Korban Mutilasi Ditemukan di Apartemen Kalibata City Ilustrasi foto jenazah. foto: Istockphoto

MerahPutih.com - Penghuni Apartemen Kalibata City digegerkan dengan penemuan mayat mutilasi. Korban mutilasi diketahui bernama Rinaldi Harley Wismanu (32).

"Iya betul (korbam berjenis kelamin pria)," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Rabu (16/9).

Baca Juga

Dua Anak Buahnya Positif COVID-19, Anies Tutup Blok G Balaikota DKI Jakarta

Korban diketahui berkulit putih, dan memiliki hidung mancung. Kemudian, korban memiliki rambut yang bergelombang warna hitam. Tinggi badan korban kurang lebih sekitar 170 cm. Selain itu, korban memiliki badan gemuk ideal.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, korban diduga bekerja di PT Jaya Obayashi. Korban diduga menduduki posisi Human Resource and General Affair Manager. Rinaldi ternyata dikabarkan hilang sebelum ditemukan tak bernyawa di sana.

"Hilang sejak tanggal 9 September, dinyatakan hilang oleh keluarganya," ucap Yusri.

Ilustrasi foto jenazah. foto: Istockphoto
Ilustrasi foto jenazah. foto: Istockphoto

Karena korban hilang tak ada kabar, alhasil pihak keluarga korban membuat laporan polisi. Laporan dibuat ke Polda Metro Jaya pada 12 September 2020. Sampai pada akhirnya korban ditemukan di Apartemen Kalibata City. Namun, saat ditemukan korban sudah tidak bernyawa.

"Orang yang hilang ditemukan dalam keadaan meninggal," katanya.

Yusri menjelaskan, saat ditemukan, jazadny sudah berada di koper. "Dalam kondisi dimutilasi dalam koper yang dkbungkus. Jadi potongan-potongan nya dibungkus menggunakan tas kresek dan ditaruh di dlaam koper," ungkap Yusri.

Baca Juga

Update Corona Jakarta Rabu (16/9): 58.458 Positif, 1.498 Orang Meninggal Dunia

Yusri mengklaim, Polisi sudah mendapatkan gambaran pelaku. "Sekarang pelaku sudah bisa diidentifikasi ada beberapa lebih dari satu pelaku sudah bisa diidentifikasi dan kita lakukan pengejaran," terang Yusri.

Ia pun belum bisa memastikan motif pembunuhan ini. "Masih dalam penyelidikan. Pelaku sudah diidentifikasi dan kita lagi kejar," tutup Yusri. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Perhimpunan INTI Terus Bergerak Bantu Pencegahan Virus Corona
Indonesia
Perhimpunan INTI Terus Bergerak Bantu Pencegahan Virus Corona

Perhimpunan INTI mengadakan beberapa kegiatan penyuluhan kesehatan dan pembagian masker.

Anak Buah Anies Pastikan Penumpang Transportasi Tak Turun Saat Jakarta Diserbu Isu Corona
Indonesia
Anak Buah Anies Pastikan Penumpang Transportasi Tak Turun Saat Jakarta Diserbu Isu Corona

Masyarakat sudah meningkatkan kewaspadaan terkait virus corona

Isu Pemecatan ASN, Ini Klarifikasi Menpan-RB
Indonesia
Isu Pemecatan ASN, Ini Klarifikasi Menpan-RB

Politisi PDIP itu menegaskan tidak ada pengurangan penghasilan dalam reformasi birokrasi yang ditargetkan dapat selesai di akhir tahun 2020.

Yasonna Tak Cermat Tentukan Napi yang Dapat Asimilasi
Indonesia
Yasonna Tak Cermat Tentukan Napi yang Dapat Asimilasi

Napi asimilasi yang kembali berulah itu punya karakter yang belum bisa diubah

Penangkapan Aktivis KAMI Dinilai Bentuk Intimidasi terhadap Oposisi
Indonesia
Penangkapan Aktivis KAMI Dinilai Bentuk Intimidasi terhadap Oposisi

Penangkapan terhadap sejumlah aktivis Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) menuai kritikan.

Tim Advokasi Banjir Jakarta Sebut Anies Sudah Biasa Digugat
Indonesia
Tim Advokasi Banjir Jakarta Sebut Anies Sudah Biasa Digugat

Kegiatan masyarakat menggugat pemangku kepentingan di pemerintahan merupakan sesuatu yang biasa dan bukan sikap politik.

Pencabutan Usaha hingga Pidana Menanti Pelaku Usaha yang Ngeyel saat PSBB
Indonesia
Pencabutan Usaha hingga Pidana Menanti Pelaku Usaha yang Ngeyel saat PSBB

Aturan itu berlaku bagi para pelaku usaha yang tidak ada dalam sektor yang diizinkan saat PSBB berlangsung.

Cerita Pasien OTG Ngobrol dengan Tetangga di Balik Jendela Pakai Masker
Indonesia
Cerita Pasien OTG Ngobrol dengan Tetangga di Balik Jendela Pakai Masker

Kasus COVID-19 di Jakarta tiap harinya terus mengalami lonjakan.

Pekerja Positif COVID-19, Obyek Wisata Umbul Ponggok Ditutup
Indonesia
Pekerja Positif COVID-19, Obyek Wisata Umbul Ponggok Ditutup

Pemerintah Kabupaten Klaten menutup objek wisata air Umbul Ponggok selama tiga hari atau Senin-Rabu (2-4/11).

Jangan Biarkan KPK Mati
Indonesia
Jangan Biarkan KPK Mati

"Kita harus tetap mensupport lembaga antirasuah ini agar tidak mati," ujarnya