Korban Sembako Sampah Lapor, Polisi Buru Youtuber Ferdian Paleka Potongan cuplikan video prank bantuan sosial berisi sampah di Bandung. ANTARA/HO

MerahPutih.com - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Bandung telah menerima laporan dari empat orang waria korban seorang youtuber Ferdian Paleka yang melakukan lelucon alias candaan atau prank dengan memberikan bantuan sosial dalam kardus yang ternyata berisikan sampah.

Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Galih Indragiri, mengatakan, mereka kini tengah mencari keberadaan youtuber pelaku Ferdian.

"Tim gabungan (Satreskrim) dengan Polsek, yang menanganinya," kata AKBP Galih, di Bandung, Senin (4/5).

Baca Juga:

Mau Jadi YouTuber Eksis? Begini Caranya!

Para waria itu diketahui mendatangi kantor Satreskrim Polrestabes Bandung pada Senin dini hari. Mereka mengaku tak terima atas perbuatan Paleka yang menjadikan lelucon prank bantuan berisikan sampah.

Menurut salah seorang pelapor, Sani (39) aksi candaan itu dilakukan pada Kamis lalu (30/4). Saat itu, dia bersama dengan rekan-rekan waria lain tengah mangkal di Jalan Ibrahim Adjie, Bandung.

ferdian paleka
Youtuber Ferdian Paleka. (Ist/Net)

Kemudian Paleka bersama teman-temannya datang sambil menawarkan bantuan kepada para waria itu. Lalu, kata Sani dikutip Antara, dia bersama rekan-rekannya menerima bantuan berbentuk kardus itu.

"Terus saya datani dan dia kasih bingkisan, kemudian saya bawa, ini teman saya dikasih satu. Ia pergi dan aku buka tiba-tiba itu toge busuk," kata dia.

Baca Juga:

Bupati Klaten Politisasi Bansos COVID-19

Atas hal itu ia mengaku sakit hati, apalagi hal itu juga tersebar melalui video yang ada di YouTube. Ia menduga pelaku tidak hanya sekali melakukan hal itu.

"Mungkin dia khan bukan satu atau dua kali kayak gitu. Yang sampai diunggah ke media sosial itu," katanya.

Banyak warganet yang menyayangkan aksi tidak terpuji itu di kolom komentar video itu. Polisi saat ini sedang menjemput Paleka ke Polrestabes Bandung. (*)

Baca Juga:

Kemenkominfo Temukan 54 Hoaks Terkait Virus Corona

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kejari Solo Musnahkan Ratusan Barang Bukti Narkotika
Indonesia
Kejari Solo Musnahkan Ratusan Barang Bukti Narkotika

Kejari Solo memusnahkan ratusan barang bukti dari 108 perkara yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap. Perkara tersebut ditangani Kejari sepanjang tahun ini.

Polisi Selidiki Foto Viral Gerombolan Diduga Tentara Tiongkok di Bandara Soetta
Indonesia
Polisi Selidiki Foto Viral Gerombolan Diduga Tentara Tiongkok di Bandara Soetta

Sebuah foto viral tersebar di media sosial yang memperlihatkan sekelompok orang yang tengah berbaris menggunakan seragam berwarna krem di Bandara Soekarno-Hatta.

KPAI: PPDB dengan Zonasi Agar Warga Miskin tidak Tersingkirkan
Indonesia
KPAI: PPDB dengan Zonasi Agar Warga Miskin tidak Tersingkirkan

pemberlakuan seleksi usia ini dikarenakan fakta di lapangan banyak masyarakat miskin justru tersingkir di jalur zonasi

Diserahkan ke DPR, RUU Cipta Lapangan Kerja Bakal Dibahas Tujuh Komisi
Indonesia
Diserahkan ke DPR, RUU Cipta Lapangan Kerja Bakal Dibahas Tujuh Komisi

Draft tersebut diterima langsung kepada Ketua DPR Puan Maharani di kompleks parlemen.

Gegara Naikkan Iuran BPJS Kesehatan, Pamor Jokowi di Mata Rakyat Runtuh
Indonesia
Gegara Naikkan Iuran BPJS Kesehatan, Pamor Jokowi di Mata Rakyat Runtuh

Ia melanjutkan, masalah pandemi masih menumpuk, tapi pemerintah justru membuat kebijakan menaikkan iuran BPJS .

Suara Guguran Terdengar Tiga Kali dari Gunung Merapi
Indonesia
Suara Guguran Terdengar Tiga Kali dari Gunung Merapi

Suara guguran terdengar sebanyak tiga kali dari Gunung Merapi berdasarkan periode pengamatan pada Rabu (18/11) pukul 00.00 sampai 06.00 WIB.

Update COVID-19 Jumat (19/6): 43.803 Positif, 17.349 Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 Jumat (19/6): 43.803 Positif, 17.349 Sembuh

Jumlah orang dalam pemantauan mencapai 46.464

Sampah Bekas Rapid Test Tercecer di Sekitar Jembatan Suramadu Surabaya
Indonesia
Sampah Bekas Rapid Test Tercecer di Sekitar Jembatan Suramadu Surabaya

Fakta tersebut menimbulkan kekhawatiran para pengguna jalan saat melintasi lokasi tersebut soal penyebaran COVID-19.

Langgar Protokol Kesehatan, Raffi Ahmad Cs Masih Aman dari Jeratan Hukum
Indonesia
Langgar Protokol Kesehatan, Raffi Ahmad Cs Masih Aman dari Jeratan Hukum

"Sampai saat ini kita belum ada pemeriksaan," kata Kasat Reskrim Polres Jaksel, AKBP Jimmy Christian Samma

Anies Perintahkan Semua Anak Buahnya Batalkan Rapat
Indonesia
Anies Perintahkan Semua Anak Buahnya Batalkan Rapat

Saat ini jumlah RW yang terdampak masih bergerak terus