KPK Buru Azis Syamsuddin Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin (kanan) berjalan menghindari pertanyaan wartawan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (9/6/2021). ANTARA FOTO/Reno Esnir/wsj

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang memburu Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin. Saat ini, tim penyidik lembaga antirasuah sedang menelusuri rumah Azis.

"Saat ini, penyidik melakukan pencarian keberadaan Saudara AS (Azis Syamsuddin)," kata Ketua KPK Firli Bahuri saat dikonfirmasi, Jumat (24/9).

Jenderal bintang tiga ini mengatakan, langkah ini diambil karena Wakil Ketua Umum Partai Golkar tidak kunjung hadir saat dipanggil penyidik.

Baca Juga:

KPK Ultimatum Azis Syamsuddin

Firli melanjutkan, pihaknya menyertakan tim medis dalam pencarian Azis. Hal itu dilakukan karena Azis beralasan sedang menjalani isolasi mandiri setelah mengaku berinteraksi dengan seseorang yang dinyatakan positif COVID-19.

"Jika negatif, maka akan dibawa ke Gedung Merah Putih," kata Firli.

Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin. ANTARA FOTO/ Reno Esnir/wsj.
Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin. ANTARA FOTO/ Reno Esnir/wsj.

Sebelumnya, KPK mengultimatum Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin agar kooperatif menjalani proses hukum kasus dugaan suap penanganan perkara di Lampung Tengah.

Peringatan itu disampaikan KPK lantaran Azis tidak memenuhi panggilan pemeriksaan tim penyidik pada Jumat (23/9). Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu dikabarkan telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Baca Juga:

Klaim Isoman, Azis Syamsudddin Minta Jadwal Ulang Pemeriksaan KPK

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, lembaganya telah menerima surat permintaan penundaan jadwal pemeriksaan karena Azis mengaku sedang menjalani isolasi mandiri setelah berinteraksi dengan seseorang yang dinyatakan positif COVID-19.

"Kami berharap kondisi Saudara AZ (Azis Syamsuddin) baik sehingga memungkinkan untuk bisa memenuhi panggilan KPK. Kami mengingatkan yang bersangkutan kooperatif agar proses hukum penanganan perkara ini tidak berlarut-larut," kata Ali dalam keterangannya, Jumat (23/9). (Pon)

Baca Juga:

KPK Periksa Azis Syamsuddin Besok

(Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
DPR Minta Pemerintah Segera Ajukan Draf Revisi UU ITE
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Segera Ajukan Draf Revisi UU ITE

Dirinya mengapresiasi kerja Pemerintah yang akhirnya akan merevisi UU ITE, setelah sebelumnya seperti "maju-mundur" mau merevisi atau tidak UU tersebut.

[HOAKS atau FAKTA] Permen Susu di Banyumas Mengandung Narkoba
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Permen Susu di Banyumas Mengandung Narkoba

Akun twitter bernama Rozzaq Iman membagikan sebuah screenshoot yang mengklaim bahwa permen susu di Banyumas mengandung narkoba jenis benzodiazepin

Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan Pindah ke Banjarbaru
Indonesia
Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan Pindah ke Banjarbaru

DPR RI dalam rapat paripurna, Selasa (15/2/2022) resmi mengesahkan tujuh Rancangan Undang-Undang tentang Provinsi menjadi Undang-Undang (UU), salah satunya Provinsi Kalsel.

Margarito Kamis Tak Setuju TWK KPK Disebut Tidak Berdasarkan Hukum
Indonesia
Margarito Kamis Tak Setuju TWK KPK Disebut Tidak Berdasarkan Hukum

Kenapa orang lain lulus, kenapa ada yang tidak lulus

Coki Kenal Narkoba Sejak Kuliah, Pakai Biar Pede
Indonesia
Coki Kenal Narkoba Sejak Kuliah, Pakai Biar Pede

Sempat berhenti lalu setahun terakhir aktif lagi memakai narkoba

BOR Naik, Wagub Minta Warga Jakarta Tidak Keluar Rumah Jika Tak Mendesak
Indonesia
BOR Naik, Wagub Minta Warga Jakarta Tidak Keluar Rumah Jika Tak Mendesak

Tercatat pada Rabu 9 Juni 2021, DKI Jakarta mencatatkan positivity rate 10,8 persen, penambahan kasus positif hari ini mencapai 1.371 jiwa dan melakukan tes PCR sebanyak 15.954 spesimen.

2 Anggota BPK Terpilih Lewat Voting Anggota DPR
Indonesia
2 Anggota BPK Terpilih Lewat Voting Anggota DPR

Anggota BPK petahan Isma Yatun dan Anggota Komisi XI Haerul Saleh terpilih menjadi anggota atau pimpinan BPK periode 2022-2027.

[HOAKS atau FAKTA]: Ini Nomor Ponsel Warga yang Siap Memberikan Donor Konvalesen
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ini Nomor Ponsel Warga yang Siap Memberikan Donor Konvalesen

Beredar sebuah pesan berantai di WhatsApp yang memberikan informasi terkait data pendonor plasma darah konvalesen area Jogja. Data yang diberikan mencakup golongan darah, nama, dan nomor ponsel.

Puan Sebut UU TPKS Jadi Pedoman Penegak Hukum Selesaikan Kasus Kekerasan Seksual
Indonesia
Puan Sebut UU TPKS Jadi Pedoman Penegak Hukum Selesaikan Kasus Kekerasan Seksual

Ia menegaskan UU TPKS harus menjadi pedoman bagi penegak hukum dalam menyelesaikan kasus-kasus kekerasan seksual.

Bank Dunia: Utang Negara Miskin Terus Membengkak
Dunia
Bank Dunia: Utang Negara Miskin Terus Membengkak

Setengah dari negara-negara termiskin di dunia berada dalam kesulitan utang luar negeri atau berisiko tinggi.