Kota Surabaya Punya PR Cetak 15 Ribu KTP Elektronik Perekaman KTP Elektronik. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Tingginya permohonan untuk membuat Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik membuat ketersediaan blangko KTP di Kota Surabaya, Jawa Timur, kian menipis. Kota Surabaya saat ini telah mengirimkan kurang lebih 10.000 Suket ke seluruh kantor kelurahan dan kecamatan se-Surabaya.

Sementara itu, KTP elektronik yang harus diselesaikan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Surabaya menyebutkan hingga dua pekan ke depan ada 15.000 KTP elektronik.

Baca Juga:

Kemendagri Ingatkan Bahaya Selfie dengan KTP-el

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya Agus Imam Sonhajimengatakan menipisnya ketersediaan blangko ini disebabkan oleh tingginya permintaan pembuatan KTP elektronik, baik yang cetak baru untuk usia 17 tahun, hilang maupun rusak.

"Dalam sehari, kami bisa menerima 800 sampai 1.000 permintaan pembuatan KTP elektronik," ujar Agus.

Sementara ini, lanjut dia, pihaknya menunggu ketersediaan blangko, sekaligus menunggu arahan dari Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk penerapan Digital-ID (KTP-Digital).

Terkait adanya penerapan Digital-ID, nantinya ada dua jenis KTP yakni KTP elektronik bentuk fisik dan Digital-ID yang dapat disimpan di dalam ponsel berupa soft file. Sehingga, ketika blangko tidak tersedia seperti saat ini, kata dia, masyarakat bisa menggunakan Digital-ID sebagaimana fungsi dari KTP berbentuk fisik.

"Misalnya, KTP fisik belum tercetak, warga bisa menggunakan itu (Digital-ID). Minimal mempunyai kekuatan hukum yang sama dengan yang fisik, fungsinya sama. Agar memudahkan warga nantinya," katanya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi telah menginstruksikan kepada jajaran Dispendukcapil Surabaya untuk menerbitkan Surat Keterangan (Suket) pengganti KTP elektronik.

Berdasarkan Surat Edaran (SE) Nomor 470/4426/436.7.11/2022 yang diterbitkan oleh Dispendukcapil Surabaya, Wali Kota meminta Suket yang disediakan tersebut sebagai pengganti sementara KTP elektronik, masa berlakunya 14 hari hingga awal Maret 2022.

Dalam SE Dispendukcapil tanggal 18 Februari 2022 tersebut, Agus menyampaikan kepada lurah serta camat, bahwa Suket pengganti KTP elektronik yang tercetak telah terkirim sebagian sejak tanggal 16 Februari 2022. Sedangkan sisanya, akan segera dikirim lagi dalam waktu dekat.

"Karena Suket ini kan tidak bisa sembarangan dikeluarkan, tunggu ada perintah. Harus keadaan mendesak seperti ini, baru bisa diterbitkan," katanya dikutip Antara. (*)

Baca Juga:

Orang Tak Ber-KTP DKI Bisa Terima Vaksin Booster di Jakarta

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ekspresi Bandar Narkoba saat Musnahkan Sendiri Ratusan Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi
Indonesia
Ekspresi Bandar Narkoba saat Musnahkan Sendiri Ratusan Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Ekspresi sejumlah bandar narkoba hanya bisa pasrah saat diminta Polisi memusnahkan barang haram milik mereka di mesin pembakar atau incinerator.

Pemprov DKI Sanksi Gedung Masih Bandel Pakai Air Tanah
Indonesia
Pemprov DKI Sanksi Gedung Masih Bandel Pakai Air Tanah

Pemprov DKI Jakarta mengaku, masih banyak gedung-gedung di ibu kota yang belum mengikuti imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan air tanah.

DPR Bersama Pemerintah dan KPU Mulai Bahas Pemilu 2024 pada 30 Mei Mendatang
Indonesia
DPR Bersama Pemerintah dan KPU Mulai Bahas Pemilu 2024 pada 30 Mei Mendatang

Pemerintah bersama DPR RI telah menyepakati penyelenggaraan pemungutan suara pemilu untuk memilih presiden dan wakil presiden, anggota DPR RI, DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota, serta anggota DPD RI dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 14 Februari 2024. Atas dasar itu, Komisi II DPR RI bersama pemerintah, dan penyelenggara Pemilu akan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) terkait pelaksanaan Pemilu 2024 pada 30 Mei 2022 mendatang.

Kalahkan Kuwait, Posisi Indonesia dalam Ranking FIFA Bisa Geser Singapura
Indonesia
Kalahkan Kuwait, Posisi Indonesia dalam Ranking FIFA Bisa Geser Singapura

Timnas Indonesia berpeluang kembali mendulang poin tambahan jika berhasil meraih kemenangan atau menahan imbang Yordania di laga berikutnya.

3 Nama Beredar Gantikan Anies, Ini Kekurangan dan Kelebihannya
Indonesia
3 Nama Beredar Gantikan Anies, Ini Kekurangan dan Kelebihannya

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian melantik lima penjabat gubernur untuk menggantikan kepala daerah yang masa jabatannya habis.

Grab Klarifikasi Dugaan Mitranya Terlibat Teror Rumah Orangtua Veronica Koman
Indonesia
Grab Klarifikasi Dugaan Mitranya Terlibat Teror Rumah Orangtua Veronica Koman

Perusahaan transportasi daring, Grab Indonesia memberikan klarifikasi terkait dugaan mitranya terlibat dalam aksi teror di rumah orang tua aktivis HAM Papua, Veronica Koman.

Komisi II DPR Pertanyakan BPJS Kesehatan Jadi Syarat Jual Beli Tanah
Indonesia
Komisi II DPR Pertanyakan BPJS Kesehatan Jadi Syarat Jual Beli Tanah

"Apa hubungannya antara jual beli tanah dengan BPJS Kesehatan? Secara filosofi konstitusi, kepemilikan tanah dan jaminan sosial kesehatan merupakan hak rakyat yang harus dilindungi negara," ujar Luqman dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (20/2).

Pembayaran Pengobatan COVID-19 ke RS Masih Nunggak
Indonesia
Pembayaran Pengobatan COVID-19 ke RS Masih Nunggak

"Realisasi pembayaran klaim pasien COVID-19 per 16 Juli 2021, telah mencapai Rp 13,6 triliun untuk 187,6 ribu pasien. Selanjutnya telah dialokasikan tambahan sebesar Rp 11,97 triliun," kata Menkeu.

Pedagang Mengaku Rugi Jual Minyak Goreng Sesuai Ketentuan Pemerintah
Indonesia
Pedagang Mengaku Rugi Jual Minyak Goreng Sesuai Ketentuan Pemerintah

Namun demikian, pantauan MerahPutih.com di tradisional Pasar Legi dan Pasar Harjodaksino aturan HET minyak goreng tersebut tidak berlaku. Pedagang masih menjual minyak goreng di atas HET Rp 19.000 sampai Rp 20.000 per liter dan stok barang masih tersedia.

Rusia-Ukraina Panas, AS Sebut Rusia Kumpulkan Pasukan di Perbatasan
Dunia
Rusia-Ukraina Panas, AS Sebut Rusia Kumpulkan Pasukan di Perbatasan

Amerika Serikat mengirimkan bantuan pertahanan senilai USD 200 juta atau sekitar Rp 2,86 triliun.