Mengenal Kopi Kona dari Big Island Hawaii Biji kopi Kona masuk jenis specialty coffee. (Foto: konacoffeeandtea)

KONA, yang terletak di Big Island di Hawaii, sangat terkenal dengan beberapa hal. Mulai dari kegiatan memancing di laut, hingga menghasilkan beberapa biji kopi paling premium di dunia.

Urusan biji kopi ini makin heboh dengan letaknya yang berpusat di lereng vulkanik Mauna Loa dan Hualalai. Daerah ini dikenal sebagai The Coffee Belt atau The Bean Belt (tempat dengan iklim yang mirip dengan biji kopi asal Ethiopia).

Tempat ini menyediakan beberapa tanah vulkanik paling subur yang dikombinasikan dengan iklim mikro. Lokasi ini membuat proses menanam kopi berkualitas luar biasa lebih mudah daripada kebanyakan tempat lain di dunia.

Baca juga:

Mengenal 2 Jenis Kopi dari Flores NTT yang Mendunia

1
Keadaan alamnya membuat proses penanaman menjadi lebih mudah. (Foto: lovebigisland)

Di wilayah kecil ini, green bean tumbuh perlahan dan tumbuh di bawah sinar matahari, memungkinkan gula dari biji kopi berkembang. Akibatnya, kopi Kona dikaitkan dengan produksi beberapa biji espresso yang sangat beraroma.

Walaupun wilayah ini telah menanam kopi sejak awal tahun 1800-an, laman Luxury Travel Magazine mengatakan Hawaii hanya mengekspor kurang dari 0,05% volume kopi global.

Biji kopi yang sekarang dikenal sebagai kopi Kona, konon berasal dari Guatemala. Biji kopi ini dikatakan telah diimpor ke Big Island pada tahun 1892. Kemudian biji kopi ini mulai berkembang sejak tahun 1960-an dan tumbuh secara agresif ke sekitar 900 pertanian di seluruh distrik kecil Kona.

Baca juga:

Mengenal Jenis Kopi yang Digunakan Mikael Jasin

2
Konon, awalnya berasal dari Guatemala. (Foto: Unsplash/Gerson Cifuentes)

Biji kopi Kona dikenal sebagai jenis specialty coffee. Penggunaan biji arabika 100% premium, didukung dengan ketinggian gunung berapi dan tanah, memberikan kontribusi yang sempurna untuk biji kopi yang sangat dihargai karena rasanya.

Selain itu, Departemen Pertanian Hawaii menilai biji berdasarkan tampilan visualnya, jumlah cacat pada setiap biji, tingkat kelembapan, dan bentuk keseluruhan.

Gabungan dari faktor-faktor ini artinya setiap kopi yang diperuntukan untuk ekspor ditanam dengan sangat hati-hati.

Sementara membeli kopi langsung dari Kona akan sangat sempurna, mengunjungi perkebunan tempat biji kopi ini ditanam adalah pengalaman yang bahkan lebih nyata.

Untungnya, sebagian besar perkebunan terbuka untuk dikunjungi dan mengadakan tur kopi reguler bersama sambil mencicipinya langsung. Tur ini menunjukkan kepada kamu perkebunan tempat kopi ditanam dan menyoroti proses penting dalam tahap penanaman, panen, dan pasca-pemrosesan. (lgi)

Baca juga:

Mengintip Proses Pengolahan Kopi

Kredit : leonard

Tags Artikel Ini

Leonard

LAINNYA DARI MERAH PUTIH