KPK Cecar Bupati Bandung Barat Terkait Aliran Uang dari Kontraktor Bansos Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Antara/Ogen)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung memeriksa Bupati nonaktif Bandung Barat Aa Umbara Sutisna, terkait kasus dugaan korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi COVID-19, pada Senin (26/7).

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan dalam pemeriksaan itu, penyidik mencecar Aa Umbara terkait aliran uang dari kontraktor yang menggarap proyek bantuan sosial (Bansos).

Baca Juga:

Geledah Bapenda dan BKD Bandung Barat, KPK Amankan Dokumen Korupsi Proyek COVID-19

"Tim penyidik mengkonfirmasi antara lain terkait dengan dugaan adanya aliran penerimaan uang dengan berbagai persentase yang diterima tersangka dari para kontraktor yang mengerjakan proyek Bansos pada Dinsos Pemkab Kabupaten Bandung Barat tahun 2020," kata Ali Fikri dalam keterangannya, Selasa (27/7).

Selain itu, penyidik KPK juga turut memeriksa M. Totoh Gunawan sebagai saksi sekaligus tersangka. Tim penyidik mengkonfirmasi terkait dengan dugaan adanya pemberian sejumlah uang dan pemberian lainnya kepada tersangka Aa Umbara.

"Pemberian itu agar jatah paket pengadaan bansos yang diterima Tersangka MTG bertambah," kata Ali.

KPK menetapkan Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi COVID-19. Foto: MP/Ponco
KPK menetapkan Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi COVID-19. Foto: MP/Ponco

Dalam kasus ini, KPK menetapkan Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna (AUS) dan anaknya, Andri Wibawa (AW) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi COVID-19 pada Dinas Sosial Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat Tahun 2020.

Selain keduanya, KPK juga menetapkan pemilik PT Jagat Dir Gantara (JGD) dan CV Sentral Sayuran Garden City Lembang (SSGCL) M. Totoh Gunawan (MTG) sebagai tersangka. KPK menduga Aa Umbara menerima sekitar Rp 1 miliar terkait pengadaan ini.

Baca Juga:

KPK Cegah 3 Orang Ke Luar Negeri Terkait Korupsi Proyek COVID-19 di Bandung Barat

Aa Umbara diduga membantu Totoh dan Andri mendapat proyek pengadaan bansos COVID-19 di Kabupaten Bandung Barat tahun 2020. Sepanjang April-Agustus 2020, Pemkab Bandung Barat menyalurkan bansos bahan pangan dengan 2 jenis paket yakni bansos Jaring Pengaman Sosial (Bansos JPS) dan bansos terkait Pembatasan Sosial Berskala Besar (Bansos PSBB).

Pembagian dua jenis bansos itu telah dilakukan sebanyak 10 kali dengan total realisasi anggaran senilai Rp 52,1 miliar. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Zona Merah COVID-19 di Jawa Timur Turun Drastis
Indonesia
Zona Merah COVID-19 di Jawa Timur Turun Drastis

Satgas Penanganan COVID-19 melaporkan bahwa zona merah atau daerah dengan risiko tinggi penyebaran di Provinsi Jawa Timur sekarang tinggal empat wilayah.

KPK Diminta Awasi Program Laptop Pelajar, Komisi III: Karena Jumlahnya Besar
Indonesia
Kapolri Datangi Langsung Gereja di Sulawesi Utara
Indonesia
Kapolri Datangi Langsung Gereja di Sulawesi Utara

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Sulawesi Utara (Sulut), Kamis (1/4/).

Penerimaan Negara di 2022 Tergantung Capaian Herd Immunity COVID-19
Indonesia
Penerimaan Negara di 2022 Tergantung Capaian Herd Immunity COVID-19

Dalam RUU APBN 2022 yang dibacakan oleh Presiden Jokowi, pemerintah menargetkan penerimaan perpajakan pada 2022 sebesar Rp 1.506,9 triliun atau naik dibandingkan target dalam APBN 2021 yang sebesar Rp 1.444,5 triliun

Jika DKI Terapkan Lockdown Akhir Pekan, TMII Kehilangan 15 Ribu Pengunjung
Indonesia
Jika DKI Terapkan Lockdown Akhir Pekan, TMII Kehilangan 15 Ribu Pengunjung

Jumlah kunjungan wisatawan di TMII juga dipengaruhi oleh faktor cuaca

Layanan Telemedicine COVID-19 Diperluas ke Wilayah Bodetabek
Indonesia
Layanan Telemedicine COVID-19 Diperluas ke Wilayah Bodetabek

Paling tidak, ada 11 platform telemedicine di Indonesia yang bekerjasama dengan Kemenkes diantaranya Halodoc, YesDok, Alodokter, Klik Dokter, SehatQ, Good Doctor, Klinikgo, Link Sehat, Milvik, Prosehat dan Getwell.

Polisi Siapkan 106 Cek Point Arus Balik
Indonesia
Polisi Siapkan 106 Cek Point Arus Balik

Bila hasil tes corona positif maka pemudik tidak diizinkan melakukan perjalanan. Mereka akan dirujuk ke rumah sakit terdekat yang telah ditunjuk.

KBRI Kabul Belum Ditutup Meski Ibu Kota Afghanistan Diduduki Taliban
Indonesia
KBRI Kabul Belum Ditutup Meski Ibu Kota Afghanistan Diduduki Taliban

Kemlu dan KBRI Kabul telah melakukan pertemuan secara virtual

Dua Orang Anggota Klub Moge Jadi Tersangka Pengeroyokan Prajurit TNI
Indonesia
Dua Orang Anggota Klub Moge Jadi Tersangka Pengeroyokan Prajurit TNI

"2 orang sudah kami tahan inisial MS (49) dan B (18)," kata Kapolres Bukittinggi, AKBP Dody Prawiranegara

PSI Kritik Soal Situs PPDB Eror, Apa Gunanya Jakarta Smart City dan TGUPP?
Indonesia
PSI Kritik Soal Situs PPDB Eror, Apa Gunanya Jakarta Smart City dan TGUPP?

Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta mengkritik Dinas Pendidikan (Disdik) dalam pelaksanaan pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Pelajaran 2021/2022.