KPK Amankan Dokumen dari Rumah Anak Legislator Nasdem KPK menunjukkan barang bukti hasil OTT Bupati Purbolinggo di gedung KPK, Jakarta, Selasa (31/8/2021) dini hari. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj.

MerahPutih.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah anak legislator Nasdem Hasan Aminuddin, Zulmi Noor Hasani, di Jalan Imam Bonjol, Kabupaten Probolinggo, Minggu (5/9).

Zulmi adalah anak dari Hasan dari istri yang pertama, dan anak sambung Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari. Zulmi dikabarkan akan maju Pilkada Kabupaten Probolinggo pada 2024.

Baca Juga

KPK Tahan 17 Tersangka Pemberi Suap Pada Bupati Probolinggo dan Politisi Nasdem

Selain itu, tim penyidik lembaga antirasuah turut menggeledah sebuah lokasi yang beralamat di Jalan Abdurahman Wahid, Probolinggo, Jawa Timur.

"Adapun lokasi dimaksud adalah rumah kediaman dari pihak-pihak yang terkait dengan perkara ini," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Senin (6/9).

Dari giat geledah di dua lokasi tersebut, tim penyidik KPK mengamankan barang bukti (BB) dokumen dan barang elektronik, yang berkaitan dengan kasus dugaan korupsi terkait pengadaan barang dan jasa di Pemkab Banjarnegara Tahun 2017-2018.

Jumpa pers kasus dugaan suap jual beli jabatan kades di lingkungan Pemkab Probolinggo Tahun 2021. ANTARA/HO-Humas KPK
Jumpa pers kasus dugaan suap jual beli jabatan kades di lingkungan Pemkab Probolinggo Tahun 2021. ANTARA/HO-Humas KPK

Ali mengatakan, barang bukti yang diamankan itu nantinya akan dianalisa oleh tim penyidik dan disita untuk melengkapi berkas perkara para tersangka.

"Dari kegiatan tersebut, tim penyidik menemukan dan mengamankan bukti, di antaranya berupa berbagai dokumen dan barang elektronik," ujar Ali.

Sebelumnya KPK telah menggeledah lima lokasi dalam perkara ini. Kelima lokasi yang digeledah penyidik KPK itu di antaranya rumah pribadi Bupati Probolinggo, rumah dinas Bupati Probolinggo, Kantor Bupati Probolinggo, Kantor Camat Krejengan, dan Kantor Camat Paiton.

Dari kegiatan itu, tim penyidik KPK berhasil mengamankan sejumlah dokumen, bukti elektronik, dan sejumlah uang. KPK total menetapkan 22 orang sebagai tersangka kasus dugaan suap jual beli jabatan kepala desa (kades) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo Tahun 2021.

Sebagai penerima, yakni Bupati Probolinggo periode 2013-2018 dan 2019-2024 Puput Tantriana Sari (PTS) dan suaminya anggota DPR RI periode 2014-2019 dan 2019-2024 dan pernah menjabat sebagai Bupati Probolinggo 2003-2008 dan 2008-2013 Hasan Aminuddin (HA).

Kemudian, Doddy Kurniawan (DK), aparatur sipil negara (ASN)/Camat Krejengan, Kabupaten Probolinggo, dan Muhammad Ridwan selaku ASN/Camat Paiton, Kabupaten Probolinggo.

Sementara 18 orang sebagai pemberi merupakan ASN Pemkab Probolinggo, yaitu Sumarto (SO), Ali Wafa (AW), Mawardi (MW), Mashudi (MU), Maliha (MI), Mohammad Bambang (MB), Masruhen (MH), Abdul Wafi (AW), Kho'im (KO).

Selanjutnya, Akhmad Saifullah (AS), Jaelani (JL), Uhar (UR), Nurul Hadi (NH), Nuruh Huda (NUH), Hasan (HS), Sahir (SR), Sugito (SO), dan Samsudin (SD). (Pon)

Baca Juga

KPK Amankan Dokumen dan Uang Usai Geledah Rumah Bupati Probolinggo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
DPD Mulai Usut PCR, UU Cipta Kerja dan BLBI Lewat Pansus
Indonesia
DPD Mulai Usut PCR, UU Cipta Kerja dan BLBI Lewat Pansus

Pembentukan 3 Pansus disepakati pada Sidang Paripurna ke-6 DPD RI tanggal 16 Desember 2021.

Ribuan Konten Pinjaman Online Ilegal Diblokir Karena Langgar Aturan
Indonesia
Ribuan Konten Pinjaman Online Ilegal Diblokir Karena Langgar Aturan

Kemenkominfo tidak komproni terkait pelanggaran-pelanggaran financial

Peringatan Asia Afrika di Bandung Kembali Meriah Setelah 2 Tahun Senyap
Indonesia
Peringatan Asia Afrika di Bandung Kembali Meriah Setelah 2 Tahun Senyap

KAA kali ini diagendakan sejumlah rangkaian kegiatan dari April - Juni 2022, diantaranya Peluncuran Perangko Edisi Khusus Peringatan 67 Tahun KAA, "Asian-African Friendship Day: International Students Gathering", serta event tahunan lomba edukasi sejarah "Bandung Historical Study Games".

Pastikan Gaji ASN Tak Dipotong, Anies: Jangan Ditakutin Lagi
Indonesia
Pastikan Gaji ASN Tak Dipotong, Anies: Jangan Ditakutin Lagi

Pemprov DKI Jakarta saat ini tengah membahas alokasi anggaran dalam APBD DKI untuk penanganan COVID-19 di masa darurat virus corona.

Legislator Ini Perkirakan Surpres Calon Panglima TNI Keluar Setelah PON Papua
Indonesia
Legislator Ini Perkirakan Surpres Calon Panglima TNI Keluar Setelah PON Papua

DPR RI melaksanakan reses pada tanggal 8 Oktober sampai 7 November

Kompolnas: Densus 88 Salah Satu Detasemen Antiteror Terbaik di Dunia
Indonesia
Kompolnas: Densus 88 Salah Satu Detasemen Antiteror Terbaik di Dunia

Kompolnas sebagai pengawasan fungsional Polri, termasuk Densus 88 di dalamnya, sangat mengapresiasi kinerja Densus 88 yang sangat efektif dan profesional

 Masyarakat Diimbau Jangan Kebablasan Sikapi Turunnya Angka Kasus COVID-19
Indonesia
Masyarakat Diimbau Jangan Kebablasan Sikapi Turunnya Angka Kasus COVID-19

PPKM memang fokus pada pengaturan mobilitas masyarakat

Pengamat Militer Susaningtyas Bantah Tuduh Agama Islam sebagai Embrio Terorisme
Indonesia
Pengamat Militer Susaningtyas Bantah Tuduh Agama Islam sebagai Embrio Terorisme

Pengajar di Universitas Pertahanan (Unhan) tersebut menuturkan, Islam adalah agama rahmatan lil alamin. Sehingga, ia tidak mungkin menuduh agama Islam sebagai embrio terorisme.

Pandangan Pengamat Politik soal Jokowi Larang Menteri Suarakan Penundaan Pemilu
Indonesia
Pandangan Pengamat Politik soal Jokowi Larang Menteri Suarakan Penundaan Pemilu

Emrus Sihombing mengatakan, larangan presiden itu sangat jelas dan konkrit, sekaligus menunjukkan kekecewaan Jokowi pada anak buahnya yang beberapa belakangan ini mewacanakan penundaan pemilu.

Survei Voxpol: Konflik Internal Reda, Demokrat Kembali ke Papan Tengah
Indonesia
Survei Voxpol: Konflik Internal Reda, Demokrat Kembali ke Papan Tengah

Partai oposisi lainnya juga masih berada di papan tengah yaitu PKS 5,3 persen