KPK Dalami Aliran Suap ke Pejabat Kemensos Lewat Komisaris PT RPI Gedung KPK. (Antara/Benardy Ferdiansyah)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung memeriksa Komisaris PT Rajawali Parama Indonesia (PT RPI), Daning Saraswati dalam kasus dugaan suap pengadaan bantuan sosial (bansos) COVID-19 untuk wilayah Jabodetabek yang telah menjerat bekas Menteri Sosial Juliari Peter Batubara.

Dalam pemeriksaan itu, tim penyidik mendalami aliran dana suap proyek bansos COVID-19 untuk wilayah Jabodetabek kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kementerian Sosial (Kemensos) Matheus Joko Santoso.

Baca Juga

KPK Periksa Sekjen Kemensos Terkait Kasus Suap Bansos

"Daning Saraswati, didalami pengetahuannya terkait dugaan pemberian sejumlah uang kepada tersangka MJS (Matheus Joko Santoso) sekaligus dikonfirmasi dengan berbagai dokumen milik PT RPI yang diduga milik tersangka MJS untuk ikut serta dalam proyek Bansos untuk wilayah Jabodetabek tahun 2020 di Kemsos," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (20/1).

Matheus merupakan pemilik PT RPI yang menjadi salah satu vendor proyek bansos atas sepengetahuan mantan MenteriJuliari P. Batubara dan disetujui oleh PPK Kemensos lainnya, Adi Wahyono. Selain soal aliran dana kepada Matheus, tim penyidik juga mencecar Daning mengenai berbagai dokumen milik PT RPI terkait proyek bansos COVID-19.

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri
Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri. Foto: ANTARA

Selain memeriksa Daning, tim penyidik juga memeriksa dua orang pihak swasta bernama Indra Rukman dan Handy Reazangka. Terhadap Indra, tim penyidik mendalami mengenai investasi yang dilakukannya pada salah satu perusahaan yang menjadi distributor Bansos.

Sementara terhadap Handy, tim penyidik juga mencecarnya mengenai aliran dana suap kepada Matheus.

"Handy Reazangka, didalami keterangannya terkait dugaan pemberian sejumlah uang kepada tersangka MJS," ujar Ali.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan Juliari P Batubara serta dua Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono sebagai tersangka. Ketiganya diduga sebagai pihak penerima suap.

KPK juga menetapkan dua pihak swasta sebagai tersangka yakni Ardian IM dan Harry Sidabuke yang diduga sebagai pemberi suap.

Juliari bersama Adi dan Matheus diduga menerima suap senilai sekitar Rp17 miliar dari Ardian dan Harry selaku rekanan Kemensos dalam pengadaan paket bansos untuk wilayah Jabodetabek tahun 2020. (Pon)

Baca Juga

KPK Amankan Dokumen Terkait Kasus Bansos dari Rumah Dirjen Linjamsos Kemensos

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Soal Revisi UU Pemilu, Demokrat Minta Semua Pihak Konsisten
Indonesia
Soal Revisi UU Pemilu, Demokrat Minta Semua Pihak Konsisten

Anggota Komisi II DPR Fraksi Partai Demokrat Anwar Hafid meminta semua pihak untuk konsisten dengan kesepakatan awal antara pemerintah dengan Komisi II DPR terkait revisi Undang-Undang Pemilu.

KPK Tak Akan Bahas Usulan Kenaikan Gaji Firli Cs di Tengah Pandemi COVID-19
Indonesia
KPK Tak Akan Bahas Usulan Kenaikan Gaji Firli Cs di Tengah Pandemi COVID-19

Usulan kenaikan gaji Ketua KPK sebesar Rp 300 juta sudah disampaikan sejak era Agus Rahardjo

Kasus Korupsi CSRT, Direktur PT Bhumi Prasaja Diduga Menyuap Pejabat BIG dan LAPAN
Indonesia
Kasus Korupsi CSRT, Direktur PT Bhumi Prasaja Diduga Menyuap Pejabat BIG dan LAPAN

KPK mengendus adanya dugaan aliran uang dari Direktur PT Bhumi Prasaja, Rasjid A Aladdin, untuk pejabat Badan Informasi Geospasial (BIG) dan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).

Polri: Nyala Api Terbuka Penyebab Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung
Indonesia
Polri: Nyala Api Terbuka Penyebab Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, Puslabfor menyimpulkan sumber api bukan karena hubungan arus pendek, namun diduga karena nyala api terbuka

 Badai PHK dan Polemik Kartu Prakerja di Tengah Pandemi COVID-19
Indonesia
Badai PHK dan Polemik Kartu Prakerja di Tengah Pandemi COVID-19

“Kartu Prakerja ini memang baik, tapi apakah pelatihan yang diberikan di Kartu Prakerja ini memang ada lowongan pekerjaannya? Apa memang benar-benar dibutuhkan?” ujar Ning Wahyu.

Anak Buah Anies Jawab Dugaan Sabotase di Rumah Pompa Air Dukuh Atas
Indonesia
Anak Buah Anies Jawab Dugaan Sabotase di Rumah Pompa Air Dukuh Atas

Pemerintah kota administrasi Jakarta Pusat juga telah berkoordinasi dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN)

 Imbas Wabah Corona, Sejumlah Rektor PTN Batalkan Kunjungan ke Kampus MIT Amerika
Indonesia
Imbas Wabah Corona, Sejumlah Rektor PTN Batalkan Kunjungan ke Kampus MIT Amerika

Jamal membeberkan mendapatkan undangan dari Kampus MIT Amerika untuk belajar bagaimana me-manage perguruan tinggi. Namun, karena ada virus corona batal dilaksa.

Datangi Stasiun Terintegrasi, Wagub DKI: Sekarang Lebih Adil
Indonesia
Datangi Stasiun Terintegrasi, Wagub DKI: Sekarang Lebih Adil

Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meninjau Stasiun Juanda pada Rabu (24/6).

Enggak Punya SIKM? Jangan Harap Bisa Masuk Jakarta!
Indonesia
Enggak Punya SIKM? Jangan Harap Bisa Masuk Jakarta!

Kalau sudah masuk wilayah Polda Metro tentunya ini sudah sebagai tempat tujuan terakhir

  KLB Corona, Wali Kota Solo Batasi Jam Operasional Tempat Hiburan Malam dan Mall
Indonesia
KLB Corona, Wali Kota Solo Batasi Jam Operasional Tempat Hiburan Malam dan Mall

"Para pelaku usaha harus menindahkan aturan ini demi kebaikan bersama. Ini semua demi keselamatan rakyat yang lebih utama," tegas Rudy.