KPK Dalami Peran PT Adonara Propertindo Siapkan Lahan untuk Sarana Jaya Gedung KPK. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dugaan peran PT Adonara Propertindo (AP) yang menyiapkan lahan untuk ditawarkan kepada Perumda Sarana Jaya dalam pengadaan tanah di kawasan Munjul, Jakarta Timur.

Lahan tersebut diduga berstatus belum sepenuhnya milik PT Adonara Propertindo saat ditawarkan. Hal ini didalami melalui pemeriksaan Direktur PT Adonara Propertindo Tommy Ardian yang diperiksa selaku tersangka kasus dugaan korupsi terkait pengadaan tanah di Munjul, Kelurahan Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung, Kota Jakarta Timur, Provinsi DKI Jakarta.

Baca Juga:

KPK Dalami Aliran Duit Suap Eks Penyidik Robin Lewat Aliza Gunado

"Tim penyidik masih terus melakukan pendalaman terkait dengan dugaan peran PT AP yang telah lebih dulu menyiapkan tanah namun belum sepenuhnya menjadi milik PT AP untuk ditawarkan pada Perumda Sarana Jaya terkait pengadaan tanah di wilayah Munjul, Jakarta Timur," kata Plt Juru Bicara KPK Ipi Maryati Kuding, Senin (5/7).

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan lima orang tersangka, yaitu eks Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Pembangunan Sarana Jaya Yoory Corneles (YRC), Wakil Direktur PT Adonara Propertindo Anja Runtuwene (AR), Direktur PT Adonara Propertindo Tommy Adrian (TA), PT Aldira Berkah Abadi Makmur (ABAM) bernama Rudy Hartono Iskandar (RHI), serta satu tersangka korporasi PT Adonara Propertindo (AP).

Logo KPK. (Antara/Benardy Ferdiansyah)
Logo KPK. (Antara/Benardy Ferdiansyah)

Perusahaan Adonara Propertindo menjadi penyedia lahan untuk proyek Rumah DP 0 Rupiah milik Pemerintah DKI Jakarta lewat Sarana Jaya.

Melalui Tommy dan wakil Anja, Yoory Corneles mengatur pertemuan hingga sepakat membayar tanah yang ditawarkan Adonara tanpa melakukan kajian terhadap lahan tersebut.

Bahkan KPK yakin antara Yoory dengan pihak Adonara, sudah ada pembahasan sebelum proses negosiasi dilakukan.

Baca Juga:

Sumber Anggaran Pembelian Tanah di Munjul Mulai Didalami KPK

Selanjutnya masih di waktu yang sama, juga langsung dilakukan pembayaran sebesar 50 persen atau sekitar sejumlah Rp 108,9 miliar ke rekening bank milik Anja Runtunewe pada Bank DKI.

Selang beberapa waktu kemudian, atas perintah Yoory dilakukan pembayaran lagi kepada Anja Runtunewe sekitar sejumlah Rp 43,5 miliar.

Atas perbuatan para tersangka tersebut, diduga telah mengakibatkan kerugian keuangan negara setidak-tidaknya sebesar sejumlah Rp 152,5 miliar. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PTM 100 Persen di Tengah Ancaman Omicron, Pemerintah Diminta Percepat Vaksinasi Anak
Indonesia
PTM 100 Persen di Tengah Ancaman Omicron, Pemerintah Diminta Percepat Vaksinasi Anak

Politikus Partai Dakwah, Netty Prasetiyani Aher meminta pemerintah mempercepat vaksinasi COVID-19 untuk anak usia 12-17 tahun dan usia 6-11 tahun.

PBB Laporkan 64 Warga Sipil di Ukraina Tewas, 160.000 Mengungsi
Dunia
PBB Laporkan 64 Warga Sipil di Ukraina Tewas, 160.000 Mengungsi

Badan bantuan PBB melaporkan bahwa sedikitnya 64 warga sipil tewas dan lebih dari 160.000 lainnya mengungsi setelah pasukan Rusia menyerbu Ukraina, yang dimulai sejak sejak 24 Februari lalu.

KPK Yakin Eks Penyidik Robin Dihukum 12 Tahun Penjara
Indonesia
KPK Yakin Eks Penyidik Robin Dihukum 12 Tahun Penjara

Sebelumnya Robin dituntut 12 tahun penjara oleh JPU KPK

Persib Vs Persija, Rashid Siap Kerja Keras
Indonesia
Persib Vs Persija, Rashid Siap Kerja Keras

Lawan yang dihadapi Persib adalah Persija, tim yang kini menempati pringkat 9 di papan klasemen sementara.

Di KTT EAS, Jokowi Ingatkan Kedamaian di Laut China Selatan
Dunia
Di KTT EAS, Jokowi Ingatkan Kedamaian di Laut China Selatan

Telah disepakati Bali Principles sebagai rules of the game untuk mewujudkan hubungan antar negara yang bersahabat dan saling menguntungkan.

46 Jemaah Calon Haji Dideportasi, Legislator Minta Kemenag Tingkatkan Edukasi
Indonesia
46 Jemaah Calon Haji Dideportasi, Legislator Minta Kemenag Tingkatkan Edukasi

Kasus deportasi calon jemaah haji harus menjadi pelajaran bagi masyarakat Indonesia yang ingin berhaji agar betul-betul menggunakan travel yang sesuai dengan aturan.

Demokrat Kubu Moeldoko Lagi-Lagi Gigit Jari
Indonesia
Demokrat Kubu Moeldoko Lagi-Lagi Gigit Jari

Putusan PTUN tersebut sekaligus mengkonfirmasi bahwa keputusan Menkumham yang menolak pengesahan hasil Kongres Luar Biasa (KLB) illegal Deli Serdang sudah tepat secara hukum

Usulan Hukum Kebiri untuk Guru Pemerkosa 12 Santri di Bandung
Indonesia
Usulan Hukum Kebiri untuk Guru Pemerkosa 12 Santri di Bandung

"Ini sangat sadis ini. Supaya menjadi pesan khusus kepada para pedofil atau pelaku kekerasan seksual untuk hati-hati bahwa ancamannya sangat berat," kata Yandri.

Sosok Kabaintelkam Polri Baru Pilihan Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Indonesia
Sosok Kabaintelkam Polri Baru Pilihan Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Dofiri merupakan peraih penghargaan Adhi Makayasa atau sebagai lulusan terbaik

Puncak Arus Balik Akhir Pekan Ini, 700.000 Kendaraan Diprediksi Lewat Tol Solo-Ngawi
Indonesia
Puncak Arus Balik Akhir Pekan Ini, 700.000 Kendaraan Diprediksi Lewat Tol Solo-Ngawi

PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) memperkirakan puncak arus balik di Tol Solo-Ngawi terjadi pada Sabtu-Minggu (7-8/5). Tol sebanyak 700.000 kendaraan akan lewat jalan tol Solo-Ngawi pada puncak arus balik Lebaran.