KPK Dalami Aliran Suap Pejabat Pajak Lewat Lima Pegawai Bank Panin Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. ANTARA/HO-Humas KPK

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dugaan pemberian uang suap oleh pihak PT. Bank Pan Indonesia (Bank Panin) Tbk kepada tersangka Direktur Pemeriksaan dan Penagihan pada Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak 2016-2019, Angin Prayitno Aji.

KPK menduga pemberian uang itu terkait penurunan nilai pajak Bank Panin pada pemeriksaan perpajakan tahun 2016 dan 2017 pada Ditjen Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Dugaan pemberian uang itu didalami KPK saat memeriksa lima pegawai Bank Panin pada Selasa (8/6).

Baca Juga

Kasus Pajak, KPK Periksa Chief Of Finance Officer Bank Panin

Mereka yakni, Kepala Biro Administrasi Keuangan atau Chief Of Finance Officer, Merlina Gunawan; Kepala Bagian Financial Accounting, Hadi Darna; dan tiga Staf bagian pajak Bank Panin Edryoko Dwi Hardono, Hendi, dan Tikoriaman

"Para saksi didalami pengetahuannya antara lain terkait dengan proses pemeriksaan perpajakan pada PT Bank Pan Indonesia, Tbk dan dugaan adanya pemberian sejumlah uang atas pemeriksaan perpajakan tersebut kepada Tsk APA dan pihak-pihak terkait lainnya," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (9/6).

KPK menetapkan Angin Prayitno Aji sebagai tersangka dugaan suap pemeriksaan perpajakan tahun 2016 dan 2017. (Foto: MP/Ponco Sulaksono)
KPK menetapkan Angin Prayitno Aji sebagai tersangka dugaan suap pemeriksaan perpajakan tahun 2016 dan 2017. (Foto: MP/Ponco Sulaksono)

Dalam kasus ini KPK baru menetapkan 6 orang tersangka. Diantaranya, Direktur Pemeriksaan dan Penagihan pada Dirjen Pajak tahun 2016-2019, Angin Prayitno Aji; Kepala Subdirektorat Kerjasama dan Dukungan Pemeriksaan pada Dirjen Pajak, Dadan Ramdani.

Sementara empat orang lainnya ialah konsultan pajak dari tiga perusahaan besar yang diduga terjerat kasus pajak. Mereka adalah Ryan Ahmad Ronas dan Aulia Imran Maghribi, konsultan pajak PT Gunung Madu Plantations.

Selanjutnya, Veronika Lindawati selaku konsultan pajak PT Bank PAN Indonesia (Bank Panin) dan Agus Susetyo perwakilan PT Jhonlin Baratama milik pengusaha batu bara Samsudin Andi Arsyad atau Haji Isam.

Baca Juga

Periksa Petinggi Bank Panin, KPK Sita Barbuk Kasus Suap Pajak

KPK menduga tersangka Angin dan Dadan telah menerima uang miliaran rupiah dari tiga perusahaan besar itu. Diantaranya, mereka diduga menerima uang sebesar SGD 500 atau sekitar Rp5,39 miliar dari komitmen sebanyak Rp25 miliar melalui Veronika mewakili PT Bank Panin pada 2018.

Keduanya juga diduga menerima uang dari PT Gunung Madu Plantations sebesar Rp15 miliar melalui Ryan Ahmad dan Aulia Imran pada Januari-Februari 2018. Kemudian dari PT Jhonlin Baratama sebesar SGD 3 juta melalui tersangka Agus Susetyo pada Juli-September 2019. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kasus Aktif COVID-19 Turun Hingga 7,3 Persen
Indonesia
Kasus Aktif COVID-19 Turun Hingga 7,3 Persen

Yang cukup mendesak, perbaikan pada 5 provinsi karena mengalami kenaikan kematian tertinggi

 [HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Tunjuk Anies Sebagai Kepala IKN Nusantara
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Tunjuk Anies Sebagai Kepala IKN Nusantara

Nama-nama kandidat Kepala Otorita IKN yang mencuat dan sudah menjadi sorotan publik.

Warga Jabar Sulit Dapat E-Ticket dan Pilih Pilih Vaksin Booster
Indonesia
Warga Jabar Sulit Dapat E-Ticket dan Pilih Pilih Vaksin Booster

Ada kecenderungan masyarakat memilih vaksin tertentu untuk penguat, padahal tidak semua vaksin stok tersedia.

Sebut Ada Mafia Bibit di Kementan, DPP NasDem Minta Klarifikasi Erick Thohir
Indonesia
Sebut Ada Mafia Bibit di Kementan, DPP NasDem Minta Klarifikasi Erick Thohir

Keberadaan mafia bibit di sektor pertanian jadi sorotan publik hari ini. Pernyataan tersebut dilontarkan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir di Universitas Padjajaran saat memberikan kuliah umum (23/4).

Tim SAR Hentikan Pencarian 25 ABK KM Hentri Yang Hilang di Perairan Tanimbar
Indonesia
Tim SAR Hentikan Pencarian 25 ABK KM Hentri Yang Hilang di Perairan Tanimbar

Kapal pencari cumi ini berangkat dari Pelabuhan Muara Angke, Jakarta pada 15 Agustus 2021 dengan POB (Person on Boat) 32 orang tujuan Merauke (Papua).

Gibran Minta Warga Yang Tolak Proyek 'Malioboro' Solo Tunggu DED
Indonesia
Gibran Minta Warga Yang Tolak Proyek 'Malioboro' Solo Tunggu DED

Salah satu konsep penataan adalah memperpanjang pasar malam atau night market seperti yang berlangsung di Ngarsopuro sejak bertahun lalu.

Pemerintah Jadikan Ramadan Momentum Gencarkan Vaksinasi COVID-19
Indonesia
Pemerintah Jadikan Ramadan Momentum Gencarkan Vaksinasi COVID-19

Pemerintah akan memanfaatkan momentum Ramadan untuk menggencarkan pelaksanaan vaksinasi COVID-19.

Komisi A DPRD Rekomendasikan Dana Hibah Bamus Betawi Disetop
Indonesia
Komisi A DPRD Rekomendasikan Dana Hibah Bamus Betawi Disetop

DPRD merekomendasikan Gubernur Anies untuk tidak memberikan lagi dana hibah tahun depan, melainkan berupa sebuah kegiatan supaya lebih transparan dan jelas.

Relawan Dinilai Bantu Naikkan Elektabilitas Anies, Pengamat: Bisa Dilirik Parpol
Indonesia
Relawan Dinilai Bantu Naikkan Elektabilitas Anies, Pengamat: Bisa Dilirik Parpol

"Parpol akan dukung siapapun yang memiliki elektabilitas. Jika Anies elektabikitasnya tinggi akan dicari oleh partai politik," ungkapnya.

Tak Didampingi Ganjar, Puan Tinjau Vaksinasi Anak 6-11 Tahun di Boyolali
Indonesia
Tak Didampingi Ganjar, Puan Tinjau Vaksinasi Anak 6-11 Tahun di Boyolali

Ketua DPR Puan Maharani melakukan kunjungan kerja (kunker) di wilayah Dapil V Jawa Tengah meliputi Kabupaten Boyolali, Sukoharjo, dan Kota Solo, Rabu-Kamis (19-20/1).