Korupsi Lahan DKI, KPK Ingatkan Rudy Hartono Iskandar Penuhi Panggilan Hari Ini Gedung KPK - Antara/Hafidz Mubarak A

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil ulang pengusaha Rudy Hartono Iskandar untuk diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi pembelian tanah di DKI Jakarta, pada Kamis (25/3) hari ini.

Pengadaan tanah yang berlokasi di Munjul, Kelurahan Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, itu diperuntukkan untuk program pembangunan rumah DP 0 Rupiah.

Baca Juga

KPK Periksa Dirut PD Sarana Jaya Terkait Kasus Korupsi Lahan DKI

Pemanggilan ulang ini karena sebelumnya pada Selasa (23/3) Rudy Hartono tidak hadir memenuhi panggilan penyidik.

"Rudy Hartono Iskandar diagendakan pada Kamis (25/3)," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri saat dikonfirmasi, Kamis (25/3).

KPK mengultimatum agar Rudy Hartono kooperatif dengan memenuhi panggilan penyidik. Karena keterangannya dianggap penting dalam penyidikan dugaan korupsi pengadaan tanah ini.

"KPK kembali mengingatkan pada pihak-pihak yang dipanggil tim penyidik untuk kooperatif hadir sebagaimana jadwal yang telah ditentukan tersebut," tegas Ali.

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri
Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri. Foto: ANTARA

Pada Rabu (24/3) kemarin, penyidik telah memeriksa istri Rudy Hartono, yang merupakan Wakil Direktur PT Adonara Propertindo, Anja Runtuwene. Dia dicecar soal proses pengadaan dan pembayaran dari pengadaan tanah di Munjul, Kelurahan Pondok Rangon, Kecamatan Cipayung, Kota Jakarta Timur.

Dalam perkara ini juga, penyidik telah mencegah sejumlah orang ke luar negeri. Pelarangan ke luar negeri terhadap sejumlah pihak itu dilakukan, untuk enam bulan ke depan. Hal ini tidak lain untuk memudahkan proses penyidikan dalam perkara ini.

Nama Rudy Hartono Iskandar sempat disebut terkait dengan kasus korupsi tanah di Cengkareng. Namun, kasus tersebut mangkrak di Bareskrim Polri. Sementara sang istri, Anja Runtuwene disebut telah menjadi tersangka dalam kasus ini.

KPK diketahui tengah melakukan penyidikan dugaan korupsi terkait pengadaan tanah di Munjul, Cipayung, Jakarta Timur pada tahun 2019 lalu.

Tanah ini nantinya bakal digunakan untuk membangun rumah dengan down payment atau DP Rp0 yang merupakan program Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Meski belum diumumkan, berdasarkan surat panggilan seorang saksi, dalam perkara ini ada empat tersangka yang sudah ditetapkan oleh KPK.

Tersangka pertama adalah Direktur Perusahaan Umum Daerah Pembangunan Sarana Jaya Yoory Corneles Pinontoan, yang kini sudah dinonaktifkan dari jabatannya.

KPK juga menetapkan dua pihak swasta Anja Runtuwene, dan Tommy Ardian sebagai tersangka. Tak hanya itu, komisi antirasuah ini juga menetapkan korporasi yakni PT Adonara Propertindo. (Pon)

Baca Juga

Korupsi Lahan DKI, KPK Ultimatum Rudy Hartono Iskandar

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Hendra Subrata, Buron Percobaan Pembunuhan Akan Dideportasi dari Singapura
Indonesia
Hendra Subrata, Buron Percobaan Pembunuhan Akan Dideportasi dari Singapura

Kejaksaan Agung (Kejagung) akan mendeportasi buronan atas nama Hendra Subrata atau Anyi yang tengah berada di Singapura. Ia terlibat kasus dugaan percobaan pembunuhan.

Penambahan Kasus COVID-19 Terus Menurun, Kini di Angka 5 Ribuan
Indonesia
Penambahan Kasus COVID-19 Terus Menurun, Kini di Angka 5 Ribuan

Kasus positif COVID-19 di tanah air kembali bertambah. Tercatat pada 30 Agustus 2021 bertambah 5.436 kasus.

DPR Nilai Perpanjangan PPKM Bikin Rakyat Bingung dan Galau
Indonesia
DPR Nilai Perpanjangan PPKM Bikin Rakyat Bingung dan Galau

Penentuan kebijakan PPKM dalam masa satu minggu hanya membuat rakyat galau dan bingung karena tidak tahu sampai kapan kondisi membaik.

Tina Toon Ingin Imleknas Jadi Momentum Doa Agar Virus Corona Segera Hilang
Indonesia
Tina Toon Ingin Imleknas Jadi Momentum Doa Agar Virus Corona Segera Hilang

"Somoga bisa pulih kembali secara normal dari bidang ekonomi kesehatan, dan sosial," tutup ujar Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP, Agustina Hermanto.

BEM UHAMKA: Jokowi The King Of Lip Service Itu Realita!
Indonesia
BEM UHAMKA: Jokowi The King Of Lip Service Itu Realita!

"Apa yang disajikan oleh kawan-kawan BEM UI itu bukan hoaks tapi realita yang terjadi," kata Zulfikar

Ahli IT Tegaskan Security Data Yang Dikelola Pemerintah Belum Matang
Indonesia
Ahli IT Tegaskan Security Data Yang Dikelola Pemerintah Belum Matang

Kerugian akan semakin besar jika yang diretas adalah data penduduk. Jika data vital penduduk diretas, kemungkinan bakal terjadi jual beli data yang dapat dimanfaatkan oknum tertentu untuk kejahatan.

Ini Besaran Tilang Bagi Kendaraan yang Tak Lolos Uji Emisi
Indonesia
Ini Besaran Tilang Bagi Kendaraan yang Tak Lolos Uji Emisi

Aturan ini mengacu pada Undang-undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009

Pemerintah Telah Gelontorkan Rp 10,8 Triliun Biayai Pembebasan Lahan Tol Sumatera
Indonesia
Pemerintah Telah Gelontorkan Rp 10,8 Triliun Biayai Pembebasan Lahan Tol Sumatera

Ruas jalan sepanjang 132 km yang menghubungkan kota Pekanbaru dengan Kota Dumai dan telah beroperasi sejak 2020 tersebut, telah memberikan manfaat bagi masyarakat Sumatera khususnya Provinsi Riau dan sekitarnya.

Polda Metro Uji Coba Bike To Work Selama Tiga Hari
Indonesia
Polda Metro Uji Coba Bike To Work Selama Tiga Hari

Polda Metro Jaya akan melakukan uji coba pelaksanaan Bike To Work.

Komandan Jaga Lapas Tangerang dan Sejumlah Anak Buahnya Diperiksa Polisi
Indonesia
Komandan Jaga Lapas Tangerang dan Sejumlah Anak Buahnya Diperiksa Polisi

Polisi memeriksa 20 saksi untuk mengungkap penyebab kebakaran yang terjadi di Lapas Tangerang, Rabu (8/9) dini hari kemarin.