KPK Belum Mau Terapkan Aturan Bekerja dari Rumah Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. Foto: ANTARA

MerahPutih.com - Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih tetap melakukan aktivitas di Gedung Merah Putih meski terjadi telah terjadi peningkatan pasien yang terjangkit COVID-19. Dengan demikian, proses pemeriksaan saksi dan tersangka masih berjalan seperti biasa.

"Iya (aktivitas pekerjaan masih dilakukan di Gedung Merah Putih KPK), sampai nanti ada kebijakan yang akan diambil pimpinan melalui Sekjen KPK," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, saat dikonfirmasi, Senin (16/3).

Baca Juga

Pemprov DKI Pastikan Anak Buah Anies Negatif Corona

Menurut Ali, pimpinan KPK masih mengkaji mitigasi wabah COVID-19 di lingkungan internal lembaga antirasuah. Salah satu tindakannya, berupa pendataan terhadap jajaran KPK.

"Hingga saat ini masih dalam tahap pembahasan mitigasi kasus Covid 19 dengan antara lain melakukan pendataan kembali seluruh pegawai. Kebijakan berikutnya nanti kami update," ujar Ali

KPK
Gedung KPK. Foto: ANTARA

Di samping itu, Ali menyampaikan, pihaknya terus melakukan mitigasi dasar seperti pengecekan suhu badan terhadap para tamu maupun tahanan Rutan Cabang KPK.

"Sejauh ini, kami masih menerapkan himbauan kepada pengunjung maupun tahanan. Iya, ada pengecekan suhu dan bagi pengunjung yang suhunya lebih dari 38 derajat, kita himbau untuk tidak melakukan kunjungan," tukas Ali.

Sebelumnya Presiden Jokowi meminta agar masyarakat Indonesia bekerja, belajar dan beribadah di rumah karena masifnya penyebaran penyakit saluran pernafasan yang disebabkan virus corona jenis baru.

"Dengan kondisi ini saatnya kita bekerja dari rumah, belajar dari rumah, ibadah di rumah inilah saatnya bekerja bersama-sama saling tolong menolong dan bersatu padu, gotong royong. Kita ingin ini menjadi gerakan masyarakat agar masalah COVID-19 ini tertangani dengan maksimal," ujarnya dilansir Antara, Minggu (15/3) kemarin.

Baca Juga

Ketua DPR Tuntut Negara Hadir Lindungi Rakyat dari Ancaman Corona

Untuk diketahui, setidaknya terdapat 117 penderita COVID-19 per Minggu (15/3). Dengan demikian, telah terjadi kenaikan 21 kasus sebelumnya 96 per Sabtu (14/3). Adapun sebaran penambahan kasus yang terjangkit virus asal Wuhan, Tiongkok itu sebanyak 19 terjadi di Jakarta dan 2 lainnya di Jawa Tengah

Dari 117 orang, sudah ada lima orang yang meninggal dunia, dan delapan orang telah dinyatakan sembuh. Seluruh kasus itu, tersebar di Jakarta, Tangerang, Bandung, Solo, Yogyakarta, Bali, Manado, Pontianak. (Pon)

Kredit : ponco

Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH