KPK Benarkan Adanya Kegiatan Penyidik di Bengkulu Jubir KPK Febri Diansyah. (Foto: MP/Yohanes Abimanyu)

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah membenarkan adanya kegiatan penyidik KPK di Bengkulu pada Selasa pagi.

"Memang ada kegiatan beberapa tim di lapangan," kata Febri saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (20/6).

Namun, ia belum bisa merinci secara jelas terkait kasus apa dan siapa-siapa saja pihak yang diamankan dalam kegiatan penyidik KPK di Bengkulu itu.

"Rincinya saya koordinasikan dan cek terlebih dahulu," kata Febri.

Tim penindakan KPK menangkap Lily Martiani Maddari, istri Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti, dalam operasi tangkap tangan (OTT) di rumah pribadinya di Jalan Sidomulyo, Kota Bengkulu, Selasa pagi.

Lily ditangkap di rumah pribadinya bersama seorang pengusaha berinisial RDS. Lily dan Ridwan Mukti juga menjalani pemeriksaan di Markas Polda Bengkulu.

Menurut informasi, Lily dan Ridwan Mukti akan diberangkatkan dari Bengkulu ke Jakarta pada pukul 14.00 WIB.

Sebelumnya, KPK pada Jumat (10/6) dinihari juga telah melakukan operasi tangkap tangan di Bengkulu terkait tindak pidana korupsi suap pengumpulan data atau bahan keterangan atas pelaksanaan proyek-proyek di Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VII di Provinsi Bengkulu Tahun Anggaran 2015 dan 2016.

KPK telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus itu, yakni Pejabat Pembuat Komitmen (PKK) BWS Sumatera VII Bengkulu Amin Anwari (AAN), Direktur PT Mukomuko Putra Selatan Manjuto (MPSM) Murni Suhardi (MSU), dan Kasi Intel Kejati Bengkulu Parlin Purba (PP).

KPK juga mengamankan uang senilai Rp10 juta saat operasi tangkap tangan tersebut.

Sumber: ANTARA




Yohannes Abimanyu

YOU MAY ALSO LIKE