KPAI Minta Pelaku Pencabulan Guru Bimbel Dijerat UU Perlindungan Anak Ilustrasi pendulikan anak. (Image courtesy of worradmu at FreeDigitalPhotos.net) 0 shares

MerahPutih.com - Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti mengapresiasi tindakan aparat kepolisian yang telah bertindak cepat meringkus pelaku pencabulan guru bimbingan belajar Eddy Sudrajat alias Yongki (45) terhadap muridnya berinisial MS alias T (7), di bilangan Matraman, Jakarta Timur.

"KPAI juga mengapresiasi kepolisian yang bertindak cepat setelah mendapatkan laporan dari orang tua korban," kata Retno saat dikonfirmasi merahputih.com, pada Kamis (26/10).

Lebih lanjut, Retno mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian agar pelaku dikenakan Undang-Undang Perlindungan Anak No 23 Tahun 2002.

"KPAI akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk memastikan bahwa pelaku dikenakan UU Perlindungan Anak agar hukumannya lebih berat," jelasnya.

Lebih lanjut, Retno mengatakan, KPAI juga akan berkoordinasi dengan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) untuk memulihkan kembali psikologi korban.

"KPAI juga akan berkoordinasi dengan P2TP2A Jakarta untuk memastikan korban mendapat pemulihan secara psikologis," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Polres Metro Jakarta Timur telah berhasil menangkap Eddy Sudrajat alias Yongki (45) karena diduga mencabuli muridnya sendiri berinisial MS alias T (7).

Kapolres Jakarta Timur Kombes (Pol) Andry Wibowo mengatakan pelaku diduga melakukan aksi bejatnya tidak hanya sekali. Pasalnya, banyak laporan yang diterima polisi atas perbuatan pelaku terhadap muridnya.

"Informasinya lebih dari satu kali. Tapi perlu pendalaman ada beberapa korban yang mengadu," kata Andry di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (25/10) kemarin.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Yongki mencabuli MS pada 15 September 2017 lalu dan aksi bejat itu terekam dalam video. Orang tua korban langsung melaporkan kejadian ini ke kepolisian pada 16 Oktober. (Asp)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: KPAI Kutuk Kasus Pencabulan Guru Bimbel di Jaktim

Kredit : asropih

Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH