KPK Belum Juga Temukan Nurhadi Usai Obok-obok Dua Lokasi di Jakarta Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. Foto: ANTARA

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memburu mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi. Dalam memburu buronan atas kasus dugaan suap dan gratifikasi pengurusan perkara di MA itu, KPK menggeledah dua lokasi di Jakarta, pada Kamis (5/3) hari ini.

"Hari ini penyidik kembali melakukan penggeledahan di dua tempat, di sesuai dengan alamat yang di praperadilannya saat itu yaitu di Hang Lekir dan di Patal Senayan," kata Plt Juru bicara KPK Ali Fikri di gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Kamis (5/3).

Baca Juga:

Adik Ipar Nurhadi Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Namun, kata Ali, dari penggeledahan di dua lokasi tersebut pihaknya tidak menemukan Nurhadi dan dua buronan lainnya yakni menantu Nurhadi, Rezky Herbiono, dan Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (PT MIT) Hiendra Soenjoto.

"Kemudian tidak menemukan hari ini tersangka atau belum menemukan keberadaan daripada DPO yang sedang kita cari," ujar Ali.

Meski demikian, Ali menegaskan, pihaknya akan terus mencari keberadaan Nurhadi Dkk. Berdasarkan informasi yang telah dikumpulkan oleh penyidik KPK.

"Tentu ini terus menerus dilakulan oleh teman-teman penyidik menindaklanjuti informasi yang ada atau data yang dimiliki teman-teman penyidik terkait dengan baik itu alamat yang ada atau tempat-tempat yang ada untuk dilakukan penggeledahan lebih lanjut," pungkasnya.

Buronan KPK Nurhadi kini keberadaannya masih misterius (Foto: antaranews)
Buronan KPK Nurhadi kini keberadaannya masih misterius (Foto: antaranews)

Sebelumnya, tim penyidik KPK telah melakukan penggeledahan di kantor hukum milik Rahmat Santoso di Surabaya pada (25/2) lalu, dan dilanjutkan penggeledahan di hari berikutnya di kediaman adik ipar Nurhadi di Tulungagung dan Surabaya pada (26/2).

Selain itu pada tanggal (28/2), tim penyidik KPK kembali melakukan penggeledahan, kala itu dilakukan di kantor salah satu tersangka, PT Multicon Indrajaya Terminal, Jakarta Selatan.

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan tiga tersangka. Ketiganya yakni Nurhadi, serta mrnantunya Rezky Herbiyono dan Hiendra Soenjoto.

Baca Juga:

KPK Dalami Aliran Duit Suap dan Gratifikasi Nurhadi Lewat Adik Iparnya

Nurhadi dijerat sebagai tersangka karena yang bersangkutan melalui Rezky Herbiono, diduga telah menerima suap dan gratifikasi senilai Rp46 miliar.

Tercatat ada tiga perkara sumber suap dan gratifikasi Nurhadi, pertama perkara perdata PT MIT vs PT Kawasan Berikat Nusantara, kedua sengketa saham di PT MIT, dan ketiga gratifikasi terkait dengan sejumlah perkara di pengadilan.

Diketahui Rezky selaku menantu Nurhadi diduga menerima sembilan lembar cek atas nama PT MIT dari Direkut PT MIT Hiendra Soenjoto untuk mengurus perkara itu. Cek itu diterima saat mengurus perkara PT MIT vs PT KBN.

Ketiganya kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) lantaran kerap mangkir saat dipanggil baik sebagai saksi maupun tersangka. Meski demikian, ketiganya tengah mengajukan gugatan praperadilan di PN Jakarta Selatan. (Pon)

Baca Juga:

KPK Periksa Advokat Rahmat Santoso Terkait Kasus Suap dan Gratifikasi Nurhadi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
RSPI Sulianti Saroso Isolasi 9 Orang, 2 Dipastikan Positif Corona
Indonesia
RSPI Sulianti Saroso Isolasi 9 Orang, 2 Dipastikan Positif Corona

Syahril belum bisa memastikan tujuh orang yang masuk pengawasan itu bakal negatif Corona

Jadi Satu-satunya Partai di Luar Pemerintahan, PKS Minta Dukungan Masyarakat
Indonesia
Nilai Tukar Rupiah Terdongkrak Naiknya Harga Minyak Dunia
Indonesia
Nilai Tukar Rupiah Terdongkrak Naiknya Harga Minyak Dunia

Penularan COVID-19 masih menunjukkan peningkatan di seluruh dunia

Ini Dia 10 PNS Pemprov DKI yang Lolos Tahap Wawancara Calon Sekda DKI
Indonesia
Ini Dia 10 PNS Pemprov DKI yang Lolos Tahap Wawancara Calon Sekda DKI

Saat ini, jabatan Sekda sementara diisi Asisten Perekonomian dan Keuangan Setda DKI Sri Haryati

Sikap Diam Anies Tanggapi Isu Miring Dinilai Tepat
Indonesia
Sikap Diam Anies Tanggapi Isu Miring Dinilai Tepat

Untuk menghadapi isu-isu yang dilancarkan pihak yang tidak suka kepada Anies Baswedan, maka tidak perlu dengan menanggapinya

Banyak Diminati Perusahaan, Pemprov DKI Buka Pelatihan Ngelas
Indonesia
Banyak Diminati Perusahaan, Pemprov DKI Buka Pelatihan Ngelas

Kegiatan ini diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Disnakertrans) bekerja sama dengan Baznas Bazis DKI Jakarta.

 Ketua DPD Minta OJK Buka Hotline Pengaduan Stimulus Ekonomi Terkait COVID-19
Indonesia
Ketua DPD Minta OJK Buka Hotline Pengaduan Stimulus Ekonomi Terkait COVID-19

“Sektor usaha selain yang ada di POJK sebenarnya bisa juga diajukan, asal dengan self-assessment dari bank, bahwa usaha tersebut memang terdampak COVID-19,” ujarnya.

Polisi Andalkan Anjing Endus Pemilik Pisau Pembunuh Editor Metro TV
Indonesia
Polisi Andalkan Anjing Endus Pemilik Pisau Pembunuh Editor Metro TV

Pihak kepolisian menyatakan wartawan Metro TV Yodi Prabowo tewas dengan dua luka tusukan di leher dan dada.

 Tim Pengacara Puji Dua Pelaku Penyerangan Novel Sebagai Sosok Gentleman
Indonesia
Tim Pengacara Puji Dua Pelaku Penyerangan Novel Sebagai Sosok Gentleman

"Faktanya kan di sini anggota kita kan sudah gentleman mengakui kesalahannya. Dia tidak sungkan-sungkan, tidak segan-segan menyampaikan bahwa dia menyerahkan diri," kata Eddy

Update COVID-19 Jumat (11/9) 210.940 Positif, 150.217 Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 Jumat (11/9) 210.940 Positif, 150.217 Sembuh

Penambahan itu menyebabkan jumlah kasus COVID-19 di Indonesia kini mencapai 210.940 orang, terhitung sejak kasus pertama pada 2 Maret 2020.