KPAI Prihatin Siswi Pembuat Konten Tiktok Palestina Dikeluarkan dari Sekolah Tangkapan layar Komisioner KPAI, Bidang Pendidikan, Retno Listyarti (Antaranews)

Merahputih.com - Dikeluarkannya siswi di Bengkulu berinisial MS dari sekolah buntut video yang diduga menghina Palestina mendapat perhatian dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Hal itu artinya, sekolah telah menghilangkan hak atas pendidikan dari siswi tersebut.

"KPAI tentu prihatin dengan dikeluarkannya MS pembuat konten TikTok yang diduga menghina Palestina, karena artinya MS sebagai peserta didik kehilangan hak atas pendidikannya padahal sudah berada di kelas akhir," ujar Komisioner KPai Bidang Pendidikan, Retno Listyarti dikutip Antara, Rabu (19/5).

Baca Juga:

DPRD Karanganyar Kritik Surat Edaran Penggalangan Dana untuk Palestina

KPAI meminta Dinas Pendidikan memenuhi hak atas pendidikan MS. Karena, dikhawatirkan setelah viral kasus video TikTok tersebut, maka banyak sekolah juga menolak mutasi MS.

Retno mendapat informasi bahwa siswi itu sudah berusia 19 tahun dan sudah bukan masuk usia anak yang menjadi kewenangan dari KPAI, yaitu sampai usia 18 tahun.

Ilustrasi (Foto: Antara)

Karena soal usia masih simpang siur, maka KPAI akan menelusuri kebenarannya. Jika masih dalam usia anak, maka KPAI akan menangani kasus itu.

Namun, dia tetap mendorong agar siswi itu menerima konseling agar tidak mengulangi perbuatannya dan tidak dikeluarkan dari sekolah. Dia menyoroti bahwa siswi tersebut telah meminta maaf dan menyesali perbuatannya, jadi seharusnya patut diberi kesempatan untuk memperbaiki diri.

Baca Juga:

Kelompok Buruh Galang Dana untuk Perjuangan Palestina

Terkait kasus itu, Retno mengatakan KPAI akan melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Bengkulu untuk pemenuhan hak atas pendidikan MS.

"KPAI mendorong para orang tua untuk mengedukasi dan mengawasi anak-anaknya dalam menggunakan media sosial," ujarnya. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Survei Indobarometer: Tingkat Kepuasan Publik Terhadap Jokowi Terus Meningkat
Indonesia
Survei Indobarometer: Tingkat Kepuasan Publik Terhadap Jokowi Terus Meningkat

Di sisi lain, angka ketidakpuasan juga mengalami penaikan

Respons KPK Bakal Digugat MAKI Soal Kasus BLBI
Indonesia
Cawabup OKU yang Menang Lawan Kotak Kosong Segera Diadili Atas Korupsi Tanah Makam
Indonesia
Biar Bertahan, Ridwan Kamil Lelang 21 Produk Lokal Hasil Kolaborasi
Indonesia
Biar Bertahan, Ridwan Kamil Lelang 21 Produk Lokal Hasil Kolaborasi

Dana dari hasil lelang tersebut pun akan dikembalikan kepada pemilik merek sebagai modal usaha dan rencananya, produk kolaborasi itu rencananya akan diproduksi secara massal.

Gugat Jiwasraya ke Pengadilan, Nasabah Minta Dana Dikembalikan
Indonesia
Gugat Jiwasraya ke Pengadilan, Nasabah Minta Dana Dikembalikan

Para penggugat meminta majelis hakim menghukum Jiwasraya dan mengembalikan uang para nasabah.

Brazil Laporkan Rekor Penambahan 70.000 Lebih Kasus COVID-19 Harian
Dunia
Brazil Laporkan Rekor Penambahan 70.000 Lebih Kasus COVID-19 Harian

Brazil melaporkan rekor harian lebih dari 70.000 kasus baru COVID-19 pada Rabu (16/12).

Ketua KPK Yakinkan Anak Buahnya Menjadi ASN Tak Kurangi Independensi
Indonesia
Ketua KPK Yakinkan Anak Buahnya Menjadi ASN Tak Kurangi Independensi

Seluruh insan KPK, diberikan mandat dari rakyat

JK Tegaskan Konflik Papua Bisa Diselesaikan
Indonesia
JK Tegaskan Konflik Papua Bisa Diselesaikan

"Berbeda halnya dengan kelompok bersenjata di Papua, ada banyak faksi di sana dan garis komando-nya tidak jelas. Antara satu kabupaten atau kampung lainnya tidak terhubung garis komando," kata JK.

Polri Siaga Jelang Bebasnya Abu Bakar Ba'asyir
Indonesia
Polri Siaga Jelang Bebasnya Abu Bakar Ba'asyir

Mabes Polri bersiaga menjelang bebasnya narapidana teroris Abu Bakar Ba'asyir pada Jumat (8/1) mendatang.

Pangdam Jaya: Tabur Bunga Gatot Nurmantyo Cs Disusupi Deklarasi KAMI
Indonesia
Pangdam Jaya: Tabur Bunga Gatot Nurmantyo Cs Disusupi Deklarasi KAMI

Pangdam Jaya, Mayjen TNI Dudung Abdurachman menjelaskan, kedatangan para purnawirawan TNI, termasuk Gatot Nurmantyo, di TMP Kalibata memang untuk acara tabur bunga di makam para pahlawan.