KPK Bidik Anggota DPR RI Terkait Suap DAK Kebumen Tersangka Bupati Kebumen (nonaktif) Mohammad Yahya Fuad tiba untuk menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Kamis (8/3). (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengembangkan kasus dugaan suap pengalokasian Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk Kabupaten Kebumen yang telah menjerat Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan.

Salah satu yang tengah dibidik ialah anggota DPR RI lain yang diduga ikut meloloskan DAK Kebumen yang bersumber dari APBNP 2016 tersebut.

"Iya, semua proses penyidikan sedang berlangsung," kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarief di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (5/11).

Laode menegaskan lembaga antirasuah tak akan segan menjerat para wakil rakyat yang terlibat dalam kasus suap tersebut.

Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif (kanan) dan Saut Situmorang. (ANTARA FOTO)

"Tentunya kalau mencukupi semua alat bukti ya kita akan lanjut ke sana," ujar Laode.

Meski demikian, Laode menyatakan saat ini pihaknya tengah fokus menuntaskan perkara yang sudah lebih dulu menjerat Taufik.

"Untuk sementara yang Kebumen itu sampai dengan yang terjaring sekarang saja," pungkasnya.

KPK menetapkan Taufik sebagai tersangka suap terkait perolehan anggaran DAK Kabupaten Kebumen yang bersumber dari APBN Perubahan tahun anggaran 2016. Taufik diduga membantu perolehan anggaran itu. Dia diduga menerima Rp3,65 miliar dari Bupati nonaktif Kebumen Muhamad Yahya Fuad.

Setelah adanya penyerahan uang, dalam pengesahan APBN Perubahan tahun anggaran 2016, Kabupaten Kebumen mendapat alokasi DAK tambahan sebesar Rp93,37 miliar. DAK itu direncanakan digunakan untuk pembangunan jalan dan jembatan di Kabupaten Kebumen. (Pon)



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH