KPK Ajak MAKI Bongkar Sosok King Maker di Skandal Djoko Tjandra Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman. (Antara/Benardy Ferdiansyah)

MerahPutih.com - Koordinator Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman kembali mendatangi Gedung KPK, Jakarta, Jumat (18/9) kemarin. Boyamin mengaku kedatangannya atas undangan dari KPK untuk menjelaskan secara detail berkas dokumen yang telah diserahkannya kepada KPK sebagai data tambahan terkait skandal Djoko Tjandra.

"Saya tadi (kemarin) diskusi, saya diundang lewat email oleh KPK. Jadi saya menjelaskan berkas yang saya bawa kemarin, antara lain ada 10 halaman penting dari total 200 halaman. Kalau dokumen saya sampah, saya rasa tidak mungkin KPK undang," kata Boyamin di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Jumat (18/9).

Baca Juga

MAKI Serahkan Bukti Dugaan Gratifikasi Jaksa Pinangki ke Kejagung

Boyamin mempertanyakan langkah Kejaksaan yang terkesan terburu-buru melimpahkan berkas perkara dugaan suap, pencucian uang dan pemufakatan jahat yang menjerat Jaksa Pinangki Sirna Malasari ke Pengadilan Tipikor Jakarta.

Boyamin menduga langkah terburu-buru itu dilakukan untuk menutupi pihak lain yang terlibat dalam skandal Djoko Tjandra. Pihak tersebut nampaknya lebih lebih besar, dan lebih tinggi jabatannya dibanding Pinangki.

"Pelimpahan ini semata mata melokalisir kasus berakhir hanya di Pinangki saja. Harapan saya KPK minggu depan akan supervisi lagi bersama Bareskrim dan Kejagung, kalau tidak salah hari Senin, jadi komplit lebih lengkap," ujarnya.

Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman. (Antara/Benardy Ferdiansyah)
Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman. (Antara/Benardy Ferdiansyah)

Bahkan, Boyamin menyebut terdapat sosok 'King Maker' yang belum 'disentuh' Kejaksaan. Menurutnya, King Maker merupakan pihak yang menggerakkan Pinangki dan teman dekatnya bernama Rahmat untuk menemui Djoko Tjandra di Malaysia. Tak hanya itu, Boyamin menyebut 'King Maker' merupakan pihak yang mengetahui proses pengurusan permintaan fatwa ke MA agar Djoko Tjandra terbebas dari eksekusi.

“Kemudian King maker ini mengetahui proses-proses itu. Tapi ketika Pinangki pecah kongsi dengan Anita (Anita Kolopaking, pengacara Joko Tjandra), seolah-olah yang mendapat rezeki hanya Anita, lalu King maker ini membatalkan dan membuyarkan semuanya, istilahnya 'kalau gue nggak Makan, ya lu mggak Makan'. Ini tugas KPK membongkar semua,” tegasnya.

Namun Boyamin tak menyebut secara gamblang sosok yang disebutnya 'King Maker'. Menurutnya hal tersebut merupakan tugas KPK dan aparat penegak hukum. Boyamin hanya menyebut 'King Maker' bisa seorang penegak hukum aktif atau yang telah pensiun atau bisa juga pihak lain.

Yang pasti, katanya, 'King Maker' merupakan pihak yang mengetahui, menggerakkan proses permintaan fatwa ke MA agar Djoko Tjandra tidak dieksekusi dan bahkan pihak yang menggagalkan langkah Anita Kolopaking mengajukan PK atas nama Djoko Tjandra.

"Setidaknya King Maker ini bisa membuat pergerakan awal, sampai membuyarkan di berikutnya. Ternyata Boyamin juga dimanfaatkan oleh king maker ini. Dia senang dan ketawa, ketika PK Anita bubar dan akhirnya ditolak karena Joko Tjandra tidak berani masuk," katanya.

Boyamin menuturkan, inisial-inisial yang telah diungkapkannya bisa siapa saja. Boyamin mengaku tak ingin terlalu jauh menuduh orang. Menurutnya, bukan kapasitas dirinya untuk mengungkap hal tersebut. Boyamin menyebut dirinya hanya detektif swasta yang memberi informasi ke penegak hukum untuk ditindaklanjuti.

Baca Juga

MAKI Minta KPK Dalami Keterlibatan Imigrasi Dalam Penerbitan Paspor Djoko Tjandra

Untuk itu, Boyamin meminta KPK mengambil alih skandal Djoko Tjandra untuk membongkar pihak lain yang terlibat. Setidaknya, kata Boyamin, KPK dapat membuka penyelidikan baru untuk mengusut "King Maker".

"Permintaan saya jelas. Ini harus diambil alih. Kalau tidak diambil alih, lakukan penyelidikan baru terhadap pihak lain, karena KPK bisa mengambil alih dari penegak hukum lain,” tutup Boyamin. (Pon)

Kredit : ponco


Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH