Kontroversi Vaksin Nusantara Diminta Diselesaikan Secara Keilmuan Lab Vaksin Bio Farma. (Foto: Sekretariat Presiden)

MerahPutih.com - 46 orang tokoh dari berbagai latar belakang telah menyampaikan dukungan terhadap Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terkait kontroversi vaksin Nusantara.

BPOM diketahui tidak memberikan izin atau Persetujuan Pelaksanaan Uji Klinik (PPUK) fase kedua kepada vaksin Nusantara tetapi uji klinik itu tetap dilanjutkan pihak tim peneliti vaksin tersebut.

Wakil Ketua DPD, Sultan B Najamudin menilai, permasalahan utama atas polemik antara vaksin Nusantara dan BPOM adalah perbedaan sudut pandang secara ilmiah. Menurutnya, dukungan dari pihak luar kepada BPOM juga tidak ada urgensinya.

Baca Juga:

Vaksin Nusantara Tidak Boleh Hanya Bermodalkan Semangat Nasionalisme

"Bahkan seolah lebih kepada nuansa politis dalam membangun opini di ruang publik. Justru saat ini seharusnya yang dibutuhkan adalah dukungan para scientist. Agar kemudian ada diskusi argumentatif yang bisa dipertanggung jawabkan secara keilmuan", ujar Sultan dalam keterangannya, Minggu (19/4).

Senator muda asal Bengkulu tersebut juga beberapa kali menyatakan dukungan secara resmi terhadap vaksin Nusantara. Bahkan ia meminta pemerintah memberikan fasilitas riset secara maksimal untuk mengkaji lebih jauh dan secara presisi dalam pengembangannya.

Bekas Menkes Terawan. (Foto: Antara)
Bekas Menkes Terawan. (Foto: Antara)

Menurut Sultan, kondisi terhadap polemik ini menunjukkan tentang lemahnya bangsa Indonesia terhadap pemahaman dan apresiasi terhadap ilmu pengetahuan, pengembangan, serta metode ilmiah yang dipelopori oleh anak bangsa.

"Kita bisa membandingkan pengeluaran R&D Indonesia sebagai persentase dari GDP dilaporkan sebesar 0,226% pada tahun 2018. Sedangkan pengeluaran R&D dari salah satu negara tetangga kita Malaysia mencapai 1,44% dari GDP mereka. Tentu data ini menunjukkan kita masih sangat lemah dalam hal meningkatkan kemampuan ilmiah kita," paparnya.

Sultan mengtakan, meskipun sebuah kebjikan adalah produk politik, namun pandemi COVID-19 harus tetap dilawan dengan kekuatan ilmu pengetahuan.

Baca Juga:

Pengembangan Vaksin Nusantara Sengaja Dilakukan Secara Senyap

Oleh sebab itu, menurut dia, mengenai vaksin Nusantara adalah tentang bagaimana sikap dukungan kita semua terhadap bentuk sebuah penelitian yang diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap kehidupan manusia.

"Ketika virus Corona merebak, setiap orang sudah berpikir bagaimana dapat menghadirkan vaksin dalam membangkitkan kekebalan kawanan (herd immunity). Dan negara-negara dunia sedang berlomba-lomba dalam menemukan jenis varian yang dapat digunakan dengan mengkampanyekan keunggulannya masing-masing," tegasnya. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK Dalami Penyusunan Kontak Kerja PT Dirgantara Indonesia
Indonesia
KPK Dalami Penyusunan Kontak Kerja PT Dirgantara Indonesia

Dua saksi yang diperiksa tersebut yakni, Manager Order Management PT. Dirgantara Indonesia, Muhammad Faruq dan Supervisor Kontrak Usaha dan Legal PT. Dirgantara Indonesia, Basuki Santoso.

Banser Dukung Proses Hukum Abu Janda
Indonesia
Banser Dukung Proses Hukum Abu Janda

Satkornas Banser mendukung aparat kepolisian memproses kasus ini dan berharap bisa bertindak seadil-adilnya.

Jenderal Kaki Tangan 'Joker' Ternyata Teman Angkatannya, Kabareskrim Janjikan Ini
Indonesia
Jenderal Kaki Tangan 'Joker' Ternyata Teman Angkatannya, Kabareskrim Janjikan Ini

Tiga jenderal polisi telah dicopot dari jabatannya karena membantu buronan Djoko 'Joker' Tjandra.

Indonesia-Australia Saling Tukar Informasi Pajak
Indonesia
Indonesia-Australia Saling Tukar Informasi Pajak

DJP akan menerima informasi terkait penghasilan yang diperoleh oleh wajib pajak Indonesia yang bersumber dari subjek pajak Australia.

PB IDI: Tenaga dan Layanan Kesehatan Harus Ditambah
Indonesia
PB IDI: Tenaga dan Layanan Kesehatan Harus Ditambah

Masyarakat diimbau agar lebih disiplin lagi menjalankan protokol kesehatan

Tingkat Inflasi DKI Jakarta Cenderung Turun dan Terkendali
Indonesia
Tingkat Inflasi DKI Jakarta Cenderung Turun dan Terkendali

Terutama pada bulan April, inflasi pada tahun 2020 terus-menerus turun

Jelang Piala Dunia U-20, DLH Solo Mulai Pindahkan Pohon di Lapangan Kota Barat
Indonesia
Jelang Piala Dunia U-20, DLH Solo Mulai Pindahkan Pohon di Lapangan Kota Barat

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Solo mulai melakukan pemindahan sejumlah pohon di Lapangan Kota Barat, Kelurahan Mangkubumen, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah.

Update Corona DKI Minggu (28/6): 10.985 Positif, 5.865 Orang Sembuh
Indonesia
Update Corona DKI Minggu (28/6): 10.985 Positif, 5.865 Orang Sembuh

"Dari jumlah 10.985 kasus positif, 5.865 orang dinyatakan telah sembuh, sedangkan 635 orang meninggal dunia," kata Dwi

Kronologi Kematian Ketua DPRD Kabupaten Lebak
Indonesia
Kronologi Kematian Ketua DPRD Kabupaten Lebak

Kurang lebih jam 4 subuh ada bantuan medis

"Jateng di Rumah Saja", Walkot Solo Izinkan Warga Gelar Hajatan
Indonesia
"Jateng di Rumah Saja", Walkot Solo Izinkan Warga Gelar Hajatan

"Pasar tradisional tidak akan saya tutup. Sedangkan untuk mal dan pusat perbelanjaan lainnya juga tidak ditutup," terang dia.