KPK Cecar Staf Istri Edhy Prabowo Soal ATM Penampung Duit Suap Benur Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan nonaktif, Edhy Prabowo. Foto: ANTARA

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung memeriksa Ainul Faqih, staf dari anggota DPR Iis Rosita Dewi, dalam kasus dugaan suap perizinan ekspor benih lobster atau benur yang menjerat mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.

Iis Rosita Dewi merupakan istri dari Edhy Prabowo. Dalam pemeriksaan ini, tim penyidik mencecar Ainul mengenai kartu anjungan tunai mandiri (ATM) yang diduga menjadi penampung duit suap dari ekportir benur untuk Edhy Prabowo.

Baca Juga

Edhy Prabowo Diciduk KPK, Gerindra Minta Maaf

"Saksi Ainul Faqih, staf istri EP (Edhy Prabowo) dikonfirmasi tentang pengetahuannya mengenai adanya rekening bank dan kartu ATM yang diduga sebagai penampungan uang yang diduga berasal dari pihak eksportir benur lobster," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (6/1).

Ali mengatakan, uang yang ditampung dalam buku rekening dan kartu ATM itu dipergunakan untuk kepentingan mantan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra tersebut.

"Uang-uang tersebut diduga dipergunakan untuk kepentingan tersangka EP (Edhy Prabowo)," ujar Ali.

Menteri Kelautan dan Perikanan nonaktif, Edhy Prabowo
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan nonaktif, Edhy Prabowo. Foto: ANTARA

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan tujuh tersangka. Ketujuh tersangka itu yakni, Edhy Prabowo, tiga staf khusus Edhy, Andreau Pribadi Misanta, Safri serta Amril Mukminin; Siswadi selaku Pengurus PT Aero Citra Kargo; Ainul Faqih selaku Staf istri Menteri KP; dan Suharjito selaku Direktur PT Dua Putra Perkasa Pratama.

Edhy bersama Safri, Andreau Pribadi Misanta, Siswadi, Ainul Faqih, dan Amril Mukminin diduga menerima suap sebesar Rp 10,2 miliar dan USD 100 ribu dari Suharjito. Suap tersebut diberikan agar Edhy memberikan izin kepada PT Dua Putra Perkasa Pratama untuk menerima izin sebagai eksportir benur.

Baca Juga

Geledah Kantor KKP, KPK Sita Mata Uang Asing

Sebagian uang suap tersebut digunakan oleh Edhy dan istrinya Iis Rosyati Dewi untuk belanja barang mewah di Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat pada 21-23 November 2020. Sekitar Rp750 juta digunakan untuk membeli jam tangan Rolex, tas Tumi dan Louis Vuitton serta baju Old Navy. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemda DIY Kesulitan Larang Mudik Lokal
Indonesia
Pemda DIY Kesulitan Larang Mudik Lokal

Pemerintah DIY kesulitan menerapkan kebijakan larangan mudik di dalam wilayah aglomerasi atau antar-kabupaten dan Kota dalam satu provinsi.

Menteri Agama Dipastikan Positif COVID-19, Ini Kondisi Terakhirnya
Indonesia
Menteri Agama Dipastikan Positif COVID-19, Ini Kondisi Terakhirnya

Positf COVID-19 berdasarkan hasil tes 17 September 2020

Kecelakaan Naik Travel Gelap Saat Mudik, Penumpang Tak Ditanggung Asuransi
Indonesia
Kecelakaan Naik Travel Gelap Saat Mudik, Penumpang Tak Ditanggung Asuransi

“Mereka yang menggunakan travel gelap bila terjadi kecelakaan maka tidak akan ditanggung klaimnya oleh asuransi,” katanya di Lapangan Lantas Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (29/4).

Masyarakat Diminta Hentikan Kegiatan dan Bersikap Sempurna Saat HUT RI Pukul 10.17 WIB
Indonesia
Pandemi, Resesi dan UU Cipta Kerja di Satu Tahun Jokowi-Ma'ruf
Indonesia
Pandemi, Resesi dan UU Cipta Kerja di Satu Tahun Jokowi-Ma'ruf

"Sumber kegaduhan antara lain tak adanya naskah asli UU OBL yang telah ditandatangani DPR dan Pemerintah, aneka versi yang beredar semakin memperburuk suasana," ujar Waketum MUI Muhyiddin Junaidi.

2 Bulan Jelang Tutup Tahun, Satgas PEN Bakal Salurkan Rp100 Triliun
Indonesia
2 Bulan Jelang Tutup Tahun, Satgas PEN Bakal Salurkan Rp100 Triliun

Dalam program pemulihan ekonomi tahun depan, program bantuan sosial yang dikedepankan.

[HOAKS ATAU FAKTA] Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber Dibiayai Megawati dan PKI
Indonesia
[HOAKS ATAU FAKTA] Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber Dibiayai Megawati dan PKI

Polda Lampung menetapkan pasal berlapis terhadap tersangka penusukan Syekh Ali Jaber, Alfin Andrian

Pemkab Cirebon Buka Suara Terkait Viral OTT 5 Pegawai Disdukcapil
Indonesia
Pemkab Cirebon Buka Suara Terkait Viral OTT 5 Pegawai Disdukcapil

"Kalo informasi perihal itu saya juga dengar. Namun saya langsung koordinasi dengan pak Kadis katanya masih mencari kebenarannya juga," kata Nanan

Sakit Jadi Alasan Hadi Pranoto Tak Datangi Pemeriksaan
Indonesia
Sakit Jadi Alasan Hadi Pranoto Tak Datangi Pemeriksaan

Polda Metro Jaya sudah menanggil praktisi kesehatan Hadi Pranoto atas omongannya di akun Youtube Anji pada Rabu (24/8) kemarin.

Kapolda Metro Angkat Suara saat Jakarta Jadi Marak Begal Sepeda
Indonesia
Kapolda Metro Angkat Suara saat Jakarta Jadi Marak Begal Sepeda

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana membentuk tim khusus untuk melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku begal pesepeda yang marak terjadi akhir-akhir ini.