Korupsi 14 Proyek Fiktif, KPK Garap Direktur Keuangan Waskita Karya Juru Bicara KPK Febri Diansyah. (Foto: MP/Ponco)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan‎ terhadap Direktur Keuangan PT Waskita Karya, Haris Gunawan terkait kasus dugaan korupsi 14 proyek fiktif yang digarap perusahaan plat merah itu.

Haris Gunawan bakal diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk tersangka mantan Kepala Divisi II PT Waskita Karya, Fathor Rachman.

BACA JUGA: KPK Telusuri Aliran Dana Korupsi 14 Proyek Fiktif Waskita Karya

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka FR," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Selasa (9/7).

Selain Haris Gunawan, KPK juga memanggil tiga saksi lainnya yakni, mantan Direktur Utama (Dirut) PT Aryana Sejahtera, Happy Syarief; Direktur PT MER Engineering, Ari Prasodo; serta Direktur PT Safa Sejahtera Abadi, Riza Alfarizi. Mereka juga akan diperiksa untuk tersangka Fathor Rachman.

Dalam perkembangan penyidikan, KPK tengah menelusuri aliran dana kasus dugaan korupsi 14 proyek fiktif yang digarap perusahaan BUMN ini. Penyidik lembaga antirasuah menelusuri para pejabat Waskita Karya maupun pihak lain yang kecipratan atau turut diperkaya dari korupsi ini.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah. (MP/Ponco Sulaksono)
Juru Bicara KPK Febri Diansyah. (MP/Ponco Sulaksono)

Penelusuran aliran dana ini penting lantaran kasus korupsi yang menjerat mantan Kepala Divisi II PT Waskita Karya, Fathor Rachman dan mantan Kabag Keuangan dan Risiko Divisi II PT Waskita Karya Yuly Ariandi Siregar ini telah merugikan keuangan negara yang nilainya ditaksir mencapai Rp 186 miliar.

Dalam kasus ini, Fathor dan Yuly Ariandi diduga menunjuk sejumlah perusahaan subkontraktor untuk melakukan pekerjaan fiktif pada 14 proyek yang dikerjakan oleh PT Waskita Karya. Proyek-proyek tersebut tersebar di Sumatera Utara, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Bali, Kalimantan Timur, hingga Papua.

Proyek-proyek tersebut sebenarnya telah dikerjakan oleh perusahaan lainnya, namun tetap dibuat seolah-olah akan dikerjakan oleh empat perusahaan yang teridentifikasi sampai saat ini. Diduga empat perusahaan tersebut tidak melakukan pekerjaan sebagaimana yang tertuang dalam kontrak.

BACA JUGA: KPK Garap Petinggi Anak Usaha Waskita Karya Terkait Korupsi 14 Proyek Fiktif

Atas subkontrak pekerjaan fiktif ini, PT Waskita Karya selanjutnya melakukan pembayaran kepada perusahaan subkontraktor tersebut. Setelah menerima pembayaran, perusahaan-perusahaan subkontraktor itu menyerahkan kembali uang pembayaran dari PT Waskita Karya tersebut kepada sejumlah pihak, termasuk yang diduga digunakan untuk kepentingan pribadi Fathor dan Ariandi.

Dalam mengusut kasus ini, tim penyidik telah menyita sejumlah dokumen penting. Dokumen-dokumen terkait proyek yang digarap PT Waskita Karya itu disita tim penyidik saat menggeledah sejumlah lokasi beberapa waktu lalu, salah satunya rumah Direktur Utama (Dirut) PT Jasa Marga, Desi Arryani.

Diketahui, sebelum menjabat sebagai Dirut Jasa Marga, Desi merupakan Direktur Operasi I PT Waskita Karya. Meski rumahnya telah digeledah dan sejumlah dokumen penting telah disita, tim penyidik belum memeriksa Desi sebagai saksi terkait kasus ini. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dinkes DKI Belum Dapat Info Rizieq Shihab Sudah Jalani Tes COVID-19
Indonesia
Dinkes DKI Belum Dapat Info Rizieq Shihab Sudah Jalani Tes COVID-19

"Saya belum dapat info," ucap Kepala Dinkes DKI, Widyastuti

[HOAKS atau FAKTA] Barack Obama Kecil Bersalaman dengan Presiden Sukarno
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Barack Obama Kecil Bersalaman dengan Presiden Sukarno

Ida Nasution menyatakan bahwa foto tersebut merupakan foto dirinya bersama kakak kembarnya Adi.

Wagub Sarankan Warga DKI Tetap Jalankan Budaya Kirim Makanan saat Lebaran
Indonesia
Wagub Sarankan Warga DKI Tetap Jalankan Budaya Kirim Makanan saat Lebaran

Budaya maaf-memaafkan di hari Lebaran tahun ini bisa dilakukan dengan cara komunikasi virtual atau online menggunakan telepon.

Selama PSBB, Terjadi Penurunan Luar Biasa Pelanggaran Penggunaan Masker
Indonesia
Selama PSBB, Terjadi Penurunan Luar Biasa Pelanggaran Penggunaan Masker

37.863 pelanggar penggunaan masker telah dijaring oleh para petugas dari enam wilayah kota dan kabupaten di DKI Jakarta

Provinsi Prioritas Penanganan COVID-19 Bertambah
Indonesia
Provinsi Prioritas Penanganan COVID-19 Bertambah

Ada beberapa provinsi yang mendapat catatan

 Kasus Investasi Bodong, Polda Jatim Akan Panggil Tiga Anggota Keluarga Cendana
Indonesia
Kasus Investasi Bodong, Polda Jatim Akan Panggil Tiga Anggota Keluarga Cendana

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan tiga anggota keluarga Cendana berinisial AHS, IAR dan FFC akan diperiksa secara bergantian.

Terdakwa Cewek Kabur di PN Bandung, Rutan Salahkan Kejaksaan
Indonesia
Terdakwa Cewek Kabur di PN Bandung, Rutan Salahkan Kejaksaan

Kepala Rutan Wanita Bandung menegaskan kasus kaburnya SH ini merupakan tanggung jawab pihak kejaksaan.

Enggak Sembarangan! Ini 'Aturan Main' Jika Ingin Donorkan Darah ke Pasien COVID-19
Indonesia
Enggak Sembarangan! Ini 'Aturan Main' Jika Ingin Donorkan Darah ke Pasien COVID-19

Saat ini, belum ada pilihan obat maupun vaksin untuk pasien COVID-19

Menteri Edhy Mundur Dari Kabinet dan Partai Gerindra
Indonesia
Menteri Edhy Mundur Dari Kabinet dan Partai Gerindra

Edhy jadi tersangka kasus dugaan suap terkait perizinan tambak, usaha dan/atau pengelolaan perikanan atau komoditas perairan sejenis lainnya tahun 2020.