Kota Solo KLB Corona, Gibran Hentikan Aktivitas Pilkada Blusukan di Kampung Bakal cawali dari PDIP Gibran Rakabuming Raka blusukan di Benteng Trade Centre (BTC) yang merupakan pusat grosir baju batik, Senin (17/2). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo telah resmi menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) virus corona setelah satu warga positif Covid-19 meninggal dunia, di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Moewardi Solo, Rabu (11/3) lalu.

Status KLB corona berlaku selama 14 hari terhitung tanggal 13-26 Maret. Dampak KLB corona, Wali Kota Solo meminta warga agar menghindari kerumunan dan menggelar kegiatan yang mengundang banyak massa sebagai upaya langkah memutus rantai penularan.

Baca Juga:

Kepala Gugus Tugas Minta Perdebatan Penyelesaian Corona Dihentikan

Dampak kebijakan tersebut, sekolah dari semua jenjang ikut diliburkan selama 14 hari. Bahkan, tempat wisata juga ikut ditutup.

Keputusan Wali Kota Solo tersebut membuat bakal cawali di Pilwakot Solo dari PDIP Gibran Rakabuming Raka menghentikan semua aktivitas berkaitan Pilkada Solo, di antaranya dikusi publik, seminar, dan blusukan ke kampung-kampung.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama Gibran Rakabuming Raka di RM Pecel Solo, Jawa Tengah, Rabu (4/3). (MP/ismail)
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama Gibran Rakabuming Raka di RM Pecel Solo, Jawa Tengah, Rabu (4/3). (MP/ismail)

"Ya saya sudah menghentikan dan menunda semua kegiatan (blusukan) sejak tanggal 15 Maret lalu. Hal itu dilakukan setelah Solo ditetapkan KLB corona," ujar Gibran, Rabu (18/3).

Baca Juga:

Tekan Penularan Corona, Pemprov DKI Minta Pimpinan Perusahaan Pekerjakan Pegawainya dari Rumah

Suami dari Selvi Ananda ini menegaskan penghentian aktivitas terkait pilkada ini demi membatasi potensi dampak persebaran virus corona, sesuai kebijakan Wali Kota Solo. Semua informasi di media sosial (medsos) pribadi terkait kegiatan pilkada hanyalah dokumentasi kegiatan.

"Jangan salah tangkap yang di medsos itu adalah arsip kegiatan saya," kata dia. (Ism)

Baca Juga:

Sediakan Layar Lebar Saat Pemilihan Wagub DKI, Panlih: Kayak Nobar

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Masa Pandemi COVID-19, Daftar Kuliah di Sini Dapat Handphone
Indonesia
Masa Pandemi COVID-19, Daftar Kuliah di Sini Dapat Handphone

Universitas Muhammadiyah Surabaya melalui Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) berikan smartphone (HP) gratis untuk setiap mahasiswa baru.

Corona Enggak Pengaruhi Kunjungan Wisatawan ke TNBTS
Indonesia
Corona Enggak Pengaruhi Kunjungan Wisatawan ke TNBTS

Tahun lalu, jumlah wisatawan ke kawasan TNBTS mencapai 600.000 orang dan 22.000 orang diantaranya adalah wisatawan mancanegara

Wanita Indonesia Harus Percaya Diri sebagai Kunci Kelestarian Bumi
Indonesia
Wanita Indonesia Harus Percaya Diri sebagai Kunci Kelestarian Bumi

Kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan merupakan salah satu prioritas dari 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals), yakni SDG 5 'Kesetaraan Gender'.

Publikasi Penimbunan Masker Besar-besaran, Polisi Dianggap Hanya Bikin Masyarakat Panik
Indonesia
Publikasi Penimbunan Masker Besar-besaran, Polisi Dianggap Hanya Bikin Masyarakat Panik

Sulit bagi pemerintah dan aparat kepolisian untuk bertindak dalam kondisi di mana masyarakat mengalami panik berlebihan.

 WNI dari Tiongkok, Iran dan Korsel Bakal Jalani Pemeriksaan Medis
Indonesia
WNI dari Tiongkok, Iran dan Korsel Bakal Jalani Pemeriksaan Medis

Pihaknya sempat menolak 126 Warga Negara Asing (WNA) dari berbagai negara masuk ke Indonesia karena wabah virus Corona.

Calon Kepala Daerah Diminta Sediakan Tes COVID-19 Bagi Saksi
Indonesia
Calon Kepala Daerah Diminta Sediakan Tes COVID-19 Bagi Saksi

Data kasus positif COVID-19 di Indonesia kembali meningkat per Sabtu (5/12) sebanyak 6.027. Sehingga jumlah orang yang terjangkit virus itu mencapai 569.707.

Kronologi Kajari Jaksel Jamu Dua Jenderal Tersangka Kasus Djoko Tjandra Versi Kejagung
Indonesia
Kronologi Kajari Jaksel Jamu Dua Jenderal Tersangka Kasus Djoko Tjandra Versi Kejagung

Para tersangka yang diserah terimakan diberikan jatah makan siang mengingat sudah waktunya makan siang

Enam Bulan Buron, Apa Kabar Harun Masiku?
Indonesia
Enam Bulan Buron, Apa Kabar Harun Masiku?

Harun terakhir terlihat, berdasarkan rekaman CCTV Bandara Soekarno-Hatta, berada di Terminal 2F pada 7 Januari 2020

Masih Terjadi Penambahan Pasien Corona, Pemerintah Akui Tak Mudah Longgarkan PSBB
Indonesia
Masih Terjadi Penambahan Pasien Corona, Pemerintah Akui Tak Mudah Longgarkan PSBB

Pemerintah memang sedang melakukan berbagai macam kajian dan skenario yang kemudian dikembangkan serta nantinya pasti dilaksanakan.

Jokowi Minta Pengadaan Vaksin Dilakukan dengan Hati-hati
Indonesia
Jokowi Minta Pengadaan Vaksin Dilakukan dengan Hati-hati

Pemerintah menyatakan bahwa masih terjadi penularan virus corona di masyarakat yang menyebabkan jumlah kasus COVID-19 terus bertambah.