Korban Terorisme Dipastikan Dapat Santunan Kematian Secara Materiil dan Imateriil Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman, di halaman Istana Negara, Jakarta pada Selasa (22/10) siang. Foto: ANTARA FOTO/Bayu Prasetyo.

Merahputih.com - Juru bicara Presiden Fadjroel Rachman menyampaikan negara telah telah menyetujui dan menyiapkan dana kompensasi dan santunan kematian korban terorisme, secara materiil dan imateriil.

"Melalui Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban para korban terorisme bisa mengajukan kompensasi dan santunan kematian," ujar Fadjroel dalam keterangan tertulisnya, Jumat (18/9).

Baca Juga

PP Korban Terorisme Sudah Diteken, LPSK Ambil Langkah Cepat

Kementerian Keuangan telah menyetujui dan menyiapkan anggaran tersebut atas permohonan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dengan Nomor S-775/MK.02/2020.

Dengan menegaskan dalam pelaksanaannya agar menjalankan prinsip-prinsip pengelolaan keuangan negara yaitu akuntabilitas, efektif, efisien, dengan memperhatikan rasa keadilan dan kepatutan.

Foto: Fadjroel Rachman (Antara Foto)
Foto: Fadjroel Rachman (Antara Foto)

Penetapan anggaran (satuan biaya) ini mulai berlaku sejak PP Nomor 35 Tahun 2020 tentang Perubahan PP Nomor 7 Tahun 2018 tentang Pemberian Kompensasi, Restitusi, dan Bantuan Kepada Saksi dan Korban yang telah ditandatangani Presiden Joko Widodo pada tanggal 7 Juli 2020, telah diundangkan pada tanggal 8 Juli 2020.

Dalam PP Nomor 35 Tahun 2020 juga disebutkan bahwa negara menutupi setiap kerugian yang nyata diderita setiap korban. Bentuknya berupa kompensasi, bantuan medis, dan psikologis.

Baca Juga:

Buru Identitas Pembacok Wakapolres Karanganyar, Polisi Tes DNA Warga Madiun

Proses untuk mendapatkan kompensasi bisa diajukan korban tindak pidana terorisme, keluarga, atau ahli warisnya melalui LPSK.

"Presiden Joko Widodo menjalankan kewajiban demokrasi konstitusional untuk melindungi segenap bangsa Indonesia, dari pandemi COVID-19, korban terorisme, hingga korban pelanggaran HAM. Salus populi suprema lex esto. Keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi," kata dia. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Antisipasi Gangguan Keamanan, Pengiriman Logistik dan BBM Bakal Dikawal Polisi
Indonesia
Antisipasi Gangguan Keamanan, Pengiriman Logistik dan BBM Bakal Dikawal Polisi

"Ini sudah kami lakukan (pengawalan distribusi logistik) dan akan kami tingkatkan lagi misalnya bahan logistik tersebut ke gudang ataupun dipasarkan," ujar Nana

Alasan Walkot Rahmat Effendi Tolak Presiden Jokowi Datang ke Bekasi
Indonesia
Alasan Walkot Rahmat Effendi Tolak Presiden Jokowi Datang ke Bekasi

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi secara halus menolak kedatangan Presiden Jokowi ke daerahnya

PDIP Sebut Kebijakan Gage tak Efektif Kurangi Aktivitas Pekerja ke Kantor
Indonesia
PDIP Sebut Kebijakan Gage tak Efektif Kurangi Aktivitas Pekerja ke Kantor

Kebijakan itu terasa tidak bijaksana lantaran membatasi pergerakan warga yang memiliki kendaraan mobil.

Petugas Temukan Uang Rp500 Juta di KRL, KCI: Ini yang Terbesar
Indonesia
Petugas Temukan Uang Rp500 Juta di KRL, KCI: Ini yang Terbesar

Masyarakat dihebohkan dengan ditemukannya uang Rp500 juta di dalam gerbong Kereta Rel Listrik pada Senin (6/7) lalu.

Aksi Demonstrasi 1 Tahun Jokowi Hasilkan 2,1 Ton Sampah
Indonesia
Aksi Demonstrasi 1 Tahun Jokowi Hasilkan 2,1 Ton Sampah

Sebanyak 2,1 ton sampah itu berasal dari pembersihan jalan dan fasilitas umum di Silang Monas, Jalan Kebon Sirih, Tugu Tani, Jalan Budi Kemuliaan, Jalan Abdul Muis.

 Pemprov DKI Harus Ganti Tiga Kali Lipat Pohon yang Ditebang di Monas
Indonesia
Pemprov DKI Harus Ganti Tiga Kali Lipat Pohon yang Ditebang di Monas

Sekertaris Daerah (Sekda) DKI Saefullah mengatakan terkait dengan penebangan pohon Pemprov DKI bakal menggantinya tiga kali lipat. Ada 191 pohon yang ditebang dan akan diganti sebanyak 573 pohon.

Tawuran Berujung Kematian Gegara Instagram, Gerombolan Remaja Diciduk Polisi
Indonesia
Tawuran Berujung Kematian Gegara Instagram, Gerombolan Remaja Diciduk Polisi

Selain dua pelaku, polisi juga menangkap empat orang lainnya

Bareskrim Gerebek Agen Penyalur ABK WNI yang Disiksa di Kapal Tiongkok
Indonesia
Bareskrim Gerebek Agen Penyalur ABK WNI yang Disiksa di Kapal Tiongkok

Penggerebekan berlangsung di Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, Kamis 11 Juni dini hari.

Periksa Sekjen PDIP Hasto, KPK Dalami Percakapan Soal PAW Harun Masiku
Indonesia
Periksa Sekjen PDIP Hasto, KPK Dalami Percakapan Soal PAW Harun Masiku

Penyidik mencecar Hasto terkait percakapan mengenai proses PAW Harun Masiku.

Novel Baswedan Ditantang Sumpah Pocong Terkait Kasus Sarang Burung Walet
Indonesia
Novel Baswedan Ditantang Sumpah Pocong Terkait Kasus Sarang Burung Walet

Mereka tak henti-hentinya mendesak agar Jaksa Agung ST Burhanuddin untuk menjadikan tahun 2020 sebagai tahun penuntasan kasus Novel Baswedan.