KPK Bakal Tahan Tersangka Korupsi LNG Pertamina Akhir Tahun Ini Gedung KPK. (Foto: MP/Dicke Pasetia)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan segera melakukan upaya paksa penahanan terhadap tersangka kasus korupsi pengadaan gas alam cair (liquefied natural gas/LNG) di PT Pertamina (Persero).

"Pada saatnya keenam tersangka akan upaya paksa mudah-mudahan sebelum tahun ini (2022) berakhir," kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto di gedung KPK, Jakarta, Senin (5/12).

Apalagi, kata Karyoto, mengingat waktu pencekalan ke luar negeri terhadap para pihak terkait perkara ini akan habis pada 8 Desember 2022 mendatang.

Baca Juga:

KPK Tahan Eks Wapres PT Wasco Terkait Kasus Korupsi Jalan di Bengkalis

Karyoto menyatakan, koordinasi antara lembaga antirasuah dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) makin intens, guna mengusut nilai kerugian negara dalam perkara ini.

Sebelumnya, KPK telah meminta Ditjen Imigrasi Kemenkumham, untuk mencegah empat orang ke luar negeri terkait perkara korupsi pengadaan gas alam cair di PT Pertamina.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, para pihak yang dicegah yakni mantan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Karen Agustiawan, Harri Karyulanto, Yenni Andyani, dan Dimas Mohamad Aulia.

Baca Juga:

KPK Usut Dugaan Keterlibatan Perwira Polri Lain di Kasus Suap AKBP Bambang Kayun

Dalam perkara ini, KPK sempat mendalami soal proses transaksi jual beli pengadaan LNG di Pertamina tahun 2011-2021 saat memeriksa mantan Direktur Utama PT Pertamina Dwi Soejipto.

Diketahui, KPK sempat melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi terkait dugaan korupsi pengadaan LNG di PT Pertamina (Persero) tahun 2011-2021. (Pon)

Baca Juga:

KPK Kembali Panggil Eks KSAU Agus Supriatna di Sidang Kasus Helikopter AW-101

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Megawati Sudah Kantongi Nama Capres, Pengumuman Tunggu Momentum Tepat
Indonesia
Megawati Sudah Kantongi Nama Capres, Pengumuman Tunggu Momentum Tepat

"Mbak Puan sendiri sudah menyatakan nama calon itu sudah ada di kantongnya ibu Mega. Nah, tinggal tunggu momentum tepat," tutur Hasto

Chuck Putranto Dituntut 2 Tahun Penjara
Indonesia
Chuck Putranto Dituntut 2 Tahun Penjara

“Menjatuhkan pidana penjara kepada Terdakwa Chuck Putranto selama dua tahun penjara dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan,” ujar Jaksa

Awal Ramadan 1443 Hijriah Berpotensi Berbeda, Kemenag: Tunggu Sidang Isbat
Indonesia
Awal Ramadan 1443 Hijriah Berpotensi Berbeda, Kemenag: Tunggu Sidang Isbat

“Kita tunggu hasil Sidang Isbat,” kata Adib dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (31/3).

Perombakan Kabinet Dinilai Tidak Akan Pengaruhi Konstelasi Politik
Indonesia
Perombakan Kabinet Dinilai Tidak Akan Pengaruhi Konstelasi Politik

Isu perombakan menguat setelah Presiden Jokowi bertemu dengan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh .

Ide Pj DKI 1 Kurangi Putaran Balik Dianggap Tepat Atasi Kemacetan
Indonesia
Ide Pj DKI 1 Kurangi Putaran Balik Dianggap Tepat Atasi Kemacetan

Langkah Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi mengurangi kemacetan di Jakarta mulai dilakukan.

Andika Perkasa Masuk Radar Capres NasDem
Indonesia
Andika Perkasa Masuk Radar Capres NasDem

Partai Nasdem akan menggelar Rakernas pada 15 hingga 17 Juni 2022 mendatang di Jakarta.

Kerja Politik Puan: Menangkan Ganjar di Jateng Sampai Dapat Apresiasi di DPR
Indonesia
Kerja Politik Puan: Menangkan Ganjar di Jateng Sampai Dapat Apresiasi di DPR

Saat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mencalonkan diri menjadi gubernur yang terpilih sebagai Ketua Tim Pemenangan adalah Puan Maharani.

Elektabilitas Dekati Prabowo, Anies dan Ganjar Justru Dinilai Hadapi Kendala Maju ke Pilpres
Indonesia
Elektabilitas Dekati Prabowo, Anies dan Ganjar Justru Dinilai Hadapi Kendala Maju ke Pilpres

Lembaga survei kembali merilis hasil temuan terbarunya terkait peta Pemilu 2024.

DPR Dorong BPJS Ketenagakerjaan Tingkatkan Kepesertaan Tenaga Honorer
Indonesia
DPR Dorong BPJS Ketenagakerjaan Tingkatkan Kepesertaan Tenaga Honorer

Mufidah meminta BPJS Ketenagakerjaan dapat meningkatkan kepesertaan tenaga kerja honorer guna mewujudkan perlindungan.

KRL Jabodetabek Anulir Aturan Semua Kursi Penumpang Boleh Diisi
Indonesia
KRL Jabodetabek Anulir Aturan Semua Kursi Penumpang Boleh Diisi

KAI Commuter tak mau mengambil risiko jadi kluster penyebaran COVID-19