Korlantas Polri: Tak Semua Polisi Bisa Lakukan Tilang ETLE Mobile Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol. Aan Suhanan. ANTARA/HO-Korlantas Polri

MerahPutih.com - Tilang elektronik menggunakan ponsel atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) mobile mulai diterapkan Ditlantas Polda Jawa Tengah. Penerapan ETLE Mobile ini diklaim dilakukan secara profesional oleh petugas kepolisian yang memiliki kualifikasi.

Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen Aan Suhanan mengatakan tidak semua polisi bisa melakukan tilang tersebut. Penggunaan ETLE Mobile ini dilakukan oleh penyidik yang mempunyai surat perintah tugas atau mengoperasikan kamera ETLE Mobile ini.

Baca Juga

Hasil Tilang ETLE, Pelanggaran Kecepatan Banyak Terjadi di Tol Lampung

“Jadi ada petugas tertentu saja yang sudah memiliki kualifikasi sebagai penyidik pembantu atau penyidik,” kata Aan dalam keterangannya, Kamis (2/6).

Aan melanjutkan, polisi yang berwenang memakai ETLE Mobile ialah anggota yang sudah mempunyai surat perintah tugas. Di samping itu, ponsel anggota yang ditugaskan tercatat IME-nya

Ia menegaskan bahwa pemberlakuan ETLE mobile atau tilang elektronik menggunakan kamera ponsel untuk menindak pelanggaran-pelanggaran yang bersifat tematik, seperti tidak pakai helm, melawan arus, parkir tidak pada tempatnya, dan pelanggaran-pelanggaran yang tidak dapat dijangkau ETLE statis.

"Pelanggaran bisa diambil oleh ETLE mobile yang berbasis kamera ponsel ini hanya pelanggaran-pelanggaran yang kasatmata yang pembuktiannya tidak terlalu rumit, seperti tidak menggunakan helm, kemudian melawan arus, masa berlakunya pelat nomor ini sudah habis," terangnya.

Baca Juga

Resmikan ETLE Nasional Tahap 2, Kapolri Harap Kepatuhan Lalu Lintas Meningkat

Untuk mekanisme dan SOP dari penindakan ETLE mobile ini, kata dia, sama halnya dengan ETLE statis, yakni gambar pelanggaran yang telah diambil petugas nantinya akan dikirim ke back office (admin) yang ada di tingkat polres maupun polda.

"Setelah dikirim ke admin langsung diproses, kemudian diterbitkan surat tilang," ujarnya.

Dengan adanya ETLE mobile ini, Aan berharap masyarakat pengguna jalan bisa lebih tertib dan tidak melanggar peraturan lalu lintas. (Knu)

Baca Juga

Tilang ETLE Tol Berlaku 1 April, Ini Batas Kecepatan Berkendara di Jalan Tol

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Muktamar NU Digelar 23-25 Desember, Pemilihan Ketum Lewat One Man One Vote
Indonesia
Muktamar NU Digelar 23-25 Desember, Pemilihan Ketum Lewat One Man One Vote

PBNU memutuskan Muktamar NU ke-34 atau tahun 2020 akan diselenggarakan pada tanggal 23-25 Desember 2021 mendatang di Lampung.

Dalam 24 Jam, Kasus Baru COVID-19 Bertambah 1.726
Indonesia
Dalam 24 Jam, Kasus Baru COVID-19 Bertambah 1.726

Pasien meninggal bertambah tiga orang menjadi 156.717.

Kemenag Tegaskan Vaksinasi COVID-19 Tak Bikin Puasa Batal
Indonesia
Kemenag Tegaskan Vaksinasi COVID-19 Tak Bikin Puasa Batal

Vaksinasi COVID-19 tengah digencarkan saat bulan Ramadan.

Pengamat Nilai Relawan Ganjar Hingga Puan Ganggu Internal PDIP
Indonesia
Bupati Langkat Sempat Kabur Saat Hendak Ditangkap KPK
Indonesia
Bupati Langkat Sempat Kabur Saat Hendak Ditangkap KPK

Mulanya KPK mendapatkan informasi dari masyarakat terkait adanya pemberian sejumlah uang yang akan dilakukan oleh pihak swasta Muara Perangin Angin ke penyelenggara negara.

Gerindra Belum Final Usung Prabowo di Pilpres 2024
Indonesia
Gerindra Belum Final Usung Prabowo di Pilpres 2024

Pilpres 2024 akan berlangsung dua tahun lagi. Sejumlah nama digadang-gadang akan maju untuk memperebutkan kursi orang nomor satu di republik ini.

DPR Tak Permasalahkan Harta Fantastis Jenderal Andika Perkasa
Indonesia
DPR Tak Permasalahkan Harta Fantastis Jenderal Andika Perkasa

DPR tak mempermasalahkan harta fantastis yang dimiliki oleh Jenderal Andika Perkasa.

Klarifikasi Mahathir Mohamad Terkait Pernyataannya soal Kepulauan Riau
Indonesia
Klarifikasi Mahathir Mohamad Terkait Pernyataannya soal Kepulauan Riau

Mahathir Mohamad memberikan klarifikasi atas ucapannya terkait Malaysia yang seharusnya mengklaim Kepulauan Riau dan Singapura.

Wagub DKI Tegaskan Izin Operasional ACT Otomatis Dicabut
Indonesia
Wagub DKI Tegaskan Izin Operasional ACT Otomatis Dicabut

Operasional ACT otomatis dicabut setelah Kemensos yang mencabut izin Penyelenggaraan Pengumpulan Uang dan Barang (PUB) organisasi kemanusiaan tersebut.

BNN Segera Temui PPATK Bahas Rekening Gendut Sindikat Narkoba
Indonesia
BNN Segera Temui PPATK Bahas Rekening Gendut Sindikat Narkoba

Akan dilakukan upaya penindakan sesuai dengan UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika