Konsistensi Cokelat Suarakan Nasionalisme Cokelat kiprah di dunia musik Indonesia yang semakin matang. (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

MERAH putih teruslah kau berkibar. Di ujung tiang tertinggi, di Indonesiaku ini,” demikian sepenggal lagu milik band Cokelat berjudul Bendera. Meskipun lagu tersebut di rilis tahun 2002, hingga saat ini lagu tersebut masih bergaung dimana-mana. Lagu tersebut kerap diputarkan ketika memperingati 17 Agustusan di hampir setiap sudut di Indonesia mulai dari sekolah, kantor bahkan komplek perumahan yang akan menggelar lomba 17 Agustusan. Saat ini Cokelat digawangi oleh Edwin Marshal Sjarif (gitar), Ronny Febry Nugroho (bass), Jackline Rossy (vokal) dan Axel (drum).

edwin cokelat
Edwin Marshal Sjarif (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

Bassis Cokelat, Ronny Febry Nugroho mengungkapkan jika awalnya lagu Bendera didedikasikan untuk pasukan perdamaian Indonesia yang berangkat ke luar negeri. “Dari lagu tersebut kami memberikan semangat untuk orang Indonesia yang akan bertarung di kancah internasional. Tak hanya untuk pasukan perdamaian tetapi juga mungkin olimpiade Fisika, olahraga, dan lain-lain,” tutur Ronny kala Cokelat melakukan media visit ke Kantor merahputih.com, Sabtu (20/10).

ronny cokelat
Ronny Febri Nugroho. (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

Semangat perjuangan dan nasionalisme yang diekspresikan oleh Cokelat melalui lagu sebagian besar ditujukan untuk para atlet yang akan bertanding. Mereka pernah membuat lagu soundtrack berjudul Janji Sang Pemberani yang bercerita tentang Karateka, Suara Kemenangan untuk atlet bulutangkis yang berlaga di ajang Thomas dan Uber Cup, dan kini mereka membuat lagu berjudul Garuda yang ditujukan untuk tim garuda sepakbola. Lagu Garuda bahkan dipilih sebagai themesong Piala ASEAN Football Federation 2018.

“Pada saat negara kita secara prestasi terburuk tak perlu kita hina melainkan di semangati. Berhubung kami musisi cara meyemangatinya lewat lagu,” jelas Ronny.

jackline cokelat
Jackline Rossy. (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

Selain membuat lagu-lagu yang secara khusus didedikasikan untuk olahragawan, Cokelat juga membawakan lagu-lagu bertemakan nasionalis yang lebih universal. Beberapa lagu bertema nasional yang pernah dibawakan oleh band Cokelat yakni Gebyar-Gebyar, Hari Merdeka, Satu Nusa Satu Bangsa, dan Tanah Airku.

axel cokelat
Axel. (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

Cokelat dikenal sebagai band yang secara konsisten menyuarakan kecintaan akan bangsa. Hal tersebut juga bisa dilihat dari lagu-lagu yang akan diluncurkan Cokelat pada 2019. Selain merilis lagu Garuda, di tahun 2019 rencananya Cokelat akan membuat satu lagu tentang pesta demokrasi. “Kami sedang meracuni generasi muda supaya mereka bisa menyambut tahun politik di 2019 dengan penuh sukacita,” ucap Ronny. (avia)

Kredit : iftinavia

Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH