Kopenhagen Ubah Taman Tivoli Menjadi Taman Kanak-Kanak Sementara Taman Tivoli diperuntukkan anak-anak usia 2-4 tahun.(Foto: traveloni)

MIRIP dengan hampir semua hal yang ada di dunia ini, sekolah akan menjadi tempat yang jauh lebih baik jika dibuat layaknya sebuah taman hiburan.

Setidaknya bagi para murid taman kanak-kanak di Kopenhagen, Denmark, , mereka bisa mendapatkan pendidikan sambil menikmati atraksi di Taman Tivoli. Taman hiburan dan daya tarik destinasi wisata terkenal di jantung Kopenhagen itu sekarang terbuka sebagai taman kanak-kanak sementara. Matador Network menyebut taman itu dipersembahkan bagi anak-anak berusia antara tiga dan enam tahun di kota tersebut.

Baca juga:

Taman Terapung, Konsep Ruang Hijau Tak Biasa di Denmark

Seperti banyak atraksi lain di dunia, Tivoli Gardens telah menutup pintu untuk pengunjung di tengah-tengah pandemi COVID-19. Namun, taman kanak-kanak sementara ini menawarkan kepada para orangtua waktu jeda pendek di siang hari. Lebih daripada itu, taman ini memberikan kesempatan unik untuk anak-anak juga agar dapat bersenang-senang saat mereka sedang belajar.

Selain mengikuti kegiatan pendidikan, anak-anak juga bisa menikmati makan siang dan tempat-tempat umum di sekitarnya. Pedoman jarak sosial, sanitasi, dan langkah-langkah keamanan lainnya tetap akan dipatuhi. Setiap anak dibiarkan berada di dalam area taman dengan jarak minimal 3,6 meter.

1
Anak-anak dapat belajar sambil bersenang-senang (Foto: travelandleisure)

Tidak hanya Taman Tivoli yang menyediakan layanan yang sangat membantu ini untuk anak-anak dan orangtua mereka. Tempat wisata Kopenhagen lainnya, seperti Kebun Binatang Kopenhagen dan Museum Nasional Denmark, juga telah mendirikan taman kanak-kanak sementara.

"Kami hampir siap dengan semua lembaga kami, tetapi dengan kapasitas terbatas," kata Jesper Christensen, Wali kota Administrasi Anak-anak dan Remaja Kopenhagen, dalam sebuah pernyataan.

Menurutnya, di saat ini mereka harus kreatif. Namun, ia senang menemukan bahwa perusahaan budaya besar, asosiasi perumahan, dan lembaga olahraga bersedia untuk ikut campur tangan.

Kincir ria dan komidi putar tentu saja merupakan cara kreatif untuk membuat anak-anak belajar melalui pandemi. (lgi)

Baca juga:

Sebuah Taman di Austria Dirancang untuk Social Distancing

Kredit : leonard


Leonard G.I

LAINNYA DARI MERAH PUTIH