KPK Amankan Dokumen Penting dari Kantor Bupati Bandung Barat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan berbagai dokumen dari penggeledahan di tiga lokasi berbeda di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa (16/3). ANTARA FOTO/Novrian Arbi/N.

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung menggeledah kantor dan kediaman pribadi Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna dan satu rumah di Kabupaten Bandung Barat pada Selasa (16/3) kemarin.

Penggeledahan berkaitan dengan penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana Pandemi COVID-19 pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bandung Barat.

Baca Juga

KPK Geledah Kantor Bupati Bandung Barat

"Di tiga lokasi tersebut telah ditemukan dan diamankan berbagai bukti di antaranya dokumen-dokumen yang terkait dengan perkara dimaksud," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (17/3).

Ali mengatakan, barang bukti tersebut saat ini tengah diverifikasi. Nantinya bukti tersebut akan dijadikan bahan pembuktian dalam kasus ini di persidangan.

"Selanjutnya seluruh bukti akan dilakukan validasi dan verifikasi untuk dilakukan penyitaan guna melengkapi berkas perkara penyidikan," ujar Ali.

Gedung KPK. (Antara/Benardy Ferdiansyah)

KPK sebelumnya menyatakan tengah melakukan penyidikan terkait dugaan korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi COVID-19 pada Dinas Sosial Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat tahun 2020.

"KPK telah menaikkan ke tahap Penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana Pandemi COVID-19 pada Dinas Sosial Pemda Kabupaten Bandung Barat Tahun 2020," kata Ali Fikri dalam keterangannya, Selasa (16/3).

KPK diduga telah menetapkan seorang tersangka dalam penyidikan ini. Meski demikian, lembaga antirasuah belum bisa mengumumkannya ke publik.

"Uraian lengkap dari kasus ini dan pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka belum dapat kami sampaikan kepada publik secara terbuka," ujar Ali.

Ali mengatakan, pengumuman tersangka akan disampaikan saat tim penyidik KPK telah melakukan upaya paksa penangkapan atau penahanan para tersangka. Dia menyebut, saat ini tim penyidik KPK masih menyelesaikannya tugasnya lebih dahulu.

"KPK pastikan pada waktunya akan memberitahukan kepada masyarakat tentang konstruksi perkara, alat buktinya dan akan dijelaskan siapa yang telah di tetapkan sebagai tersangka beserta pasal sangkaannya," kata Ali. (Pon)

Baca Juga

KPK Sidik Dugaan Korupsi Pengadaan Barang Pandemi COVID-19 di Bandung Barat

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ini Kata Wagub Soal Ditemukan Pedagang Daging Anjing di Pasar Senen
Indonesia
Ini Kata Wagub Soal Ditemukan Pedagang Daging Anjing di Pasar Senen

Pemprov DKI Jakarta menyayangkan pedagang yang menjual daging anjing di Pasar Senen.

Artidjo Bagaikan Dewi Themis, dengan Mata Tertutup Menegakkan Timbangan yang Seimbang
Indonesia
Artidjo Bagaikan Dewi Themis, dengan Mata Tertutup Menegakkan Timbangan yang Seimbang

Sebagai hakim, Artidjo Alkostar meyakini ajaran Al-Qur'an bahwa di atas para hakim ada Ahkamul Hakimin, Allah SWT Yang Maha Adil

Polisi Ledakkan Bahan Peledak Terduga Teroris Bekasi di Lokasi
Indonesia
Polisi Ledakkan Bahan Peledak Terduga Teroris Bekasi di Lokasi

Polisi terpaksa meledakkan bahan peledak di rumah terduga teroris yang ditangkap Tim Detasemen Khusus 88 di Jalan Raya Cikarang-Cibarusah, Bekasi, Jawa Barat.

Megawati Jadi Orang Indonesia Pertama Peraih Order of Friendship dari Rusia
Indonesia
Megawati Jadi Orang Indonesia Pertama Peraih Order of Friendship dari Rusia

Yang mulia sangat dikenal dan dihormati di Rusia sebagai teman sejati yang memfasilitasi pengembangan proyek bersama di bidang strategis

Mahasiswa UNS Meninggal Usai Ikut Kegiatan Menwa, Polisi Periksa Enam Saksi
Indonesia
Mahasiswa UNS Meninggal Usai Ikut Kegiatan Menwa, Polisi Periksa Enam Saksi

Dari keterangan saksi, korban ini baru gabung Menwa sebagai junior. Dari hasil klarifikasi sementara, agenda ini dilaksanakan selama dua hari sejak Sabtu-Minggu (23-24/10).

TransJakarta Kembali Kecelakaan, Wagub DKI: Kami akan Evaluasi
Indonesia
TransJakarta Kembali Kecelakaan, Wagub DKI: Kami akan Evaluasi

"Nanti akan kami evaluasi lebih lengkap dan menyeluruh apa sesungguhnya masalah yang terjadi sehingga terjadi tabrakan," kata Riza

Asosiasi Pilot Anggap Tes PCR Calon Penumpang Pesawat Tak Perlu
Indonesia
Asosiasi Pilot Anggap Tes PCR Calon Penumpang Pesawat Tak Perlu

Ikatan Pilot Indonesia (IPI) meminta syarat tes polymerase chain reaction (PCR) bagi calon penumpang agar dikaji ulang.

Hotel dan Aset Fantastis Tersangka Kasus ASABRI Benny Tjokro Kembali Disita
Indonesia
Hotel dan Aset Fantastis Tersangka Kasus ASABRI Benny Tjokro Kembali Disita

6 tanah atau bangunan di Jateng itu disita setelah mendapatkan penetapan izin penyitaan dari Wakil Ketua Pengadilan Negeri Sukoharjo

Komisi II Belum Terima Hasil Konsolidasi Kemendagri-KPU Soal Jadwal Pemilu
Indonesia
Komisi II Belum Terima Hasil Konsolidasi Kemendagri-KPU Soal Jadwal Pemilu

Sekarang dibilang pemerintah sepakat, sepakat dengan siapa?

Sejumlah Pimpinan Perusahaan Jadi Tersangka karena Paksa Karyawan Ngantor
Indonesia
Sejumlah Pimpinan Perusahaan Jadi Tersangka karena Paksa Karyawan Ngantor

Polda Metro Jaya menindak dua perusahaan di luar sektor esensial dan kritikal yang melanggar PPKM Darurat.