KPK Beberkan Alasan Nanang Farid Syam Mengundurkan Diri Plt. Juru Bicara KPK Ali Fikri. ANTARA/KPK

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan alasan Penasihat Wadah Pegawai (WP) KPK Nanang Farid Syam mengundurkan diri.

"Informasi yang kami terima karena akan membuka usaha mandiri," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Jumat (13/11).

Ali mengatakan, KPK menghargai keputusan Nanang tersebut.

Baca Juga:

Pegawai Senior KPK Kembali Mengundurkan Diri

KPK berharap agar Nanang tetap berada di koridor pemberantasan korupsi kala dirinya tak lagi bekerja di lembaga antirasuah.

"Harapan kami agar Mas Nanang Farid Syam tetap berada di KPK bersama para pegawai lainnya berjuang memberantas korupsi," kata Ali.

Gedung Merah Putih KPK (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Gedung Merah Putih KPK (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Diketahui, Nanang telah mengajukan pengunduran diri dari KPK. Ia akan bertugas terakhir kali pada 16 Desember 2020 mendatang.

Nanang mengaku juga telah menghadap atasanyanya, Direktur Pembinaan Jaringan dan Kerja Sama antar-Komisi dan Instansi (PJKAKI) KPK Sujanarko untuk menyampaikan pengunduran diri tersebut.

Ia juga tak memungkiri, salah satu alasan pengunduran dirinya lantaran akibat direvisinya UU KPK. (Pon)

Baca Juga:

Penyebab Banyak Pegawai KPK Mengundurkan Diri Versi Novel Baswedan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Perbandingan Kerumunan Rizieq Vs Jokowi Versi Praktisi Hukum
Indonesia
Perbandingan Kerumunan Rizieq Vs Jokowi Versi Praktisi Hukum

Massa yang berkerumum pada saat Presiden Jokowi melintas di sepanjang jalan menuju ke Bendungan Napun Gete, adalah massa spontan

Kapolres Jakarta Pusat Tak Segan Hajar Preman yang Bikin Resah Warga
Indonesia
Kapolres Jakarta Pusat Tak Segan Hajar Preman yang Bikin Resah Warga

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Hengki Haryadi mengatakan, pihaknya akan menghajar preman-preman yang bikin warga ketakutan dan resah

Tol Palembang-Lampung Banyak Dikeluhkan Pengguna
Indonesia
Tol Palembang-Lampung Banyak Dikeluhkan Pengguna

Pengguna jalan tol Palembang-Lampung mengeluhkan kondisi jalan bergelombang dan banyak terdapat lubang.

Bupati Bogor Murka Petugas Puskemas Asyik Karokean dan tak Pedulikan Pasien
Indonesia
Bupati Bogor Murka Petugas Puskemas Asyik Karokean dan tak Pedulikan Pasien

Kelakuan petugas Pukesmas Situ Udik, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, yang asyik karokean dan tidak memperdulkan pasien yang ingin berobat membuat Bupati Bogor, Ade Yasin murka.

Wagub DKI Minta Pemerintah Pusat dan Daerah Bantu Penanganan Banjir
Indonesia
Wagub DKI Minta Pemerintah Pusat dan Daerah Bantu Penanganan Banjir

"Tidak hanya Jakarta, Bogor, bahkan Depok, Tangerang, dan sampai Cianjur itu kita kerja sama," kata Riza

Empat Pekerjaan Rumah Pemerintah Capai Swasembada Migas
Indonesia
Empat Pekerjaan Rumah Pemerintah Capai Swasembada Migas

Tanpa kesungguhan dan komitmen kuat, mustahil niat tersebut akan terwujud

DPRD dan Pemprov DKI Kembali Bahas APBD-P 2020 di Puncak
Indonesia
DPRD dan Pemprov DKI Kembali Bahas APBD-P 2020 di Puncak

DPRD DKI Jakarta bersama Pemprov kembali menggelar rapat pembahasan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2020 di Puncak Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Pemkot Bandung Genjot Vaksinasi COVID-19 Kepada Guru
Indonesia
Pemkot Bandung Genjot Vaksinasi COVID-19 Kepada Guru

Pemerintah Kota Bandung menggelar sejumlah program vaksinasi COVID-19 bagi guru dan tenaga pendidik.

Novel Baswedan Duga TWK Alat Untuk Menyingkirkan 75 Pegawai Terbaik KPK
Indonesia
Novel Baswedan Duga TWK Alat Untuk Menyingkirkan 75 Pegawai Terbaik KPK

"Penjelasan yang akan saya sampaikan ini bukan hanya soal lulus atau tidak lulus tes, tapi memang penggunaan TWK untuk menyeleksi pegawai KPK adalah tindakan yang keliru," kata Novel dalam keterangan tertulisnya, Selasa (11/5).