KPK Dapat Opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK Ketua KPK Firli Bahuri saat acara penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahun 2019 di Gedung BPK, Jakarta, Kamis (23/7/2020). (KPK)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) dalam Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat tahun 2019.

Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan ini digelar di Kantor Pusat BPK di Jakarta, Kamis (23/). Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan pengelolaan keuangan sebuah lembaga sangat penting karena harus dipertanggungjawabkan kepada rakyat.

Baca Juga

KPK Dalami Temuan BPK Soal Aliran Duit APBN ke Rekening Pribadi Pejabat Kementerian

“Di KPK kami terus berupaya melakukan evaluasi supaya perbaikan juga terus terjadi, bagaimanapun yang kami kelola adalah uang negara yang berasal dari rakyat,” kata Firli saat menghadiri penyerahan LHP di Kantor BPK.

Tahun 2018, kata Firli, KPK mendapatkan opini Wajar Dengan Pengecualian. Opini Wajar Tanpa Pengecualian yang didapat KPK tahun 2019, merupakan bukti bahwa KPK telah melakukan perbaikan dalam pengelolaan keuangan.

“Ini adalah kerja keras dari seluruh pegawai KPK, dan kami akan terus mempertahankan opini ini,” kata dia.

Gedung KPK
Gedung KPK. Foto: ANTARA

Selain Firli, acara ini dihadiri oleh Pimpinan Pemeriksaan Keuangan Negara I BPK Hendra Susanto, didampingi oleh Auditor Utama KN I Novy Gregory Antonius Pelenkahu, serta Staf Ahli Bidang BUMN, BUMD, dan Kekayaan Negara/Daerah yang Dipisahkan Lainnya Novian Herodwijanto.

“Bagi yang telah WTP mohon agar terus berusaha keras untuk mempertahankan opini, bagi yang belum agar terus berupaya mencapai WTP,” jelas Pimpinan Pemeriksaan Keuangan Negara I BPK Hendra Susanto.

Menurutnya, ini adalah prestasi yang pantas dibanggakan dan perlu mendapatkan apresiasi karena opini ini bukan merupakan hadiah dari BPK, namun merupakan prestasi dan kerja keras dari seluruh jajaran Kementerian dan Lembaga yang hadir pada hari ini dalam mengelola dan mempertanggungjawabkan keuangan negara yang dikelola.

Baca Juga

Kebut RUU Ciptaker Saat Reses, DPR Pancing Amarah dan Rasa Curiga Rakyat

BPK mengharapkan agar beberapa kelemahan yang ada mendapat perhatian dari segenap pimpinan Kementerian dan Lembaga yang hadir pada hari ini untuk segera ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Tujuannya agar di tahun yang akan datang opini atas laporan keuangan yang telah baik dapat dipertahankan. BPK juga memberikan penghargaan kepada beberapa satuan kerja yang telah menindaklanjuti temuan BPK selama pemeriksaan masih berlangsung. (Pon)

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Anies Tidak Jalankan Semua Permintaan Luhut Soal Penutupan Mal Jam 7 Malam
Indonesia
Anies Tidak Jalankan Semua Permintaan Luhut Soal Penutupan Mal Jam 7 Malam

Anies Baswedan tidak menjalankan semua arahan Luhut Binsar Panjaitan terkait permintaan pembukaan mal.

Boyolali Diguyur Hujan Abu Merapi
Indonesia
Boyolali Diguyur Hujan Abu Merapi

Luncuran awan panas ini menimbulkan hujan abu di wilayah Kecamatan Cepogo, Boyolali, Jawa Tengah, pada pukul 11.30 WIB.

Hanya Andalkan Vaksin Tak Jaminan Lolos dari Infeksi COVID-19
Indonesia
Hanya Andalkan Vaksin Tak Jaminan Lolos dari Infeksi COVID-19

Satgas Penanganan COVID-19 meminta masyarakat Indonesia untuk tidak terlena.

Pemprov DKI-Pemerintah Pusat Setiap Hari Bahas Tempat Tidur Hingga Obat-obatan Pasien
Indonesia
Pemprov DKI-Pemerintah Pusat Setiap Hari Bahas Tempat Tidur Hingga Obat-obatan Pasien

DKI bersama TNI Polri terus melaksanakan kegiatan operasi yustisi

Pengembangan Vaksin Nusantara Sengaja Dilakukan Secara Senyap
Indonesia
Pengembangan Vaksin Nusantara Sengaja Dilakukan Secara Senyap

Penelitian vaksin Nusantara dipicu oleh keinginan Presiden Joko Widodo. Yakni, keinginan agar Indonesia memiliki vaksin COVID-19 yang bisa menjangkau semua usia.

Perayaan Pekan Paskah, Seluruh Gereja Bakal Dijaga Ketat Polisi
Indonesia
Perayaan Pekan Paskah, Seluruh Gereja Bakal Dijaga Ketat Polisi

Jelang Hari Jumat Agung dan Paskah yang jatuh pada pekan ini, kepolisian melakukan pengetatan pengamanan khususnya di gereja-gereja.

Bio Farma Bakal Produksi 3 Juta Alat Tes PCR Setiap Bulan
Indonesia
Bio Farma Bakal Produksi 3 Juta Alat Tes PCR Setiap Bulan

Selain mulai memproduksi reagen untuk tes PCR sendiri, holding BUMN farmasi melalui anak usaha Kimia Farma tengah memproduksi rapid test kit (alat tes cepat) dengan target produksi 100 ribu tes per bulan.

Pilih Jalan Lobi, Tidak Semua Organisasi Buruh Bakal Mogok Kerja
Indonesia
Pilih Jalan Lobi, Tidak Semua Organisasi Buruh Bakal Mogok Kerja

Advokasi yang telah dilakukan terkait RUU Cipta Kerja sudah melalui jalan panjang dan kajian kritis, lobi hingga terlibat langsung dalam audiensi bukan hanya demo.

Komisi Kejaksaan Belum Terima Laporan Terkait JPU Perkara Teror Novel Baswedan
Indonesia
Tambah Tersangka, Hasutan di Grup WhatsApp Jadi Pemicu Pembubaran Midodareni
Indonesia
Tambah Tersangka, Hasutan di Grup WhatsApp Jadi Pemicu Pembubaran Midodareni

Saat ini polisi mengamankan 12 pelaku, 8 diantaranya ditetapkan sebagai tersangka. Para tersangka dikenakan pasal 160 KUHP dan atau pasal 335 KUHP.