perhelatan balap mobil Formula E dapat berlangsung pada 2022 mendatang.

Begini Cara Dapatkan Kuota Harian Penukaran Uang Rp75.000
Indonesia
Begini Cara Dapatkan Kuota Harian Penukaran Uang Rp75.000

BI akan terus melakukan evaluasi karena masih ada diberapa daerah masih sepi peminat seperti di Sibolga, Papua, Papua Barat, Lhoksemauwe, Ternate, Gorontalo, dan Mamuju.