Konstruksi Kasus Suap Proyek COVID-19 yang Jerat Bupati Bandung Barat Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Antara/Ogen)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan suap pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi COVID-19 pada Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat tahun 2020.

Ketiga tersangka tersebut yakni, Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna (AUS); Andri Wibawa (AW) selaku anak Aa Umbara dan pemilik PT Jagat Dir Gantara (JGD) dan CV Sentral Sayuran Garden City Lembang (SSGCL) M Totoh Gunawan (MTG).

"Setelah melakukan proses penyelidikan dan menemukan bukti permulaan yang cukup, KPK meningkatkan status perkara ini ke tahap penyidikan pada bulan Maret 2021 dengan menetapkan tersangka," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di gedung KPK, Jakarta, Kamis (1/4).

Baca Juga:

KPK Cegah 3 Orang Ke Luar Negeri Terkait Korupsi Proyek COVID-19 di Bandung Barat

Dalam konstruksi perkara disebutkan, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menganggarkan sejumlah dana untuk penanggulangan COVID-19 pada Maret 2020. Penganggaran dilakukan melalui refocusing anggaran APBD tahun 2020 pada Belanja Tidak Terduga (BTT).

Pada April 2020, Aa Umbara diduga melakukan pertemuan dengan Totoh. Dalam pertemuan itu, dibahas perihal keinginan dan kesanggupan Totoh menjadi salah satu penyedia pengadaan paket sembako pada Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat.

"Dengan kesepakatan adanya pemberian commitment fee sebesar 6 persen dari nilai proyek," imbuh Alex.

KPK menetapkan Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi COVID-19. Foto: MP/Ponco
KPK menetapkan Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi COVID-19. Foto: MP/Ponco

Guna merealisasikan keinginan Totoh, Aa Umbara kemudian memerintahkan Kepala Dinas Sosial Bandung Barat dan Kepala Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Bandung Barat untuk memilih dan menetapkan Totoh sebagai salah satu penyedia pengadaan paket sembako.

Kemudian pada Mei 2020, Andri Wibawa menemui Aa Umbara untuk turut dilibatkan menjadi salah satu penyedia pengadaan sembako.

Aa Umbara menyetujui permintaan Andri dengan kembali memerintahkan Kepala Dinas Sosial Bandung Barat dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinsos Bandung Barat agar ditetapkan.

Selama kurun April hingga Agustus 2020, dilakukan pembagian bantuan sosial (bansos) bahan pangan dengan dua jenis paket. Yaitu bansos Jaring Pengaman Sosial (JPS) dan bansos terkait Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebanyak 10 kali pembagian dengan total realisasi anggaran senilai Rp52,1 miliar.

Baca Juga:

KPK Tetapkan Bupati Bandung Barat Tersangka Proyek COVID-19

Dengan menggunakan bendera CV Jayakusuma Cipta Mandiri (JCM) dan CV Satria Jakatamilung (SJ), AW mendapatkan paket pekerjaan dengan total senilai Rp36 miliar untuk pengadaan paket bahan pangan Bansos JPS dan pengadaan paket bahan pangan Bansos JPS.

Sedangkan Totoh, menggunakan PT JDG dan CV Sentral Sayuran Garden City Lembang (SSGCL) mendapatkan paket pekerjaan dengan total senilai Rp15,8 miliar untuk pengadaan bahan pangan bansos JPS dan bansos PSBB.

"Dari kegiatan pegadaan tersebut, AUS diduga telah menerima uang sejumlah sekitar Rp1 miliar," kata Alex.

Totoh dan Andri masing-masing diduga telah menerima keuntungan sejumlah sekitar Rp2 miliar serta Rp2,7 miliar. (Pon)

Baca Juga:

Geledah Bapenda dan BKD Bandung Barat, KPK Amankan Dokumen Korupsi Proyek COVID-19

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pegawai Terkena COVID-19, Layanan Dukcapil Tangsel Ditutup Sementara
Indonesia
Pegawai Terkena COVID-19, Layanan Dukcapil Tangsel Ditutup Sementara

Layanan di 54 Kelurahan, tujuh kecaatan, empat pusat perbelanjaan tetap buka seperti biasanya.

Jokowi Kembali Sentil Menkes Soal Insentif Tenaga Kesehatan Yang Belum Cair
Indonesia
Jokowi Kembali Sentil Menkes Soal Insentif Tenaga Kesehatan Yang Belum Cair

"Kita tunggu apa lagi kalau anggarannya sudah ada?" tegas Jokowi.

11.896 Pemudik dari Jabodetabek Tiba di Terminal Wonogiri Selama Sepekan
Indonesia
11.896 Pemudik dari Jabodetabek Tiba di Terminal Wonogiri Selama Sepekan

Pengalaman Ramadan sebelumnya perantauan dari Jabodetabek pulang ke kampung halaman pada pekan kedua dan ketiga puasa

Dua Pelaku Pembakaran Truk Satpol PP Sukoharjo Diamankan Polisi
Indonesia
Dua Pelaku Pembakaran Truk Satpol PP Sukoharjo Diamankan Polisi

Dua orang diduga pelaku kasus pembakaran truk Satpol PP, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo, Jawa Tengah diamankan Polres Sukoharjo.

Istri Edhy Prabowo Diduga Pinjam Kartu Kredit Beli Barang Mewah
Indonesia
Istri Edhy Prabowo Diduga Pinjam Kartu Kredit Beli Barang Mewah

Pemilik PT Dua Putera Perkasa Pratama (DPPP) Suharjito didakwa menyuap Menteri Keluatan dan Perikanan Edhy Prabowo.

Jokowi Ingatkan Pilkada Tidak Jadi Klaster Baru COVID-19
Indonesia
Jokowi Ingatkan Pilkada Tidak Jadi Klaster Baru COVID-19

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mengingatkan agar partai politik segera menyerahkan daftar kepengurusan mereka sebagai salah satu syarat untuk ikut Pilkada.

Ini Proyek yang Rontokkan Elektabilitas Partai Demokrat Versi Moeldoko Cs
Indonesia
Wartawan Metro TV Ditemukan Tewas di Tol Ulujami
Indonesia
Wartawan Metro TV Ditemukan Tewas di Tol Ulujami

Editor itu ditemukan tergeletak di semak-semak Tol Ulujami.

Keterlibatan Sekjen Kemensos dalam Kasus Suap Bansos Terbongkar
Indonesia
Keterlibatan Sekjen Kemensos dalam Kasus Suap Bansos Terbongkar

Hartono Laras diduga juga mengetahui adanya perintah dari Juliari Peter Batubara

Ridwan Kamil Perintahkan Rumah Dinas Bupati Wali Kota Jadi Tempat Vaksinasi
Indonesia
Ridwan Kamil Perintahkan Rumah Dinas Bupati Wali Kota Jadi Tempat Vaksinasi

"Kalau Gedung Pakuan dipakai untuk tempat vaksinasi, maka wali kota dan bupati di Jabar dapat melakukan hal yang sama," ucap RK,