KPK Amankan Dokumen Terkait Kasus Bansos dari Rumah Dirjen Linjamsos Kemensos Logo KPK. (Antara/Benardy Ferdiansyah)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah dokumen hasil penggeledahan di rumah Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial (Dirjen Linjamsos) Kementerian Sosial (Kemensos) Pepen Nazaruddin pada Rabu (13/1).

Dokumen tersebut diyakini memiliki keterkaitan dengan kasus dugaan suap bansos COVID-19 untuk wilayah Jabodetabek yang menjerat bekas Menteri Sosial Juliari Peter Batubara sebagai tersangka.

"Dari rumah yang bersangkutan tersebut, ditemukan dan diamankan berbagai dokumen yang terkait dengan perkara," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (14/1).

Baca Juga:

KPK Geledah Rumah Dinas Wali Kota Batu

Pada hari penggeledahan berlangsung, KPK memeriksa Pepen dalam kapasitas sebagai saksi guna melengkapi berkas penyidikan tersangka Ardian Iskandar Maddanatja selaku pihak swasta.

Dalam pemeriksaan tersebut, Ali mengungkapkan, tim penyidik menelusuri proses penentuan rekanan pelaksana proyek distribusi bansos COVID-19 di wilayah Jabodetabek tahun 2020.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. (Antara/Humas KPK)
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. (Antara/Humas KPK)

"Pepen Nazaruddin didalami pengetahuannya terkait proses dan tahapan dalam penentuan rekanan pelaksana proyek distribusi bansos di wilayah Jabodetabek tahun 2020 pada Kemensos RI," ujar Ali.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan Juliari P Batubara serta dua Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono sebagai tersangka. Ketiganya diduga sebagai pihak penerima suap.

Baca Juga:

Usut Kasus Bansos, KPK Isyaratkan Periksa Legislator PDIP Ihsan Yunus

KPK juga menetapkan dua pihak swasta sebagai tersangka yakni Ardian IM dan Harry Sidabuke yang diduga sebagai pemberi suap.

Juliari bersama Adi dan Matheus diduga menerima suap senilai sekitar Rp17 miliar dari Ardian dan Harry selaku rekanan Kemensos dalam pengadaan paket bansos untuk wilayah Jabodetabek tahun 2020. (Pon)

Baca Juga:

Kasus Suap Benur, KPK Periksa Dirjen Perikanan Budidaya KKP

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Anies Disarankan Terapkan 'Lockdown' Tingkat RW Pasca Lebaran
Indonesia
Anies Disarankan Terapkan 'Lockdown' Tingkat RW Pasca Lebaran

Karantina terbatas di suatu wilayah kecil akan secara otomatis mengisolasi para pemudik

Banjir Bandang Luwu Utara tidak Terkait Aktivitas Gempa
Indonesia
Banjir Bandang Luwu Utara tidak Terkait Aktivitas Gempa

Sebelum banjir Luwu Utara, terjadi empat kali gempa berkala di Luwu Utara

Satu Pekan PSBB Jakarta, Penumpang KRL Cuma Turun 21 Persen
Indonesia
Satu Pekan PSBB Jakarta, Penumpang KRL Cuma Turun 21 Persen

Selama PSBB jilid 2 ini,PT KCI menjalankan 933 perjalanan KRL per hari dari sebelumnya 975 perjalanan tiap harinya.

Rayakan Natal, Umat Kristiani Diminta Tak Datang dan Adakan Open House
Indonesia
Rayakan Natal, Umat Kristiani Diminta Tak Datang dan Adakan Open House

PGI mengimbau jemaat atau umat Kristen menghindari penyelenggaraan open house atau gelar griya ketika merayakan Natal di tengah pandemi COVID-19

Masih Diproses Kemendagri, Pelantikan Orient P. Riwu Ditunda
Indonesia
Masih Diproses Kemendagri, Pelantikan Orient P. Riwu Ditunda

Pelantikan bupati dan wakil bupati pada tahap pertama yang akan digelar pada Jumat, 26 Februari ini hanya untuk lima kabupaten.

3 Orang Meninggal Ditembak di Cafe, PSBB Jakarta Lemah Penindakan
Indonesia
3 Orang Meninggal Ditembak di Cafe, PSBB Jakarta Lemah Penindakan

Terjadi penembakan oleh Bripka CS pada Kamis (25/2) dini hari di Kafe Raja Murah (RM) Cengkareng. Dalam peristiwa tersebut tiga orang meninggal dunia.

40 Sampel DNA Keluarga Korban Sriwijaya Air Diterima Tim DVI Polri
Indonesia
40 Sampel DNA Keluarga Korban Sriwijaya Air Diterima Tim DVI Polri

"Dapat kami sampaikan sampai jam 09.00 pagi tim DVI telah mendapat 40 sampel DNA," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono

Sudah Daftar Kartu Prakerja? Semoga Beruntung Mulai Besok Sering-Sering Cek HP!
Indonesia
Sudah Daftar Kartu Prakerja? Semoga Beruntung Mulai Besok Sering-Sering Cek HP!

Pelatihan kartu PraKerja hangus kalau 30 hari tidak digunakan.

Tingkatkan Pengendalian Gratifikasi, KPK Minta Instansi Sampaikan Rencana Kerja
Indonesia
Tingkatkan Pengendalian Gratifikasi, KPK Minta Instansi Sampaikan Rencana Kerja

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta instansi untuk segera menyampaikan rencana kerja Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) tahun 2021.

Dua Pasien COVID-19 di RS Darurat Wisma Atlet Meninggal Dunia
Indonesia
Dua Pasien COVID-19 di RS Darurat Wisma Atlet Meninggal Dunia

Per Senin pukul 08.00 WIB RS Darurat Wisma Atlet merawat 411 pasien