KPK Dalami Munculnya Nama BG hingga Pramono Anung dalam Sidang Nurhadi Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. (ANTARA/Benardy Ferdiansyah)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan bakal mendalami munculnya nama-nama besar dalam persidangan kasus dugaan suap dan gratifikasi mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi dan menantunya Rezky Herbiyono.

Tokoh-tokoh yang namanya disebut dalam persidangan di antaranya Jenderal (Purn) Budi Gunawan alias BG, mantan Ketua DPR Marzuki Alie dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

"Tentu JPU nanti akan mengkonfirmasi keterangan tersebut kepada saksi-saksi lain yang akan dipanggil pada sidang-sidang berikutnya," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Kamis (12/11).

Baca Juga:

Nama Marzuki Alie dan Pramono Anung Muncul di Sidang Suap dan Gratifikasi Nurhadi

Ali menekankan, tim jaksa penuntut umum (JPU) akan menganalisa kesaksian para saksi yang dihadirkan dalam persidangan. Hal ini dilakukan untuk menguatkan dakwaan jaksa.

"Selanjutnya akan dianalisa lebih lanjut dalam surat tuntutan," ujar Ali.

KPK juga mengajak masyarakat untuk mengawasi jalannya persidangan kasus Nurhadi. Terlebih, KPK masih mendalami dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang diduga dilakukan Nurhadi dari hasil suap dan gratifikasi.

"KPK mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawal dan mengawasi proses persidangan perkara tersebut," kata Ali.

Hengky Soenyoto (berkacamata) dan F.X. Wisnu Pancara (bermasker) menjadi saksi untuk Nurhadi dan Rezky Herbiyanto. ANTARA/Desca Lidya Natalia
Hengky Soenyoto (berkacamata) dan F.X. Wisnu Pancara (bermasker) menjadi saksi untuk Nurhadi dan Rezky Herbiyanto. ANTARA/Desca Lidya Natalia

Sebelumnya, Komisaris PT Multitrans Logistic Indonesia Hengky Soenjoto mengakui pernah diminta adiknya Hiendra Soenjoto untuk menghubungi BG saat Hiendra bersengketa dengan rekannya Direktur Keuangan Multicon Indrajaya Terminal (MIT) Azhar Umar di Polda Metro Jaya.

"Jadi gini Pak Hiendra bilang sama saya kalau kenal baik sama Pak BG, Budi Gunawan loh pak ya. Cuma disuru menyampaikan saja. Tapi cuma minta tolong ya, Pak," ujar Hengky.

Baca Juga:

Saksi Sebut Menantu Nurhadi Minta Duit Rp500 Juta untuk Urus Perkara

Sementara itu, munculnya nama Marzuki Alie dan Pramono Anung saat Jaksa membacakan berita acara pemeriksaan (BAP) Hengky Soenjoto dalam persidangan. Jaksa Wawan mengonfirmasi keterangan di BAP soal kedekatan Hiendra dengan Marzuki Alie.

"Marzuki Alie sangat dekat, tapi setelah Hiendra Soenjoto melawan Azhar Umar saya pernah dimintai tolong oleh Hiendra agar disampaikan ke Marzuki Alie, agar disampaikan ke Pramono Anung Menteri Sekretaris Negara saat itu agar penahanan Hiendra ditangguhkan," kata jaksa Wawan membacakan BAP. (Pon)

Baca Juga:

Pelat RFO Pintu Masuk KPK Bongkar Kasus Penyuap Nurhadi Saat Buron?

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Guru Besar Undip Dukung Pemerintah tak Buka Hubungan Diplomatik dengan Israel
Indonesia
Guru Besar Undip Dukung Pemerintah tak Buka Hubungan Diplomatik dengan Israel

Dia menjelaskan pembukaan hubungan diplomatik lebih diabdikan kepada kepentingan mendasar Indonesia sebagaimana diamanatkan dalam pembukaan UUD 1945 alinea keempat.

Tiga Orang Tewas Ditikam di Nice Prancis
Indonesia
Tiga Orang Tewas Ditikam di Nice Prancis

Presiden Prancis, Emannuel Macron mengatakan, aksi itu merupakan serangan teroris Islam

Anies Sebut Warga Harus Waspada Penyebaran Corona Gelombang Kedua
Indonesia
Anies Sebut Warga Harus Waspada Penyebaran Corona Gelombang Kedua

Anies meminta warga Jakarta tetap berada di rumah beberapa minggu ke depan.

Cerita Keluarga Kristen Jalani Ibadah Natal Pertama Seumur Hidup Melalui Televisi
Indonesia
Cerita Keluarga Kristen Jalani Ibadah Natal Pertama Seumur Hidup Melalui Televisi

Di tengah keterbatasan dalam merayakan Natal, mereka tetap khusyuk mengikuti misa Natal melalui jaringan televisi.

WHO Naikkan Level Penularan Corona di Indonesia, Ketua MPR: Pemerintah Harus Kerja Keras
Indonesia
WHO Naikkan Level Penularan Corona di Indonesia, Ketua MPR: Pemerintah Harus Kerja Keras

Ia juga mendesak Pemerintah untuk segera memenuhi permintaan tenaga medis terkait kebutuhan APD

Anies Akui Punya 100 Rumah Sakit Rujukan COVID-19
Indonesia
Anies Akui Punya 100 Rumah Sakit Rujukan COVID-19

Kapasitas rumah sakit rujukan COVID-19 di DKI sebelumnya ada sebanyak 67

Setelah Disorot Jokowi, BNN Akhirnya Diperkuat
Indonesia
Setelah Disorot Jokowi, BNN Akhirnya Diperkuat

Penguatan kelembagaan BNN, antara lain akan berfokus pada reformasi birokrasi

Latihan Silat Sesama Rekan Seperguruan, Remaja Sukoharjo Tewas dengan Luka Bagian Rahang
Indonesia
Latihan Silat Sesama Rekan Seperguruan, Remaja Sukoharjo Tewas dengan Luka Bagian Rahang

Kasus bermula saat FAS berpamitan ikut latihan yang diadakan perguruan silat yang telah diikutinya sejak lama.

 Banjir Sumba Timur Hanyutkan Dua Rumah Warga
Indonesia
Banjir Sumba Timur Hanyutkan Dua Rumah Warga

BPBD setempat melaporkan 230 jiwa mengungsi di Balai Desa Kaliuda. Mereka masih bertahan di pengungsian sementara

Polisi Viral yang Makamkan Jenazah COVID-19 Dapat Jalur Khusus Sekolah Perwira
Indonesia
Polisi Viral yang Makamkan Jenazah COVID-19 Dapat Jalur Khusus Sekolah Perwira

Bripka Jerry menjadi relawan menguburkan jenazah pasien virus corona di Minahasa Utara, Jumat (10/4) lalu