Korban "Biro Umrah" Amanah Bertambah Banyak Majelis taklim Amanah Yogyakarta (Foto: MP/Teresa Ika)

MerahPutih.Com - Korban penipuan Majelis Taklim "Amanah" Yogyakarta bertambah banyak. Hingga kini total ada sekitar 20 korban yang mengadu ke Lembaga Konsumen Yogyakarta (LKY).

"Kami sudah terima laporan ada sekitar 20 orang lebih. Saya lupa data detailnya," kata Sekretaris LKY Dwi Priyono pada Merahputih.com melalui sambungan telepon di Yogyakarta, Selasa 29 Agustus 2017.

Pria yang akrab disapa Depe ini menjelaskan, Majelis Taklim Amanah menipu para korbannya dengan berperan sebagai biro umrah dan mengiming-iming korban akan berangkat umroh ke tanah Suci. Mereka mempromosikan jasa pemberangkatan umrah ini melalui mulut ke mulut ke anggota pengajian.

Dwi memprediksi masih ada ratusan korban majelis taklim Amanah yang belum melapor. Sebab pihak-pihak yang melapor ini mewakili beberapa orang dalam kloternya.

Lembaga Konsumen Yogyakarta(LKY) akan memanggil pemilik Majelis Ta'lim "Biro Umrah" Amanah esok, Rabu 30 Agustus 2017. Selain itu LKY turut akan memanggil para korban dan Kemenag DIY untuk memdiskusikan bersama solusi permasalahan ini.

"Kami akan dudukkan mereka bersama untuk mengklarifikasi dan mencari solusi ke depan. Kasihan para korban, " ujar Depe.

Menurut pengakuan para korban, Majelis Ta'lim menawarkan paketan umroh kepada beberapa pihak sejak tahun 2015. Banyak klien yang sudah diberangkatkan. Namun ada pula yang belum diberangkatkan hingga kini.

"Beberapa korban mengaku ada yang sudah daftar dari tahun 2015 seharusnya berangkat awal tahun 2016. Tapi sampai sekarang belum berangkat. Ada yang sudah minta uang kembali tapi belum diberikan sampai sekarang," pungkasnya.

Sementara itu Pemilik Majelis Taklim Amanah, Yuli Astuti menegaskan siap untuk bertanggung jawab memberangkatkan klien-kliennya. Ia juga siap dipanggil ke LKY untuk memberi penjelasan kepada korban. Ia membantah telah menipu kliennya.

"Klien kami memang ada yang belum berangkat karena masalah visa dan administrasi. Tapi akan kami berangkatkan akhir tahun ini," tegas Yuli.

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Teresa Ika, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.

Ikuti berita-berita menarik dari Yogyakarta dalam artikel: Kekeringan Di Wilayah Kulonprogo Masuk Level Bahaya



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH