KPK Bantu Usut Kasus 56 Desa Fiktif di Kabupaten Konawe Sultra Wakil Ketua KPK Laode M Syarif berbicara kepada awak media. (MP/Ponco Sulaksono)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan membantu mengusut kasus dugaan skandal anggaran terkait 56 desa fiktif di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra).‎

Wakil Ketua KPK, Laode M. Syarif memastikan pihaknya akan turun tangan membantu Polda Sultra yang tengah mengusut kasus tersebut.

Baca Juga

KPK Pasrah Polisi 'Tutup' Kasus Perusakan Buku Merah

"KPK hanya membantu penyelesaian dan memastikan kasus itu diselesaikan dengan baik sampai berkekuatan hukum tetap," kata Laode saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (5/11).

Berdasarkan informasi, pemerintah Kabupaten Konawe diduga memanipulasi data penerima dana desa. Sebab 56 desa fiktif tersebut belum ditetapkan dalam Perda, tetapi menerima dana desa.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: kpk.go.id)
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: kpk.go.id)

Sebelumnya Polda Sultra meminta pendampingan dari tim KPK dan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri untuk mengusut kasus tersebut.

"Kami minta pendampingan dan supervisi dari KPK dan Bareskrim Polri. Jadi kami yang menangani kasusnya, dan yang backup itu KPK dan Bareskrim," kata Kapolda Sultra Brigjen Iriyanto.

Baca Juga

Klarifikasi Polisi Soal Hilangnya Nama Tito Karnavian di 'Buku Merah'

Selain meminta pendampingan dan supervisi dari KPK dan Bareskrim Mabes Polri, Polda Sultra juga meminta secara khusus pada KPK untuk mengaudit. Surat permintaannya, tekan Iriyanto, juga sudah dikirim ke KPK. (Pon)

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
RS Darurat Wisma Atlet Rawat 411 Pasien COVID-19
Indonesia
RS Darurat Wisma Atlet Rawat 411 Pasien COVID-19

PDP 230 orang dan ODP 89 orang

Iduladha 1441 Hijriah Jatuh Pada 31 Juli 2020
Indonesia
Iduladha 1441 Hijriah Jatuh Pada 31 Juli 2020

Sidang juga diikuti sejumlah unsur melalui aplikasi daring

Dokter Meninggal COVID-19 Terus Bertambah, IDI Singgung Keberadaan OTG
Indonesia
Dokter Meninggal COVID-19 Terus Bertambah, IDI Singgung Keberadaan OTG

Tim Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) mengumumkan total tenaga medis yang wafat akibat terinfeksi COVID-19 sejak Maret hingga Oktober 2020 mencapai 161 orang.

DKI Jakarta Masih Jadi Provinsi dengan Kasus Penambahan Tertinggi COVID-19
Indonesia
DKI Jakarta Masih Jadi Provinsi dengan Kasus Penambahan Tertinggi COVID-19

DKI Jakarta menjadi provinsi dengan penambahan kasus paling tinggi sebanyak 608 kasus, disusul Jawa Timur sebanyak 341 kasus baru per hari ini

PKS: Tiongkok Jangan Usik Kedaulatan Indonesia
Indonesia
PKS: Tiongkok Jangan Usik Kedaulatan Indonesia

"Namun, kalau China cari masalah yang mengusik kedaulatan negara, kita akan jawab dengan tegas dengan seluruh cara, sarana, dan sumberdaya 'at all cost'," pungkasnya

Erick Thohir Ajak Putra-Putri Terbaik Bangsa Jadi Volunter Perangi Corona
Indonesia
Erick Thohir Ajak Putra-Putri Terbaik Bangsa Jadi Volunter Perangi Corona

Indonesia mampu mengatasi agar aktivitas masyarakat kembali normal

Tuai Kritik, Pemprov DKI Tiadakan CFD Sudirman-Thamrin Pekan Depan
Indonesia
Tuai Kritik, Pemprov DKI Tiadakan CFD Sudirman-Thamrin Pekan Depan

"Benar, HBKB Sudirman-Thamrin ditiadakan," kata Syafrin

[HOAKS ATAU FAKTA]: Mulai 1 Oktober Nusa Ekspres Rute Cilacap-Tegal Beroperasi
Indonesia
[HOAKS ATAU FAKTA]: Mulai 1 Oktober Nusa Ekspres Rute Cilacap-Tegal Beroperasi

Beredar unggahan sebuah foto tentang kereta api bernama Nusa Ekspres Cilacap-Tegal yang beroperasi mulai 1 Oktober 2020.

Senam Pagi Penghuni Rumah Singgah Karantina Covid-19
Foto
Senam Pagi Penghuni Rumah Singgah Karantina Covid-19

Tenaga medis, relawan dan pasien COVID-19 mengikuti kegiatan senam pagi di Rumah Singgah Karantina COVID-19, Kabupaten Tangerang, Banten

KPK Dalami Aliran Uang untuk Nurhadi Lewat Pengusaha David Muliono
Indonesia
KPK Dalami Aliran Uang untuk Nurhadi Lewat Pengusaha David Muliono

Penyidik mendalami aliran uang yang diduga mengalir untuk Nurhadi.