Kosmetik Ilegal Banyak Beredar di Riau, BPOM Bertindak Kosmetik dan obat ilegal yang disita BBPOM (ANTARA FOTO/Ardiansyah)

MerahPutih.Com - Temuan kosmetik ilegal kian marak di sejumlah daerah. Dari hasil pantauan Badan Pengawasan Obat dan Makanan, kosmetik ilegal itu sebagian besar produksi China.

"Yang dari luar negeri kemarin kita temukan kosmetik secara penandaan tulisannya dari China, seperti masker lumpur," kata Kepala BBPOM Riau Mohamad Kashuri di Pekanbaru, Rabu (4/10).

Mohamad Kashuri sebagaimana dilansir Antara menjelaskan, selain masker lumpur masih banyak lagi produk obat dan kosmetik ilegal yang secara penandaannya adalah produk luar negeri ditemukan dan disita BBPOM Riau.

"Bisa saja diproduksi didalam negeri, tetapi dibuat kemasannnya bertuliskan asing," tuturnya.

Untuk temuan berpenandaan luar ini, pihaknya masih mencurigai apakah itu produk asli buatan negara asing atau dipalsukan.

"Masih banyak lagi kosmetik dan obat yang kita temukan bertuliskan asing, belum bisa dipastikan apakah ini di masukkan langsung dari luar negeri atau diproses di sini," tuturnya.

Ia mencontohkan, saat bertugas di Provinsi Banten kejadian seperti ini ada pabrik kosmetik dan obat dibuat dengan produk bertuliskan asing.

"Waktu saya bertugas di Provinsi Banten kami temukan ada pabrik seolah-olah produknya dari luar, tetapi dibuat di situ," ujarnya.

Sebelumnya, Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan Provinsi Riau menyita sebanyak 98.841 obat dan kosmetik ilegal dari peredaran di 12 kabupaten/kota setempat dalam rangka aksi Nasional pemberantasan obat ilegal dan penyalahgunaan obat.

"Ini jumlah temuan yang dilakukan bagi 66 sarana di Riau dalam kurun waktu 18-29 September 2017," kata Kepala BBPOM Riau Mohamad Kashuri di Pekanbaru, Rabu.

Mohamad Kashuri menjelaskan, pengawasan ini dilakukan dalam rangka aksi Nasional pemberantasan obat Ilegal dan penyalahgunaan obat di Riau yang baru saja dicanangkan oleh Presiden RI Joko Widodo.

"Dari sitaan 98.841 obat dan kosmetik ilegal ini nilainya diperkirakan Rp300 juta," tuturnya.

Menurut dia, obat dan kosmetik yang disita ini merupakan barang ilegal dan dinyatakan tidak boleh beredar karena mengandung zat berbahaya, kedaluarsa, obat golongan narkotika dan psikotropika obat daftar G atau gevaarlijk (Bahasa Belanda) obat tradisional Tanpa Izin Edar (TIE), obat tradisional mengandung Bahan Kimia Obat (BKO) serta obat keras TIE dan ED.

Obat dan kosmetik ini ditemukan beredar di toko obat dan tempat praktek dokter yang tidak memiliki apotek dan penanggung jawab seorang apoteker dan sebagainya.

"Dalam operasi ini tidak hanya obat juga kosmetik tanpa izin edar baik secara kandungan ataupun usaha kami temukan," ujarnya.(*)



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH