KPK Bakal Ungkap Sosok Tersangka Baru Kasus e-KTP, Siapa Dia? Wakil Ketua KPK Alexander Marwata (ANTARA FOTO/Reno Esnir)

MerahPutih.Com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengembangkan kasus dugaan korupsi proyek e-KTP. Lembaga antirasuah disebut telah menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi yang ditaksir merugikan negara Rp2,3 triliun ini.

Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata menyebut tersangka baru itu berasal dari unsur birokrat dan swasta.

Baca Juga: Pimpinan KPK Pastikan Ada Tersangka Baru Kasus e-KTP

"Ada birokrasi dan ada swasta," kata di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (31/7).

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata sampaikan ada tersangka baru dalam korupsi e-KTP
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata (kanan) bersama Juru Bicara KPK Febri Diansyah (kiri). (ANTARA FOTO/Reno Esnir)

Beredar informasi terdapat dua orang yang menyandang status tersangka baru dari pengembangan megakorupsi ini. Dikonfirmasi mengenai hal ini, Alex menyebut terdapat empat orang yang ditetapkan sebagai tersangka baru.

"Kalau tidak salah malah ada empat (yang ditetapkan tersangka) ya," ujar Alex.

Namun, Alex masih enggan mengungkap identitas para pihak yang telah menyandang status tersangka. Alex berjanji akan menyampaikan pengembangan penanganan perkara korupsi yang telah menjerat eka Ketua DPR Setya Novanto itu melalui konferensi pers.

"Saatnya nanti pasti akan kita umumkan lah itu," pungkas Alex.

Baca Juga: KPK Garap Eks Menteri SBY Terkait Kasus Korupsi e-KTP

Terkait korupsi e-KTP, KPK telah menjerat delapan orang sebagai tersangka. Delapan orang yang sudah dijerat KPK, yakni, dua pejabat Kemdagri, Irman, dan Sugiharto; bos Quadra Solution Anang Sugiana Sudihardjo; pengusaha pengatur tender proyek e-KTP, Andi Agustinus alias Andi Narogong, Markus Nari.

Selain itu juga mantan Ketua DPR sekaligus mantan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto dan keponakannya Irvanto Hendra Pambudi Cahyo, serta pengusaha Made Oka Masagung.

Saat ini, tinggal Markus Nari yang masih dalam proses penyidikan KPK, sementara tujuh orang lainnya sudah divonis bersalah dan sedang menjalani masa hukuman.(Pon)

Baca Juga: Politikus Golkar Markus Nari Segera Jalani Sidang Perdana Kasus e-KTP

Kredit : ponco


Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH