Korek Kuping Plastik Dilarang Dijual di Skotlandia, Alasannya Sangat Mengejutkan! Skotlandia larang penjualan korek kuping plastik (Foto: pixabay/kropekk_pl)

SAMPAH plastik yang menumpuk merupakan sebuah masalah yang dialami berbagai negara di seluruh dunia. Selain mencemari lingkungan, sampah plastik khususnya sekali pakai bisa menggangu habitat makhluk hidup lainnya.

Melihat masalah tersebut, banyak negara tak tinggal diam. Mereka mengambil tindakan tegas untuk mengurangi pengguna sampah plastik. Salah satunya yang terbaru ialah larangan penggunaan korek kuping plastik atau cotton buds di negara Skotlandia.

Baca Juga:

Deretan Benda-Benda Daur Ulang Sampah Plastik yang Kece Abis

Negara yang termasuk bagian dari Inggris itu mengeluarkan aturannya saat rapat parlemen pada bulan September lalu. Seperti yang dilansir dari laman independent.co.uk, usai melalui berbagai kajian, akhirnya regulasi ditetapkan dengan melarang produksi serta penjualan korek kuping plastik.

"Penggunaan plastik sekali pakai, tak hanya menambah tumpukan sampah. Tapi juga mengotori pantai kami yang indah dan mengurangi lahan hijau. Lalu kehidupan alam liar pun terancam, baik di daratan maupun di laut," ucap Roseanne Cunningham, Sekertaris Parlemen bidang Lingkungan Skotlandia.

Skotlandia mengambil tindakan tegas untuk menanggulangi soal sampah plastik (Foto: pixabay/byrev)

Selain itu Roseanne menambahkan, adanya regulasi itu diharapkan bisa mengubah budaya membuang sampah serta menggunakan plastik sekali pakai masyarakatnya. Pemerintah Skotlandia pun menyebut mereka akan mengambil tindakan tegas untuk menanggulangi soal sampah plastik.

"Masalah perubahan iklim global menandakan, jika semua lapisan masyarakat harus bekerja sama untuk mengurangi, memakai ulang serta mendaur ulang, agar lingkungan bisa bertahan untuk saat ini dan generasi mendatan," tambah Roseanne.

Baca Juga:

Alasan Penting Kamu Harus Berhenti Memakai Kantung Plastik!

Roseanne menuturkan jika Skotlandia bangga menjadi negara di Inggris, yang menerapkan larangan administratif bagi korek kuping plastik atau cotton buds.

Dengan ditetapkannya regulasi tersebut, pemerintah Skotlandia mendapat pujian dari berbagai pihak. Salah satunya ialah Marine Conservation Society, komunitas yang telah menemukan lebih dari 150 ribu sampah tangkai korek kuping plastik di pantai, selama beberapa tahun belakangan ini.

Pihak WWF berharap langkah larangan penjualan korek kuping plastik bisa menjadi contoh negara lain (Foto: pixabay/pisauikan)

Mendengar kabar tersebut, direktur WWF Skotlandia, Lang Banks angkat bicara. Dia mengatakan jika hal ini merupakan kabar baik bagi makhluk hidup yang tinggal di alam bebas.

"Cotton buds merupakan salah satu jenis sampah yang terus berkembang di dunia kelautan, jadi larangan ini seolah menjadi gerbang utama untuk bisa diikuti oleh negara lainnya" tutur Lang.

Adapun Lang menambahkan, banyaknya sampah plastik bisa membuat makanan dan air yang masyarakat konsumsi bisa terkontaminasi. Karena itu, dibutuhkan aksi tegas dari pihak pemerintah, industri serta konsumen.

Menurut angka pemerintah, saat ini tercatat kurang lebih sekitar 4,7 muliar sampah sedotak plastik, 316 juta sendok plastik dan 1,8 miliar korek kuping plastik, digunakan di Inggris setiap tahunnya. (Ryn)

Baca Juga:

5 Hal yang Harus Kamu Tahu Mengapa Plastik Bisa Menghancurkan Laut!

Kredit : raden_yusuf

Tags Artikel Ini

Raden Yusuf Nayamenggala