Kontak Tembak dengan KKB, Dua Anggota Satgas Nemangkawi Terluka Barang bukti di markas KKB di Kampung Wuloni, Papua, Kamis (12-5-2021). ANTARA/HO-Satgas Nemangkawi

Merahputih.com - Dua anggota Satgas Nemangkawi terluka akibat terkena rekoset saat baku tembak dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB). Kontak tembak terjadi di Kampung Wuloni, Kabupaten Puncak, Kamis (13/5). "Memang benar ada dua anggota yang tergabung dalam Satgas Nemangkawi yang terluka terkena rekoset," kata Kapolda Irjen Mathius Fakhiri dikutip Antara, Jumat (14/5).

Baca Juga:

Bahas Penumpasan KKB, Panglima TNI dan Kapolri Terbang ke Timika

Kondisi keduanya stabil karena terkena rekoset di tangan dan tubuh bagian belakang. Dalam baku tembak Kamis (13/5) pagi tercatat seorang anggota KKB tewas di sekitar Kampung Wuloni, yang letaknya relatif cukup jauh dari Ilaga.

Anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) Lekagak Teleggen masuk daftar DPO Polri. ANTARA/HO-Humas Nemangkawi
Anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) Lekagak Telenggen masuk daftar DPO Polri. ANTARA/HO-Humas Nemangkawi

"Lokasi kontak senjata jauh dari Ilaga dan anggota berhasil mengamankan berbagai barang bukti, termasuk dokumen dan bendera Bintang Kejora," ucap Fakhiri.

Meski begitu, satgas belum menguasai sepenuhnya markas KKB di kawasan itu. "Namun, anggota sudah melakukan penyekatan," beber dia.

Baca Juga:

Pelabelan KKB Jadi Kelompok Teror Dinilai Perparah Konflik di Papua

Aparat terus berupaya agar KKB tidak masuk Ilaga. "Kemudian memisahkan mereka dari masyarakat," ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa pada saat ini seluruh anggota Satgas Nemangkawi bersiaga. Kontak senjata antara Satgas Nemangkawi dan KKB dilaporkan menewaskan Lesmin Waker. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dua Minggu Jelang Lebaran, Stasiun Senen Masih Sepi
Indonesia
Dua Minggu Jelang Lebaran, Stasiun Senen Masih Sepi

Dari pantauan Merahputih.com, hanya terdapat segelintir orang membawa barang-barang keperluan, yang terlihat ingin melakukan mudik hari ini.

Bamsoet Sebut MoU Kadin-KPK Jadi Kartu As Pengusaha
Indonesia
Bamsoet Sebut MoU Kadin-KPK Jadi Kartu As Pengusaha

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kamar Dagang dan Industri Indonesia meneken kerja sama atau Memorandum of Understanding mengenai pencegahan korupsi.

Tuntutan Mati dalam Kasus Asabri, Kontras Sebut Hanya Basa-basi Belaka
Indonesia
Tuntutan Mati dalam Kasus Asabri, Kontras Sebut Hanya Basa-basi Belaka

JPU seharusnya mendukung langkah pemerintah yang sedang galak melakukan moratorium hukuman mati.

Temuan BPK, Pemprov DKI Bayarkan KJP Plus Rp 2,3 Miliar ke Siswa yang Sudah Lulus
Indonesia
Temuan BPK, Pemprov DKI Bayarkan KJP Plus Rp 2,3 Miliar ke Siswa yang Sudah Lulus

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) DKI Jakarta menemukan penyaluran anggaran Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus kepada ribuan siswa yang telah lulus dari sekolahnya.

Politisi PKS: BBM Subsidi Premium Masih Dibutuhkan
Indonesia
Politisi PKS: BBM Subsidi Premium Masih Dibutuhkan

Pertamina bisa menaikkan angka oktannya dari 90 ke 91 sesuai ambang batas ideal BBM sesuai standar Euro4.

Disdik DKI Belum Hentikan PTM 100 Persen Sikapi Lonjakan Omicron
Indonesia
Disdik DKI Belum Hentikan PTM 100 Persen Sikapi Lonjakan Omicron

Pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di DKI Jakarta masih digelar 100 persen, meskipun kasus varian baru COVID-19 Omicron terus merangkak naik.

Azis Syamsuddin Diduga Punya 8 'Orang Dalam' di KPK, AKP Robin: Enggak Ada
Indonesia
Azis Syamsuddin Diduga Punya 8 'Orang Dalam' di KPK, AKP Robin: Enggak Ada

"Keterangan seputar yang delapan orang. 'Delapan orang ada nggak ya?' Saya jawab enggak ada, seperti di keterangan saya sebelumnya," kata Robin

Status Warna Pada PeduliLindungi akan Berubah Otomatis Pasca Isoman
Indonesia
Status Warna Pada PeduliLindungi akan Berubah Otomatis Pasca Isoman

Kementerian Kesehatan menyesuaikan status warna kasus konfirmasi positif COVID-19 pada Aplikasi PeduliLindungi.

Menkeu Minta Asosiasi Fintech Minimalkan Kesenjangan Digital
Indonesia
Menkeu Minta Asosiasi Fintech Minimalkan Kesenjangan Digital

Komitmen nasional dalam digitalisasi dapat mendukung sumber–sumber ekonomi terbaru.

Khawatir Muncul Kasus COVID-19, Libur Maulid Nabi Terpaksa Digeser
Indonesia
Khawatir Muncul Kasus COVID-19, Libur Maulid Nabi Terpaksa Digeser

Pergeseran ini hanya berlaku bagi hari liburnya saja