Korupsi Tanah DKI, Eks Dirut Sarana Jaya Yoory Divonis 6 Tahun 6 Bulan Penjara Mantan Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya Yoory Corneles menjalani sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (10/2/2022). ANTARA/Desca Lidya Natalia

MerahPutih.com - Mantan Direktur Utama PD Pembangunan Sarana Jaya Yoory Corneles Pinontoan dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana korupsi pengadaan tanah Munjul, Pondok Rangon, DKI Jakarta.

Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan vonis 6 tahun 6 bulan penjara denda Rp 500 juta subsider 6 bulan kurungan terhadap mantan anak buah Ahok itu.

Baca Juga

Kasus Tanah Munjul, Eks Dirut Sarana Jaya Dituntut 6 Tahun 8 Bulan Penjara

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama enam tahun enam bulan, dan denda Rp500 juta," kata Ketua Majelis Hakim Saifudin Zuhri di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (24/2).

Denda itu wajib dibayar dalam waktu sebulan setelah vonis berkekuatan hukum tetap. Jika tidak dibayar, hukuman penjara Yoory ditambah enam bulan.

Hakim menilai Yoory telah melakukan tindakan korupsi secara bersama-sama dalam kasus ini. Dia juga terbukti telah membuat negara merugi Rp 152 miliar. Namun, Yoory tidak dijatuhi pidana pengganti dalam kasus ini.

Baca Juga

Eks Bos Sarana Jaya Segera Diadili

Hakim menilai hukuman penjara itu pantas untuk Yoory. Pasalnya, dia tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Hukuman Yorry juga diperberat karena menjabat sebagai pimpinan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Jakarta. Tindakan korupsi yang dilakukannya juga merusak kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Sementara itu, hukuman Yoory diringankan karena belum pernah dihukum. Selain itu, hukuman diringankan karena memiliki tanggungan keluarga.

"Lalu, tidak menikmati uang korupsi, dan menyesali perbuatannya," kata Zuhri.

Yoory enggan langsung menyatakan sikap dalam vonis ini. Dia memilih untuk menggunakan opsi pikir-pikir selama tujuh hari. Jaksa juga memilih opsi yang sama.

Yoory dinyatakan bersalah melanggar Pasal 2 ayat 1 juncto Pasal 18 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). (Pon)

Baca Juga

Eks Bos Sarana Jaya Segera Duduk di Kursi Pesakitan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kemenag Catat 14 Orang Jemaah Calon Haji Meninggal Sampai Sabtu (26/6)
Indonesia
Kemenag Catat 14 Orang Jemaah Calon Haji Meninggal Sampai Sabtu (26/6)

Jemaah haji yang wafat itu sebagian besar karena penyakit jantung.

Bambang Susantono dan Petinggi Sinarmas Land Jadi Pimpinan Kepala Otorita IKN
Indonesia
Bambang Susantono dan Petinggi Sinarmas Land Jadi Pimpinan Kepala Otorita IKN

Jokowi memang kedapatan pernah bertemu dengan Donny. Pertemuan tersebut terjadi pada akhir tahun lalu, kala Jokowi berkunjung ke kawasan Green Office Park, BSD City.

(HOAKS atau FAKTA) : Jokowi Bapak Pahlawan Bangsa Melebihi Jendral Sudirman
Indonesia
(HOAKS atau FAKTA) : Jokowi Bapak Pahlawan Bangsa Melebihi Jendral Sudirman

Akun Facebook Apak Gau Digau memposting sebuah gambar tangkapan layar artikel milik Merdeka.com dengan judul “Mahfud MD: Jokowi bapak pahlawan bangsa melebihi Jendral Sudirman”. Postingan tersebut diunggah pada 16 April 2022 pukul 17.56.

Di Forum G20, Pemerintah Indonesia Galang Komitmen Pulihkan Sektor Seni Budaya
Indonesia
Di Forum G20, Pemerintah Indonesia Galang Komitmen Pulihkan Sektor Seni Budaya

Kemendikbudristek berhasil menyatukan komitmen negara G20 untuk memulihkan sektor seni dan kebudayaan dunia yang dituangkan dalam Chair’s Summary untuk disampaikan pada pertemuan tingkat Menteri bidang Kebudayaan.

Pemkot Bandung Musnahkan Ratusan Kilo Jeroan Hewan Kurban
Indonesia
Pemkot Bandung Musnahkan Ratusan Kilo Jeroan Hewan Kurban

Pemkot Bandung menerjunkan tim Antemortem (pemeriksaan kesehatan hewan potong sebelum disembelih) untuk memeriksa hewan kurban sejak 23 Mei 2022 lalu.

[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin Anak di Sekolah Berbahaya
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin Anak di Sekolah Berbahaya

Beredar sebuah postingan pada akun Twitter @elizabethlisa76 pada 8 Juni 2022. Postingan tersebut berisi informasi mengenai tujuan program vaksin Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) yang tidak baik

Gibran Copot Direktur PDAM Solo karena Diduga Lakukan Tindak Asusila
Indonesia
Gibran Copot Direktur PDAM Solo karena Diduga Lakukan Tindak Asusila

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mencopot salah satu pejabat berposisi direktur di PDAM Toya Wening.

Besaran Tagihan BPJS Kesehatan di Solo Tembus Rp 2,3 Miliar
Indonesia
Besaran Tagihan BPJS Kesehatan di Solo Tembus Rp 2,3 Miliar

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Solo Yessi Kumalasari mengatakan besaran tunggakan iuran itu mencapai Rp 2.303.971.350.

Sejumlah Upaya Pemprov DKI Memperbaiki Kualitas Udara Jakarta
Indonesia
Sejumlah Upaya Pemprov DKI Memperbaiki Kualitas Udara Jakarta

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan, perbaikan kualitas udara Jakarta memang menjadi PR (Pekerjaan rumah) Pemerintah Jakarta dan juga masyarakat.

Kejagung Duga Beberapa Perusahaan Terlibat Kasus Ekspor Minyak Goreng
Indonesia
Kejagung Duga Beberapa Perusahaan Terlibat Kasus Ekspor Minyak Goreng

Kejaksaan Agung (Kejagung) tengah mengusut dugaan korupsi dalam fasilitas ekspor minyak goreng pada 2021-2022. Penyelidikan kasus ini buntut dari kelangkaan minyak goreng yang terjadi belakangan ini.