Kotak Suara Kardus, Jubir BPN Tegaskan Demi Kedaulatan Rakyat Jangan Bicara Harga Jubir BPN Prabowo-Sandi Viva Yoga Mauladi (ANTARA FOTO)

MerahPutih.Com - Jubir Badan Pemenagan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Viva Yoga Mauladi menanggapi keputusan KPU untuk menggunakan kotak suara kardus di Pemilu mendatang.

Seharusnya, kata dia kotak suara itu yang tidak tembus air dan tahan dari kerusakan benda-benda tajam. Meskipun nanti harganya lebih mahal.

"Jadi kalau dulu kan pakai aluminium kan. Jadi saya rasa perlu dipertimbangkan kembali oleh KPU," kata Viva Yoga di KPU RI, Senin (17/12).

Pernyataan Politisi PAN juga menyanggah alasan kubu Jokowi yang menyetujui penggunaan kotak suara kardus karena harganya lebih murah.

Ilustrasi Kotak Suara Pemilu
Ilustrasi kotak suara Pemilu (ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman)

"Tidak usah lagi melihat dari sisi harganya, tapi dari sisi keamanannya. Kalau tingkat keamanan semakin tinggi, itu pasti harganyapun akan semakin mahal," ucapnya.

Menurutnya, pengamanan surat suara dari kerusakan adalah mutlak. Sebab surat suara merupakan representasi kedaulatan rakyat yang disalurkan melalui kotak suara pemilu.

"Jadi rakyat sebagai pemegang kedaulatan negara melalui Pemilu menyalurkan aspirasinya di dalam kotak-kotak suara itu. Itu adalah suara rakyat yang harus dijaga mati-matian, jangan sampai rusak, jangan sampai dimanipulasi," ujar dia.

Karenanya, kotak suara itu prinsipnya adalah mengamankan suara rakyat yang dihasilkan dari proses Pemilu. "Sebab negara ini rakyat berdaulat, maka negara wajib untuk mengamankan surat suara itu di dalam kotak suara yang kuat," tambahnya.

Oleh sebab itu, KPU dan pemerintah tentu harus memikirkan bagaimana suara rakyat aman berada di dalam kotak suara.

"Kita bicara soal suara yang ada di dalam kotak suara. Ini harus dijaga betul. Jangan sampai rusak, dimanipulasi, direkayasa hanya karena faktor yang tidak substansial. Misalnya hanya karena air atau karena benda tajam dan lain sebagainya," pungkas Viva Yoga Mauladi.(Fdi)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Soal Perusakan Atribut Demokrat, PKS: Premanisme Politik Harus Disudahi

Kredit : fadhli


Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH